
Sementara di rumah Syeila,, Syeila terus saja menelepon Juan tapi nomor ponsel Juan masih saja sibuk,, ingin rasanya Syeila ke rumah Juan tapi Syeila juga tidak mau terlalu kentara,, Syeila lebih memilih main halus untuk mendapatkan Juan,, Syeila masih mencoba untuk sabar menunggu nomor ponsel Juan tidak sibuk lagi.
"Kenapa dia bisa jadi seperti itu,,, apa yang kamu katakan sama dia?" tanya Juan.
Ela tertawa terlebih dahulu karena mengingat ucapan gilanya pada Syeila,, dan Syeila dengan bodohnya juga mau percaya.
"Aku bilang sama dia,, kalau tadi aku nggak sengaja lihat kamu di Mall sedang jalan dengan wanita,, dan aku pura-pura aja menganggap wanita yang jalan bersama kamu itu dia,, padahal kan jelas-jelas bukan,, dan tahu nggak sayang dia masih aja terus berpura-pura,, ihh ada yah tante seperti itu,," ucap Ela kesal.
"Karena dia yang ngeselin banget,, aku bilang aja deh kalau kamu jalan tadi sangat mesra dan aku seakan-akan iri gitu terus aku tambah lagi dengan kata-kata kamu mencium pipi dia di depan umum,, jadi emosi banget deh tante aku itu karena kan wanitanya bukan dia, tapi tante aku itu benar-benar nggak mengenal kamu banget masa dia percaya aja aku ngomong seperti itu padahal kalian udah saling kenal lama,, dia nggak mikir apa kalau kamu nggak akan pernah mungkin lakukan itu di depan umum,, " ucap Ela lalu tertawa.
"Yah itukan efek udah cemburu buta Ela,, padahal nggak ada hubungan apa-apa cuma sebatas teman aja sekarang,, emang tante loe itu sedikit gesrek otaknya,, mengkhawatirkan,," sambung Salsa.
"Loe benar banget Sal," ucap Ela lagi.
Juan hanya menggelengkan kepalanya dengan kelakuan Ela,, dia juga tidak akan melarang Ela untuk mengerjai Syeila,, Juan akan selalu mendukung Ela, terlebih karena Syeila juga sudah sangat keterlaluan.
"Ehh tapi sayang kamu nggak boleh yah terlihat udah punya pacar sama tante aku,, pokoknya kamu harus membuat dia berpikir kalau kamu itu masih jomblo,, udah mulai lupain aku,, dan udah mulai menganggap kehadiran dia,, biar lancar balas dendamnya" ucap Ela.
"Iya kalau itu mau kamu,, aku akan lakukan tapi sebenarnya itu sangat susah karena aku tidak menyukai Syeila dan juga sangat membenci Syeila," ucap Juan.
"Diusahakan sayang biar nggak susah,, tapi nggak boleh kelebihan dekat loe kamu hanya bertugas memberi dia harapan saja,, kalau sampai aku tahu kamu ada lebih pada tante aku,, aku nggak akan pernah maafin kamu,," ancam Ela.
"Nggak mungkin sayang aku itu ada hubungan lebih dengan Syeila,,, aku sangat benci dia,, aku sudah menganggap dia teman yang sangat pengertian tapi malah mengadu-domba dari belakang,," ucap Juan.
Ela langsung senyum-senyum karena Juan memanggil dirinya sayang.
"Bagus deh,, oh iya ladeni saja kalau dia menelepon karena aku yakin dia pasti sangat penasaran dengan wanita yang aku maksud,, pasti selesai menangis dia akan menelepon kamu,," ucap Ela.
"Iya,, aku akan usaha sebaik mungkin,, karena ini semua untuk membalas perbuatan Syeila yang sudah sangat keterlaluan." ucap Juan.
"Sekarang kamu lebih baik tidur,, tidak usah begadang yah,, nanti kamu sakit,," ucap Juan.
"Kak Juan sweet banget sih dan perhatian banget,," ucap Ela sambil menggulingkan badannya di tempat tidur.
__ADS_1
Hemm mulai lagi nih anak,, kambuh lagi jiwa centilnya,, batin Salsa.
"Karena aku sangat mencintai kamu, aku nggak mau terjadi sesuatu sama kamu,," ucap Juan sambil tersenyum.
"Sama aku juga,," ucap Ela sambil memukul-mukul pelan Salsa.
"Issh Ela loe apa-apain sih,, tadi cubit-cubit sekarang mukul-mukul,, jangan sampai yah gue yang mukul loe,, karena pasti loe nggak bakalan nyangka,, kalau pukulan gue itu bisa sangat menyakitkan,," ucap Salsa.
