
"Tuan Kenan, Nona Friska,," teriak Juan yang tidak sabar ingin mengetahui kabar pasangan suami istri itu. Juan berharap suaranya di dengar namun tidak ada jawaban sama sekali. Hingga akhirnya Juan,, Jeki dan yang lainnya melihat Kenan sudah tergeletak di tanah tidak sadarkan diri.
"Tuan,, Tuan,," ucap Juan berusaha menyadarkan Kenan sambil memeriksa denyut nadi Kenan.
"Tuan Kenan masih hidup,, bawa dia cepat ke rumah sakit,," perintah Juan dengan ekspresi wajah gusar sambil matanya mencari-cari keberadaan Friska karena tinggal Friska lah yang dirinya tidak lihat,, entah apa yang harus dikatakan pada Kenan jika Friska tidak ada.
Anak buah Kenan dengan segera membawa Kenan ke rumah sakit. Sementara sebagian masih ada di tempat kejadian mencari Friska,, Juan dan Jeki juga mencari Friska.
"Nona,, Nona Friska,, kalau Nona dengar tolong jawab kami Nona,," teriak Juan yang gundah gulana.
Karena sejak tadi tidak menemukan Friska sama sekali.
Jeki terus melihat mobil yang tengah terbakar.
"Tidak Jeki,, Nona Friska pasti tidak ada di dalam sana,, kamu tau dia sedang bersama suaminya,, itu tidak mungkin,, tidak mungkin Tuan Kenan akan membiarkan istrinya di dalam mobil,, tidak mungkin,, Tuan Kenan pasti lebih mengutamakan keselamatan istrinya,," ucap Juan mencoba menepis segala kemungkinan-kemungkinan yang terjadi.
"Iya aku tau Juan,, cuma aku takut Juan,, ayo kita cari Nona Friska sampai ketemu,, tidak mungkin kita pulang tanpa membawa Nona Friska,," ucap Jeki sambil menghembuskan nafasnya kasar.
Rasanya untuk bernafas saja sangat susah.
"Apa kalian menemukan istri Tuan Kenan?" teriak Juan sedikit pada anak buah Kenan yang sedang mencari Friska.
"Tidak Tuan,, kami masih mencari dengan teliti,, seharusnya Nyonya Friska ada disekitaran sini,," ucap salah satu anak buah Kenan yang bingung mengapa mereka tidak melihat Friska sama sekali.
__ADS_1
Mata mereka melihat ke mobil yang sedang terbakar.
"Aku tau apa yang kalian pikirkan,," ucap Juan sambil melihat anak buah Kenan yang terus memandang mobil yang sedang terbakar itu,, saat ini mereka sedang mencoba memadamkan api tersebut walaupun nyala nya sangat besar.
"Cepat padamkan api itu,, sebelum apinya semakin besar,," perintah Juan lagi.
Berita mengenai kecelakaan Kenan sudah menyebar kemana-mana tanpa bisa dihentikan karena saat ini semuanya fokus pada pencarian Friska.
Bahkan wartawan sudah mulai berdatangan ke lokasi kejadian. Bahkan mencari tau mengenai kondisi Kenan saat ini.
Tentu itu tak mudah dilakukan karena masih ada orang tua Kenan.
Orang tua Kenan sangat panik luar biasa.
Sedangkan orang tua Friska begitu menunggu kedatangan anaknya yang tak datang-datang juga setelah kedatangan menantunya. Mereka sudah histeris melihat keadaan menantunya dan juga sahabat-sahabat Friska,, entah bagaimana jika mereka melihat keadaan Friska,, namun Friska tak kunjung datang-datang.
"Dimana Friska? dimana anakku?" tanya Mama Friska kepada salah satu anak buah Kenan yang membawa Kenan.
"Nyonya muda masih dalam pencarian,," jawab anak buah Kenan apa adanya.
Degh!!!
Mama Friska seketika itu pingsan dan langsung mendapatkan perawatan juga.
__ADS_1
Sementara di tempat lain.
"Sial,, beritanya sudah tersebar pasti anak buah Kenan sudah berada ditempat kejadian,, cepat rawat calon istriku,, aku akan membawanya ke Luar Negeri,, jika disini terus anak buah Kenan akan menemukan ku, semoga Kenan Mahardika tidak selamat," ucap pria itu tampak gusar. Tak ingin Friska sampai ditemukan,, memang bukan dengan cara ini dirinya berencana mendapatkan Friska,, namun inilah yang terjadi,, dengan terpaksa pria itu memikirkan cara lain.
"Hei tenangkan dirimu kawan,, kamu ini membawa lari istri orang dan mengatakan dia calon istrimu,, benar-benar gila,, tapi tidak heran pantas saja kamu sangat tergila-gila dia benar-benar cantik,," ucap dokter itu yang ikut mengagumi kecantikan Friska. Dirinya selama ini hanya melihat Friska melalui layar hp baru kali ini melihat langsung wanita yang sangat digilai sahabatnya itu.
"Diam dan lakukan tugas mu,, jangan memuji dia,, hanya aku yang boleh bilang seperti itu,, dia sekarang calon istriku,, aku tidak akan membiarkan dia kembali kepada suaminya,," tegas pria itu.
Sangat gila,, bagaimana bisa dia mengambil wanita yang masih berstatus istri? batin dokter itu.
Degh!!!!
"Ada apa?" tanya pria itu begitu melihat ekspresi wajah sahabatnya berubah drastis.
"Ternyata dia sedang hamil,," ucap dokter itu.
"Sialan kamu Kenan,,"
"Hei dia suaminya wajar saja jika menghamili istrinya,"
"Selamatkan keduanya,, aku akan merawat anak itu asal Friska bersamaku,, anak itu bisa aku gunakan untuk membuatnya tetap tinggal bersama ku,," ucap pria itu lagi.
########,,,,,,,############
__ADS_1