
Ela semakin tersenyum malu-malu begitu mendengar ucapan Juan.
"Emmm oke," ucap Ela.
"Oke sayang,, aku tutup dulu yah telfonnya," ucap Juan.
"Iya," ucap Ela.
Juan pun segera menutup panggilan telfonnya dengan Ela lalu segera video call Ela.
Dengan segera Ela mengangkat panggilan video call dari Juan.
Juan langsung tersenyum begitu melihat Ela.
"Kamu tetap cantik kok meskipun nggak pakai bedak,, aku suka kamu yang natural begini," ucap Juan.
"Isshh apaan sih,, kamu sekarang pintar banget gombal yah,, aku nggak bisa nafas nih kalau kamu gombal terus," ucap Ela yang membuat Juan langsung tertawa.
"Ehhh malah tertawa lagi,, aku serius loh," ucap Ela sambil tersenyum.
"Aku juga serius tadi,, kamu benar-benar cantik meskipun nggak pakai bedak,, aku nggak gombal loh," ucap Juan begitu menyelesaikan tawanya.
"Iya deh,, kamu nggak gombal,, oh iya Friska udah tidur yah?" tanya Ela.
"Iya dia udah masuk ke dalam kamarnya tadi,, ada apa?" tanya Juan.
"Aku mau nelfon dia rencananya tapi nggak jadi karena dia pasti udah tidur sepertinya karena udah masuk kamar,," jawab Ela.
"Kenapa kamu mau nelfon dia?" tanya Juan.
"Aku mau mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya karena sudah mengerjai tante Syeila seperti itu,, aku senang banget,, dia pasti malu banget dan juga Friska udah membantu aku supaya kamu nggak lama-lama dekat dengan tante Syeila,," ucap Ela.
Juan lagi-lagi tertawa begitu mengingat kejadian Syeila yang jatuh di depan orang banyak,, bahkan langsung di liput media.
"Teman kamu memang kalau ngerjain nggak tanggung-tanggung,, aku nggak nyangka kalau Nona Friska akan seperti itu,, aku pikir dia akan mengerjai Syeila dengan cara lain yang lebih bagus dikit,, nah ini sangat mengerikan sekali caranya,, pasti Syeila sekarang benar-benar merasa sangat malu," ucap Juan.
"Iya,, Friska itu emang gitu,, makanya aku suka banget kalau minta bantuan sama dia,, karena dia nggak tanggung-tanggung kalau membantu," ucap Ela.
"Biarin aja lah dia malu,,, aku senang banget dia malu," ucap Ela lagi.
"Iya sama kok aku juga senang banget dia malu,, dan akhirnya aku nggak perlu lama-lama berdekatan dengan dia," ucap Juan.
"Oh iya ada sesuatu yang ingin aku bicarakan sama kamu," ucap Juan lagi.
"Hah,, apa?" tanya Ela.
"Kamu mau nggak aku melamar kamu lebih cepat,, supaya kita menikah cepat,, aku udah pengen menikahi kamu," ucap Juan yang langsung to the point membuat pipi Ela langsung merona seketika.
"Kamu nggak mau yah?" tanya Juan.
__ADS_1
"Kamu kenapa tiba-tiba langsung pengen nikah cepat?" tanya Ela.
Nggak sanggup melihat kemesraan tuan Kenan dan istrinya,, lagian aku juga mencintai kamu,, dan kamu juga mencintai aku,, jadi semakin bagus kalau kita menikah secepatnya,, batin Juan.
"Yah karena aku rasa lebih cepat lebih baik," ucap Juan.
Ela langsung tertawa begitu mendengar ucapan Juan.
"Isshh apaan sih massa gitu alasannya,, nggak lama lagi kok sayang,, kamu sabar aja," ucap Ela.
Aakhhh aku belum siap di unboxing kalau dipercepat,, batin Ela yang sudah berpikiran sampai kesitu karena teringat dengan ucapan Friska dan juga Salsa.
"Kalau menurut aku itu lama banget," ucap Juan.
"Aku bosan meluk guling terus,," ucap Juan lagi dengan wajah ngenesnya.
Ela lagi-lagi tertawa begitu mendengar ucapan Juan.
"Nanti aku peluk kamu kalau kita bertemu," ucap Ela setelah menyelesaikan tawanya.
