Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Yang ingin dia makan hanyalah istrinya


__ADS_3

"Sayang aku mau mandi dulu, aku mau jalan-jalan di pinggir pantai pasti asik tuh," ucap Friska sambil melihat suaminya.


Pelan-pelan Kenan jangan maksa, istrimu itu masih sangat polos jadi harus pelan-pelan, walaupun aku juga masih polos sih belum tahu apa-apa tapi kalau lihat dia otak aku ini isinya macam-macam, tidak tahulah eksekusinya bagaimana nanti, yang penting lakukan dulu lah nanti juga pintar sendiri batin Kenan yang pikirannya sudah mesum padahal mereka baru sampai dan Friska dengan polosnya belum memikirkan tentang hak yang akan diminta Kenan, dia hanya senang saja dan suka sekali dengan yang telah di siapkan suaminya itu.


"Iya sayang mandilah setelah itu kita jalan-jalan bersama ke pinggir pantai," ucap Kenan sambil mengusap lembut rambut istrinya itu.


"Oke sayang," ucap Friska.


"Sayang mandi sama-sama ajah yah," ucap Kenan sambil menaik-turunkan kedua alisnya padahal Kenan sebenarnya tidak berniat mandi, sedangkan Friska langsung teringat dengan kejadian terakhir mandi bersama Kenan, yang tadinya hanya beberapa menit malah menjadi memakan waktu berjam-jam akibat Kenan yang tidak mau berhenti dan mengajari Friska yang belum pernah dia lakukan bahkan pikirkan sebelumnya.


Friska langsung bergidik ngeri begitu mengingat kejadian waktu itu.


"Nggak mau sayang aku mau mandi sendiri saja, terima kasih atas ajakannya tapi aku nggak mau nanti kelamaan di dalam kamar mandi," ucap Friska.


"Nggak lama kok sayang," goda Kenan yang mulai memeluk istrinya lagi.


"Nggak percaya, sekarang mana pakaian buat aku yank?" tanya Friska yang baru tersadar kalau dia tidak membawa pakaian apapun hanya pakaian di badan saja.


"Tuh ada di koper istriku," tunjuk Kenan sambil menahan tawanya karena memikirkan pakaian-pakaian yang ada di dalam koper itu semuanya pakaian sexy, itu semua adalah pakaian pilihan Kenan yang tanpa Friska ketahui.


Kenan yakin pasti istrinya itu akan protes tapi apa boleh buat Kenan harus membuat istrinya itu memakainya, Kenan sangat suka melihat istrinya yang berpakaian kurang bahan jika di depannya, dan juga tidak ada pakaian lain selain pakaian sexy di dalam koper itu.


Friska segera berjalan menuju ke tempat koper itu untuk mengambil pakaiannya.


Friska mengangkat satu persatu pakaian-pakaian itu sambil melongo tak percaya. Bagaimana mungkin di dalam koper itu isinya pakaian sexy semua, lingerie dan bikini hampir semuanya, pakaian dalam pun baru.


Friska langsung melihat suaminya yang tampak seperti tak tahu apa-apa.


"Ada apa sayang?" tanya Kenan sambil berpura-pura tidak tahu atas apa yang terjadi.

__ADS_1


"Kenapa pakaian aku begini semua, aku tidak mau memakainya, pasti kamu sengaja yah nyiapin yang begini, ayo ngaku?" ucap Friska.


"Yang bagaimana sih sayang?" tanya Kenan sambil berjalan ke dekat koper Friska lalu mengangkat pakaian-pakaian sexy itu yang membuat otaknya sudah berpikiran kemana-mana dia semakin tidak sabar ingin melihat istrinya memakai itu semua.


"Bagus banget ini sayang kamu pakai yah karena nggak ada pakaian lain juga istriku dan ini bukan aku yang nyiapinnya sayang, tapi bawahanku biar aku memarahinya dulu," ucap Kenan sambil ingin ke luar kamar tapi Friska menahannya.


"Mau ngapain?" tanya Friska.


"Mau memarahi bawahanku sayang bisa-bisanya dia menyiapkan pakaian yang seperti itu," ucap Kenan padahal semua itu dia yang siapkan, bawahannya hanya membawa koper itu saja.


"Issh nggak usah kasihan tahu, biar aku pakai bajumu saja, ini terlalu sexy aku nggak suka," ucap Friska.