"Hemm loe itu fitnah gue terus tahu nggak,, pasti sengaja deh mau mendapatkan perhatian kak Juan,," ucap Ela.
"Hemm nggak kok,, tapi kalau kak Juan mau sama aku,, pasti aku mau banget,," ucap Salsa.
"Hidihh tidur loe sono,, nggak usah berisik deh,, dan juga nggak usah dengerin gue bicara dengan kak Juan,, apalagi ada niatan mau centil sama kak Juan,, mau loe gue sleding,," ucap Ela.
"Santai aja kali Ela,, ngegas amat loe,, gue nggak gitu kok,," ucap Salsa.
"Gue udah santai kali,, gue hanya mengingatkan saja,, tidur loe sana,, nggak usah iri terus sama orang yang lagi pacaran,, lagi uwu-uwuan,," ejek Ela sambil menahan tawanya.
"Nggak bisa tidur gue kalau loe masih ribut tahu nggak,, udahlah lanjut aja loe bicara gue akan usaha nggak ganggu dan nggak iri," ucap Salsa.
Cinta,, cinta emang buta banget yah,, padahal kalau mau di pikir Ela ini benar-benar bukan tipe wanita aku banget waktu itu,, tapi sekarang dia menjadi wanita yang benar-benar aku cintai,, batin Juan.
"Halo sayang maaf yah tadi iklan sebentar,, abis Salsa gangguin melulu,," ucap Ela.
Idihh padahal dia sendiri tuh yang nyari perkara sama aku,, batin Salsa sambil melihat Ela.
"Iya nggak apa-apa kok,, kamu tidur gih kalau gitu,, nggak usah begadang dan nggak usah ribut terus dengan Salsa yah nanti kalian nggak tidur sampai pagi lagi,," ucap Juan.
"Nggak kok sayang,,, ya udah aku tidur kalau gitu,," ucap Ela.
"Iya,, aku tutup dulu yah telfonnya,," ucap Juan.
"Iya sayang,, asal jangan hati kamu saja yang kamu tutup,, kamu boleh tutup hati kamu kalau buat orang lain,, tapi sama aku jangan yah karena aku pasti akan galau kalau kamu begitu,," ucap Ela dengan centilnya.
__ADS_1
Astaga Ela nggak ada malu memang nih anak,, heran deh,, batin Salsa.
Juan langsung tersenyum begitu mendengar ucapan Ela,, entahlah mereka sekarang seperti sedang bertukar,, Ela yang lebih aktif dan Juan yang di rayu terus dengan Ela. Padahal Juan lah yang cowok dan Ela yang cewek seharusnya Juan yang lebih aktif.
"Tidurlah,, nggak usah bicara sembarangan,, aku nggak mungkin melakukan itu,," ucap Juan pada akhirnya.
Pacarku polos banget sih,, tapi seru juga sih punya cowok polos,, bisa aku kerjain,, rayu-rayu pasti dia akan terlihat malu-malu,, batin Ela sambil tertawa di dalam hatinya.
"Iya sayang,, apa kamu tidak melupakan sesuatu?" tanya Ela lagi.
Juan tampak berpikir.
"Nggak kok,, aku tidak melupakan apa-apa," jawab Juan.
"Isshh sayang kalau kamu mau menutup telfon dengan pacar itu, harusnya kamu bilang I love you,, baru deh kamu tutup telfonnya, ayo katakan aku ingin mendengarnya,," ucap Ela lagi.
Juan tampak menggaruk kepalanya yang tidak gatal begitu mendengar ucapan Ela.
"Haruskah aku katakan lagi? bukannya kamu sudah tahu kalau aku sangat mencintai kamu,," ucap Juan dengan penuh keheranan.
"Katakan lagi karena itu membuat aku bahagia,," ucap Ela.
"Udah deh kalian uwu-uwuan nggak kasihan apa sama aku,, Ela loe pasti sengaja banget kan lakuin itu,, teganya dirimu,," ucap Salsa yang benar-benar tidak tahan mendengar keuwuan Ela dan Juan.
"I love you sayang,, aku tutup dulu yah kasihan Salsa,," ucap Juan.
"Iya sayang,," ucap Ela lalu memberikan ciuman jauh buat Juan melalui panggilan telfon dan itu membuat Juan shock.
Seumur-umur dia baru di begitukan.
Sementara Ela langsung menutup panggilan telfonnya dengan Juan.
##########
__ADS_1
BUAT YANG NANYAIN KENAN SI PRESDIR BUCIN ADA KOK SAATNYA DIA MUNCUL,,, ADA SAATNYA JUGA DIA GANGGUIN SI CALON BUCIN (JUAN) 🤣🤣🤣