
Salsa benar-benar langsung melihat kesal pada Raka.
Ishhh seenaknya aja dia manggil aku sayang,, benar-benar yah nih orang sepertinya perlu pembicaraan ulang deh,,, nggak terima gue dipanggil sayang sama dia,, kalau sama kak Jeki aku baru mau,, batin Salsa.
"Sayang kok kamu diam aja sih,, ayo duduk dulu yuk,,," ucap Raka lagi dengan penuh kelembutan.
"Ayo nenek dan Elsa juga duduk,, nggak baik lama-lama berdiri," ucap Raka lagi.
Salsa pun dengan terpaksa mengikuti ucapan Raka,, sedangkan Elsa dan nenek Raka segera duduk juga. Raka dengan santainya duduk di samping Salsa membuat Salsa benar-benar semakin kesal dan sangat tidak terima. Raka hanya menahan tawanya karena tau pasti kalau Salsa tidak menyukai apa yang dia lakukan.
Nenek Raka pun segera memanggil pelayan untuk membuatkan minuman buat Salsa dan Elsa.
"Emmm nggak usah nek,,, nggak usah repot-repot," ucap Salsa cepat begitu mendengar nenek Raka yang menyuruh pelayan untuk membuatkan dirinya minuman.
"Iya nek nggak usah repot-repot,, nanti Elsa buat sendiri kalau mau minum," ucap Elsa juga begitu mendengar ucapan nenek Raka pada pelayan.
"Nggak apa-apa,,," ucap nenek Raka lagi yang tetap menyuruh pelayan untuk membuatkan Salsa dan Elsa minuman.
__ADS_1
"Emmm nek biar Sinta aja yang buat,, supaya dia belajar gitu nek,,, kan aku juga mau minum jadi dia bisa belajar buatin aku minum juga," ucap Raka sambil tersenyum manis.
Nenek Raka pun terlihat berpikir sejenak.
"Oh iya juga yah,, Sinta kamu bisa kan buatin Raka minuman juga? hitung-hitung belajar sayang," ucap Nenek Raka.
Ishhh malas banget,, batin Salsa sambil melihat kesal pada Raka.
"Ayo sayang aku antarin kamu ke dapur," ucap Raka sambil tersenyum pada Salsa.
Hah,, pas banget nih,, aku bisa bicara dengan nih orang mengenai panggilan sayang dia yang sangat menjengkelkan dan juga seenaknya padahal aku nggak suka,,, batin Salsa.
"Emmm aku mau kok nek,, mau banget," ucap Salsa cepat.
Nenek Raka pun langsung tersenyum begitu mendengar ucapan Salsa yang sangat bersemangat.
"Semangat sekali,, ya udah ayo Raka antarin dia,, jangan gombal dia terus yah," ucap nenek Raka sambil melihat Raka.
__ADS_1
"Iya nek tenang aja, ayo sayang," ucap Raka lagi.
Kita mau adu jotos nek di dapur,, nggak boleh di depan nenek nanti nenek shock,,, aku lihat dari ekspresi wajah nih bocah sepertinya dia lagi menahan unek-unek dia sama aku,, batin Raka sambil melihat Salsa dan neneknya secara bergantian.
Setelah Raka dan Salsa berjalan menuju ke dapur,, nenek Raka langsung melihat tidak enak pada Elsa. Nenek Raka merasa bersalah juga pada Elsa.
"Sayang maaf yah,," ucap nenek Raka tiba-tiba membuat Elsa benar-benar terkejut dengan nenek Raka yang tiba-tiba minta maaf pada dirinya.
"Kok nenek minta maaf sih,, jangan begitu dong nek,, nenek minta maafkan apa sama aku?" tanya Elsa.
"Mengenai Raka dan perasaan kamu sama dia," ucap nenek Raka.
"Oh itu nek,, udah nenek nggak usah minta maaf,, cinta kan nggak bisa di paksa nek,, asal kak Raka bahagia sama Sinta aku nggak apa-apa kok nek,, aku akan ikut bahagia juga,, lagian Sinta baik kok nek jadi aku dukung aja,, kalau Sinta jahat pasti aku nggak bakalan dukung dia,," ucap Elsa sambil berusaha tersenyum ikhlas.
"Makasih yah sayang atas pengertian kamu," ucap nenek Raka yang merasa lega.
"Iya nek," ucap Elsa lagi.
__ADS_1
Sementara di dapur Salsa dan Raka sedang saling tatap-tatapan karena Raka yang rencana mau mengerjai Salsa dengan sengaja ingin membuat Salsa terjatuh dilantai,, tidak sengaja malah menahan tubuh Salsa yang mau terjatuh di lantai.