
Sementara di tempat lain Raka masih saja heboh sendiri karena tidak terima di buat menunggu oleh Juan.
"Nih si Juan katanya mau melamar,, kok dia seperti ini sih,, sebenarnya apa sih yang ada di pikiran Juan itu,," ucap Raka yang secara otomatis di dengar oleh yang lainnya.
"Ya ampun kamu bisa nggak ribut dulu? sabar aja tunggu aja,," ucap Salsa yang sedang dalam mode berani pada Raka karena banyak yang akan membela dia.
Raka langsung melihat kesal pada Salsa begitu mendengar ucapan Salsa.
Hem,, hem,, Hem,, ambil kesempatan banget yah kamu bocah,, awas aja kamu yah,, coba nggak ada dek cantik disini,, batin Raka sambil melihat Friska.
"Ngapain kamu lihatin ponakan aku sampai segitunya,," ucap Kenan begitu melihat tatapan Raka pada Friska.
"Rasain,, marahin aja pak Kenan,, dia emang nggak bisa lihat yang cantik-cantik tenang sedikit," ucap Salsa lagi sambil menahan tawanya.
"Astaga,, aku cuma lihat doang nggak macam-macam,, kenapa sih kalian sensitif amat,, apalagi kamu Kenan,, heran aku tuh,, dia kan hanya ponakan saja,, jadi nggak apa-apa kali,, gimana coba dek cantik bakalan punya pacar kalau om dia seperti ini,, bakalan jomblo terus dong dek cantik,, duhh kan kasihan sama dek cantik," ucap Raka sambil menahan tawanya,, dia memang sengaja ingin menggoda Kenan.
Sedangkan Friska langsung menggelengkan kepalanya begitu mendengar ucapan Raka yang menurutnya hanya bercanda saja,, berbeda dengan Kenan yang menganggap serius.
__ADS_1
Kak Raka ini ada-ada aja,, dia mau gangguin suami aku lagi,, udah tau suami aku ini baperan,, Hem,, Hem,, Hem,, batin Friska.
"Dia nggak butuh pacar,, dia itu mesti serius sekolah dulu,, nggak ada yang boleh jadi pacarnya," ucap Kenan yang langsung membuat melongo cowok-cowok yang ada di dalam ruangan itu apalagi Dafa.
Astaga kasihan banget hidup kamu Fris,, yang akan datar-datar aja,, hitam putih aja tanpa pacar yang bisa buat jadi warna warni,,, gawat banget punya om jenis begini,, untung aja aku nggak punya om jenis begini,, batin Salsa sambil bergidik ngeri.
"Iya aku senang kok jomblo kak Raka," ucap Friska sambil tersenyum.
"Emm kalau kamu Sinta,, ehh maksud aku Salsa,, yakin kamu sama Jeki,, gimana kalau sama aku aja?" ucap Raka asal sambil melihat Salsa.
"Haduhh Raka nggak usah bicara sembarangan kamu,, jangan godain Salsa,," ucap Jeki cepat.
"Aku nggak mau ada ikatan dengan kamu," ucap Salsa cepat membuat yang lain langsung tertawa.
"Cuma tes suara aja tadi aku,," ucap Raka yang lagi-lagi membuat orang yang berada disitu tertawa.
Sementara Juan,, Ela dan juga Syeila....
__ADS_1
"Nggak usah menyuruh dia pergi,, dia nggak menganggu kok Syeila,, biarkan saja dia disini,," ucap Juan.
"Aku nggak nyangka banget kalau kalian ponakan dan tante loh,, abis sifat kalian sangat berbeda," ucap Juan lagi.
"Oh tentu beda Juan,, dia ini anaknya centil dan menyukai punya orang di belakang,, sangat nggak baik," ucap Syeila sambil melirik Ela sebentar.
"Iya dia memang centil,, sangat centil makanya dia perlu dijaga," ucap Juan.
"Oh iya malam ini aku akan melamar seseorang yang sangat aku cintai,," ucap Juan yang membuat Syeila langsung tersenyum bahagia.
"Siapa Juan?" ucap Syeila.
"Syeila..."
"Hah aku? aku mau banget Juan,, mau banget," ucap Syeila cepat sambil tersenyum bahagia.
"Aku belum selesai bicara Syeila," ucap Juan.
__ADS_1
"Syeila,, aku ingin minta izin sama kamu untuk melamar ponakan kamu yaitu Ela,, makanya aku menyuruh kamu datang kesini,," ucap Juan.
Deg...