"Yah itu beda sayang,, aku kan pengen peluk kamu kalau tidur,, kan aku nggak mungkin melakukan hal lebih disaat kita masih pacaran, makanya aku pengen menikahi kamu secepatnya supaya aku bebas mau melakukan apapun sama kamu karena udah sah," ucap Juan tanpa malu-malu.
"Kamu kenapa sih tumben aktif banget gini?" ucap Ela sambil tersenyum.
Astaga iya juga yah,, ini semua karena tuan Kenan dan istrinya yang selalu menjadikan aku obat nyamuk,,, selalu bermesraan di depan aku,, akhirnya aku kayak gini kan, batin Juan.
Ela lagi-lagi tertawa begitu mendengar ucapan Juan.
"Kamu ini aneh banget sayang," ucap Ela.
"Iya semenjak jatuh cinta sama kamu aku selalu aneh,," ucap Juan sambil tersenyum.
"Kamu tidur gihh,, udah larut ini,," ucap Juan lagi.
"Oke sayang,," ucap Ela sambil tersenyum.
"Kapan kita ketemu lagi?" tanya Juan sebelum menutup panggilan video call nya dengan Ela.
"Aku tergantung kamu saja,, kan kamu yang selalu sibuk,, kalau aku pasti selalu ada waktu buat kamu," ucap Ela.
"Oh iya juga yah,, maafkan aku yah yang selalu sibuk,," ucap Juan.
"Iya nggak apa-apa,, lagian kamu kan sibuk kerja,, kalau sibuk selingkuh baru aku nggak mau," ucap Ela.
"Nggak mungkin dong sayang,, aku akan mencari waktu buat bertemu kamu kalau gitu karena kamu pasti ada waktu buat aku," ucap Juan.
"Iya," ucap Ela sambil tersenyum.
"Ya udah aku tutup dulu yah," ucap Juan lagi.
__ADS_1
"Iya sayang," ucap Ela dan Juan pun langsung menutup panggilan video call nya dengan Ela.
"Kak Juan tadi ngucapin kata sayang banyak kali,, kok gue senang banget yah," ucap Ela sambil tersenyum bahagia.
Lalu mereka berdua pun tidur di tempat berbeda,, setelah senyum-senyum bahagia habis video call.
Pagi hari...
"Sayang bangun," ucap Friska ketika ingin keluar kamar membuat sarapan pagi,, dia membangunkan Kenan terlebih dahulu.
"Udah pagi yah?" ucap Kenan dengan suara khas bangun tidurnya sambil menarik Friska ke dekatnya.
"Iya,, bangun gihh,, kamu mandi aku mau ke dapur dulu buat sarapan,,, pasti mama lagi di dapur sekarang, jangan cium-cium terus," ucap Friska karena Kenan yang masih menutup matanya sambil menciumi pipi Friska banyak kali.
"Iya istriku sayang," ucap Kenan.
"Nah gitu dong,,, aku udah siapkan pakaian kamu yah sayang,,, aku ke dapur dulu,, kamu mandi yah cepat,, jangan lama-lama,, jangan lanjutin tidur,," ucap Friska.
"Iya sayang," ucap Kenan sambil membuka matanya dan tersenyum.
Friska memberikan kecupan di bibir Kenan lalu segera berjalan keluar kamar menuju dapur.
Kenan dengan segera bangun menuju kamar mandi sambil senyum-senyum bahagia.
Di dapur...
Friska terkejut begitu melihat Juan ikutan di dapur bersama mama Kenan.
"Wahh om Juan tau urusan dapur juga," ucap Friska tiba-tiba yang membuat Juan dan mama Kenan terlonjak kaget.
"Ya ampun sayang untung saja kita berdua nggak ada penyakit jantung loh," ucap mama Kenan sambil melihat menantunya itu.
"Heheha maaf," ucap Friska sambil nyengir.
"Aku terkejut saja melihat om Juan yang seperti ini," ucap Friska.
"Saya sudah biasa begini Nona," ucap Juan.
"Enak dong Ela nanti,," goda Friska.
Juan hanya tersenyum begitu mendengar ucapan Friska.
#########
Rumah nenek Raka.
"Raka kamu belum punya pacar juga sampai sekarang? nenek melihat kamu semalam masih jalan sendiri,, kenapa nggak ngajakin Elsa saja supaya kamu ada partner," ucap Nenek Raka begitu mereka sedang sarapan pagi.
Aduhh pusing aku di tanyain itu terus,, pengen kabur rasanya,, batin Raka.
__ADS_1