"Jangan dong sayang masa pakai baju aku, bakalan kegedean di kamu," ucap Kenan mencari alasan.


Friska pun mengiyakan di dalam hatinya karena memang benar juga yang dikatakan suaminya.


"Sayang pakai saja pakaian itu, aku juga ingin melihatmu memakai itu, lagiankan disini kita tujuannya untuk bulan madu," bisik Kenan yang membuat pipi Friska merona seketika dan langsung mengambil asal bikini itu lalu segera masuk ke dalam kamar mandi.


Duh dia imut banget sih, nggak sabar nih, tahan Kenan tahan nanti malam oke, udah nggak lama lagi kok malam batin Kenan.


Kenan pun duduk di sofa sambil menunggu istrinya selesai mandi. Sebelum itu Kenan memerintah bawahannya yang berjenis kelamin laki-laki untuk tidak keluar bahkan Kenan pergi mengurung bawahannya di dalam ruangan tapi ruangan itu bagus untuk bersantai, nanti setelah dia sudah jalan-jalan dengan istrinya barulah dia pergi membukanya.


Friska terus melihat bikini itu, dia sangat dilema, bagaimana mungkin dia berjalan di pinggir pantai hanya memakai bikini saja, sungguh dia tidak terbiasa apalagi di depan pria walaupun pria itu suaminya sendiri, tapi apa boleh buat akhirnya dia memakainya juga.


Ya ampun sexy banget, ini sih menonjol banget, nggak sanggup keluar dengan berbikini begini, kenapa aku bisa lupa sih sama pakaian aku sendiri jadi ginikan, ini gara-gara terlalu bahagia bakalan jalan-jalan akhirnya aku lupa batin Friska ngenes sendiri di dalam kamar mandi.


Kenan menelan salivanya kasar begitu melihat istrinya ke luar dari dalam kamar mandi yang memperlihatkan kemolekan tubuhnya, body Friska sangat bagus dan aduhai bagian yang berisi sangat tepat pada tempatnya.


Kenan ingin segera membawa istrinya itu di tempat tidur untuk melakukan olahraga sore tapi Kenan menahannya karena istrinya itu mau jalan-jalan di pinggir pantai.

__ADS_1


"Ayo sayang kita jalan-jalan sebelum aku memakanmu disini," ucap Kenan sambil menggandeng tangan istrinya.


Emang aku makanan mau dimakan batin Friska.


"Yank aku mau pakai sisir dulu ihh," ucap Friska.


Friska memang sengaja tidak keramas rencananya nanti setelah dari jalan-jalan barulah dia keramas.


"Nggak usah gitu ajah kamu udah cantik banget," ucap Kenan.


"Gombal," cibir Friska.


"Nggak sayang," ucap Kenan lalu mencium bibir istrinya dengan tangan yang sudah memegang sesuatu yang kenyal-kenyal yang sangat disukainya.


Mereka berjalan-jalan di pinggir pantai dengan perasaan bahagia menikmati hembusan angin sore yang sejuk kemudian Kenan dengan usilnya menggendong istrinya bridal style lalu menceburkan diri ke laut.


"Kamu kok ceburin aku juga," rengek Friska.


"Aku memang sudah rencana sayang, makanya tadi nggak mandi" ucap Kenan lalu mencium bibir istrinya yang semakin menggoda di matanya, tangan yang sudah kemana-mana sekali tarikan bikini Friska langsung terbuka, lidahnya langsung memanjakan sesuatu yang kenyal itu yang terlihat sangat menantang.


#######


Friska tidak habis pikir dengan Kenan yang bisa-bisanya bertingkah seperti bayi di laut dan dengan santainya dia bilang kalau tidak akan ada yang melihat.


Friska sudah memakai lingerie berwarna hitam yang sangat transparan memperlihatkan dalamannya dan juga kulit putih mulusnya yang selalu dia tutupi selama ini.


Mereka sedang makan malam romantis di pinggir kolam renang pribadi di dalam kamar mereka.


Kenan berulang kali menelan salivanya dan tidak konsentrasi untuk makan, yang ingin dia makan hanyalah istrinya. Sedangkan Friska berusaha terlihat biasa saja padahal sebenarnya dia deg-degkan.

__ADS_1


__ADS_2