
Ngapain tante Syeila nelfon aku,, batin Ela bingung.
"Ela angkat buruan terus loe speaker,, gue pengen dengar apa yang mau di bilang sama tante loe," ucap Salsa penuh semangat begitu mengetahui Syeila menelepon Ela.
"Kepo banget sih loe, jangan berisik tapi yah kalau gue bicara dengan tante gue bentar,," ucap Ela sambil melihat Salsa.
"Iya tenang ajah,, bakalan diam gue,, lagian nggak mungkin tahu gue mau ribut,, gue tahu juga kapan waktunya ribut,, buruan loe angkat nanti keburu mati dan jangan lupa speaker,," ucap Salsa.
"Iya,, iya ribut banget sih loe," ucap Ela lalu segera mengangkat panggilan telfon dari Syeila kemudian segera mengaktifkan speaker ponselnya.
"Halo tante," ucap Ela berusaha biasa saja,, padahal dia sangat kesal pada tantenya.
"Halo Ela,, tante ganggu nggak?" tanya Syeila sambil tersenyum bahagia.
"Nggak kok tante,, ada apa tan? sepertinya tante bahagia sekali," ucap Ela karena sangat jelas dari nada bicara Syeila yang tampak sangat bahagia.
"Iya tante memang sangat bahagia sekarang sayang,, karena pacar tante sepertinya sudah benar-benar mau serius pada tante,, mungkin sebentar lagi kita akan menikah," ucap Syeila yang memang sengaja ingin membuat Ela sakit hati lagi.
Hemm biar kamu sadar Ela,, Juan itu akan bersama aku,, dia sudah mau melupakan kamu dan mencari wanita dewasa seperti aku,, tinggal tunggu waktunya saja,, aku pasti bisa mendapatkan Juan,, nanti ketika Juan sudah bersama aku baru aku pura-pura bongkar semuanya seakan-akan tidak tahu apa-apa disitu aku akan mempertemukan kalian,, batin Syeila lalu tertawa bahagia di dalam hatinya.
Ela dan Salsa benar-benar ingin sekali tertawa setelah mendengar ucapan Syeila namun mereka dengan susah payah menahan semuanya,,, beruntung Ela sudah tahu semuanya jika dia belum tahu apa-apa pastilah sekarang dia akan sakit hati lagi karena adu domba Syeila,, bisa-bisa sekarang dia juga menangis lagi.
Ya ampun tante,, tante,, aku pengen sekali teriak sekarang sama tante kalau kak Juan lakuin semua itu pada tante hanya karena aku yang menyuruhnya,, dia berbicara seperti itu hanya karena aku,, tapi biarin ajah dulu dia bahagia,, tunggu yah tanggal patah hatinya tante,, batin Ela.
"Ela kenapa kamu diam sayang?" tanya Syeila.
Hahaha jangan-jangan sekarang kamu lagi menangis ponakanku,, kasihan banget sih kamu,, batin Syeila.
"Emm nggak kenapa-kenapa kok tante,, baguslah kalau pacar tante seperti itu,, aku turut senang tan,, jadi tante nggak lama lagi akan menikah," ucap Ela sambil berpura-pura bersuara seperti orang yang sedang galau.
__ADS_1
Hemm jelas sekali kamu patah hati sayang,, kasihan juga sih,, tapi mau bagaimana lagi,, aku mencintai Juan jadi Juan hanya untuk aku,, dia milik aku,, dia cocok dengan aku,, aku akan melakukan segala cara agar bisa bersama dia termasuk membuat kalian berdua salah paham,, batin Syeila.
"Benarkah kamu bahagia sayang?" tanya Syeila.
"Iya aku bahagia tan,, sangat bahagia malahan,," ucap Ela.
"Tapi dari cara bicara kamu sepertinya kamu tidak bahagia,," ucap Syeila lagi.
"Perasaan tante ajah kok,, aku itu sangat bahagia tan,, benar-benar sangat bahagia,," ucap Ela sambil melihat Salsa.
Aku karena terlalu bahagianya sampai mau traktir Salsa,, tapi Salsa nggak boleh tahu,, batin Ela sambil tertawa di dalam hatinya.
Disisi lain Juan langsung menelepon Ela,, tapi nomor ponsel Ela sedang sibuk membuat Juan mengernyitkan keningnya.
Hemm nomor ponselnya sibuk,, dia sedang telfonan dengan siapa dia,, batin Juan.
