Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Percuma honeymoon,,,


__ADS_3

"Ela,, kamu kenapa? kok nggak semangat gitu?" tanya Friska.


"Nggak kenapa-kenapa kok Fris,, hanya lapar saja," ucap Ela sambil nyengir.


Ela ingin curhat namun tidak mau di hadapan,, Juan,, Kenan,, dan juga Jeki.


Friska yang melihat Ela seperti itu langsung mengerti jika sahabatnya itu ada masalah. Begitu pun Salsa juga merasakan hal yang sama.


"Oh kehabisan tenaga,, ayo makan kalau gitu,, kita lagi nungguin kamu dan suami mu untuk sarapan bersama,," ucap Friska sambil tersenyum.


Jeki dan Kenan melihat ke arah Juan yang tampak uring-uringan. Namun tidak mau banyak tanya dulu,, tau disini masih ada istrinya dan juga sahabat-sahabat istrinya.


Mereka pun segera sarapan sambil mengurus suami masing-masing,, Ela dan Juan juga tampak romantis membuat Salsa semakin penasaran apa yang dialami sahabatnya itu sehingga tampak tidak bersemangat.


"Oh iya,, kak Jeki,, om Juan,, Salsa dan juga Ela,, kalian tinggal disini aja yah,, rumah ini sangat luas aku kadang kesepian kalau suamiku pergi kerja,, kan kalau ada kalian jadi ramai,," ucap Friska yang membuat Juan,, Jeki,, Salsa,, dan Ela langsung melongo. Sedangkan Kenan hanya tersenyum sambil melanjutkan makannya.


"Nona,, bagaimana mungkin kami tinggal disini,, kami tidak mau merepotkan dan juga menggangu Nona dan Tuan,," ucap Juan cepat.

__ADS_1


"Iya betul Nona," ucap Jeki juga.


"Iya Fris,, nggak enak tau sama suami mu," bisik Ela.


Salsa juga tampak tidak enak.


"Sayang,, dengar kan kata mereka,, padahal nggak apa-apa kan sayang kalau ada mereka disini?" ucap Friska sambil menatap Kenan dengan ekspresi wajah sedih tapi dimata Kenan ekspresi Friska yang seperti itu sungguh menggemaskan.


Salsa dan Ela benar-benar ingin muntah melihat tingkah Friska yang seperti itu,, mereka mengenal Friska sebagai cewek bar-bar,, tapi mendadak di depan suaminya bisa bertingkah seperti itu ketika merayu.


Juan,, Jeki,, Salsa dan Ela lagi-lagi melongo dengan kebucinan Kenan.


"Tuan,, tapi kami...," ucap Juan.


"Udah nggak usah tapi-tapian,, kalian disini saja rumah ini sangat luas,, tinggal pilih dilantai berapa yang ingin kalian tempati,, aku nggak masalah sedikit pun,, dan kebahagiaan istriku nomor satu,, lagian Juan kamu juga sudah cukup terbiasa disini,,," ucap Kenan cepat memotong ucapan Juan.


Salsa dan Ela sebenarnya sangat bahagia karena mereka bisa tinggal bersama Friska dan juga di rumah yang begitu luas dan sangat mewah.

__ADS_1


"Makasih suamiku sayang,," ucap Friska lalu mengecup pipi Kenan sekilas karena sangat bahagia.


"Bentar ditambah yah sayang,," bisik Kenan sambil mengedipkan sebelah matanya pada Friska.


Friska hanya mengangguk sambil tersenyum bahagia,, tentu dia sudah mengerti dengan maksud suaminya itu.


"Tuan,, kami benar-benar tidak enak," ucap Jeki juga yang masih tidak enak pada Kenan,, baginya banyak sekali yang sudah didapatkan selama ini dari Kenan. Mulai dari pekerjaan yang bagus,, fasilitas yang bagus juga,, lalu sekarang malah tinggal bersama dengan Kenan. Meskipun Juan dan Jeki


"Buang jauh-jauh tidak enak itu,, tinggal lah disini saja," ucap Kenan yang memang sudah menganggap Jeki dan Juan seperti keluarga sendiri. Mereka sudah lama bersama dalam bekerja,, sudah banyak mendapatkan bantuan dari Juan dan Jeki juga.


"Yeayy," sorak gembira Friska.


"Jadi kapan kita semua honeymoon sayang?" tanya Friska sambil tersenyum bahagia.


"Besok," jawab Kenan yang tentu tidak ingin menunda apalagi mendengar istrinya sendiri yang menanyakan itu.


Juan seketika shock percuma honeymoon kalau dia tidak bisa ngapa-ngapain juga,, istrinya tentu saja masih datang bulan,, Juan sudah nelangsa duluan.

__ADS_1


__ADS_2