Dasar kamu Ela,, sok tegar banget sih,, padahal dari nada bicara kamu ajah sudah terdengar kalau kamu itu benar-benar patah hati,, ini nggak seberapa dengan kenyataan yang akan kamu tahu nanti Ela,, batin Syeila.
"Baguslah sayang," ucap Syeila.
"Tante lagi dimana sih sekarang?" tanya Ela.
"Lagi di rumah ajah,, kenapa sayang?" tanya Syeila.
"Oh aku cuma tanya ajah tan,, aku pikir tante sedang jalan dengan pacar tante,," ucap Ela.
"Tante nggak jalan dengan pacar tante malam ini?" tanya Ela lagi.
"Emm jalan kok tapi dia barusan ajah pulang setelah kita bercinta,," jawab Syeila yang sengaja ingin memanas-manasi Ela.
__ADS_1
Menangis lagi deh kamu Ela,, aku akan selalu mengatakan hal ini pada kamu,, biar semakin kamu salah paham pada Juan,, batin Syeila sambil tertawa bahagia di dalam hatinya.
Salsa dan Ela bergidik ngeri begitu mendengar ucapan Syeila.
Isshh tante aku ini nggak malu apa berbicara seperti itu,, dan nggak kasihan apa sama kak Juan yang sudah dia fitnah,, untung saja aku sudah tahu semuanya,, kalau aku belum tahu semuanya pasti aku akan semakin benci pada kak Juan,, batin Ela.
"Benarkah tan,, tapi tadi aku seperti melihat pacar tante jalan dengan wanita lain di Mall, aku tadi sedang keluar belanja bareng sahabat aku dan nggak sengaja seperti melihat pacar tante bersama wanita lain,,, tapi mungkin saja aku salah lihat,, mungkin saja tadi itu tante,," ucap Ela sambil menahan tawanya.
Ekspresi wajah Syeila langsung berubah begitu mendengar ucapan Ela,, karena Syeila tidak tahu apa-apa mengenai keberadaan Juan tadi.
Juan bersama siapa,, wanita yang mana lagi,, apa itu benar-benar Juan atau Ela hanya salah lihat saja,, bukannya kalau itu Juan yang dia lihat dia akan sakit hati,, apa itu juga alasan lain nada bicara Ela lemas sekarang tidak ada semangat karena dia melihat Juan bersama wanita,,, akkhh siapa yang dilihat Ela sebenarnya,, batin Syeila kesal.
"Aku mau menegurnya tadi tante tapi takut nanti salah orang," ucap Ela lagi.
Kamu nggak akan pernah bisa menegurnya Ela jika Juan bersama aku,, karena kamu nggak mau ditahu dengan Juan kalau kamu keponakanku,, aku yakin kamu tadi mengira wanita itu aku,, sementara bukan,, aku tidak jalan dengan Juan,, siapa wanita itu? batin Syeila.
"Tadi itu tante mungkin yang kamu lihat sayang,, karena tadi tante jalan dengan Juan,, seharusnya kamu tegur saja," ucap Syeila.
Salsa benar-benar menahan tawanya.
"Oh nanti kapan-kapan aku tegur tan, aku benar-benar nggak tahu tadi karena lumayan jauh juga jaraknya,, hanya saja pacar tante itu sangat mudah di tahu walaupun dari jarak jauh,," ucap Ela.
Mana mungkin kamu akan menegurku Ela jika sedang bersama dengan pria yang kamu cintai juga yang kamu sembunyikan itu dari aku,, tapi dia lihat dari jarak jauh ada bagusnya juga jadi aku tidak ketahuan kalau lagi berbohong pada dia,, batin Syeila.
"Memang sayang dia itu sangat mudah di tahu walaupun dari jarak jauh,,, tapi kamu sangat tega tidak mengetahui tante," ucap Syeila berusaha biasa saja padahal dia benar-benar penasaran dengan apa yang dilihat Ela,, wanita siapa yang dilihat Ela.
"Maaf tante bukan gitu maksud aku,, tapi tante itu mesra banget yah dengan pacar tante tadi,," ucap Ela yang masih berpura-pura galau agar Syeila terus berpikir bahwa dirinya tidak tahu apa-apa dan juga membuat Syeila berpikir bahwa dirinya percaya Syeila yang jalan tadi bersama Juan.
APA MESRA!!! Siapa wanita yang bersama Juan?? SIAPA?? batin Syeila yang benar-benar marah tidak terima atas apa yang dia dengar.
__ADS_1