
Ela yang mendengar bunyi ponselnya segera melihat nama kontak yang menelepon dirinya dengan tersenyum manis karena dipikiran dia Juan lah yang menelepon,, namun seketika itu senyuman manisnya berubah begitu melihat nama kontak Syeila yang menelepon dirinya.
Hmm mau ngapain nih tante,, buat mood aku langsung berubah aja sih,, apa aku menyuruh dia aja yah untuk menyiapkan mental dan hati dia buat beberapa jam kemudian,,, batin Ela sambil melihat ponselnya.
Dengan malas Ela mengangkat panggilan telfon dari Syeila.
"Halo,,, ada apa tante?" ucap Ela sambil berusaha ramah seperti biasanya pada tantenya.
Syeila tersenyum sinis begitu mendengar ucapan Ela.
"Emmm ini Ela,,, aku mau memberitahukan kamu sesuatu,," ucap Syeila yang membuat Ela mengernyitkan dahinya bingung.
"Mau memberitahukan apa tante?" tanya Ela penasaran.
"Kamu ada waktu nggak sekarang sayang?" tanya Syeila.
Ela lagi-lagi mengernyitkan dahinya bingung.
Lah kenapa nih tante aku nanya aku ada waktu atau nggak sekarang,, bukannya dia mau bertemu dengan calon suami aku,, batin Ela.
"Ada kok Tante,,, ada apa memangnya? mau mengajak aku shopping yah Tan?" ucap Ela lagi sambil tersenyum.
"Oh nggak sayang,, nanti aja itu kalau shopping,,," ucap Syeila.
__ADS_1
"Lalu ada apa tante?" tanya Ela lagi.
"Aku mau mengajak kamu ke suatu tempat,,, kamu pakaian sekarang yah,, nanti tante jemput kamu," ucap Syeila.
Hah ke suatu tempat? ada apa sih nih sama tante aku,,, batin Ela.
"Sayang kok diam?" ucap Syeila.
"Kamu bisa kan?" ucap Syeila lagi.
"Iya kok bisa tan,," ucap Ela lagi.
Ikuti alur saja lah,,, lagian nggak mungkin kan,, dia nggak ketemu dengan kak Juan,, tapi apa sih yang lagi ada di dalam pikiran tante aku ini,, dia mau mengajak aku kemana coba,, batin Ela penuh tanda tanya.
Oh jangan-jangan dia mau pamer sama aku,, dia nggak mau menutup-nutupi lagi,,, Tante salah besar,, batin Ela sambil tertawa jahat di dalam hatinya.
"Duhh apaan yah tan? aku jadi tambah penasaran nih," ucap Ela.
"Tunggu aja sebentar,, kamu pakaian yah,, tante udah mau ke rumah kamu nih," ucap Syeila.
"Tante tutup dulu panggilan telfonnya,," ucap Syeila lagi sambil tersenyum jahat.
"Emang aku lagi pakaian kok nih tante,,, kan mau di lamar,,," ucap Ela sambil tersenyum bahagia.
__ADS_1
#############
Sementara Salsa sedang deg-degkan menunggu Jeki sambil berulang kali melihat penampilan dirinya di cermin.
"Duhh aku nggak kayak ondel-ondel kan nih?" ucap Salsa kepada bibinya.
"Nggak kok Non,, Non sangat cantik sekali malam ini,,"
Salsa pun langsung tersenyum bahagia.
"Yang benar bi?" ucap Salsa lagi.
"Iya non,, pasti partner Non langsung terpesona begitu melihat Non,, kan Non jarang-jarang dandan,, atau jangan-jangan dia nggak kenal Non lagi,"
"Ahhh bibi bisa aja,, aku jadi malu," ucap Salsa lagi sambil tersenyum malu-malu.
Tak lama Jeki pun sampai di rumah Salsa.
Dengan segera Jeki membunyikan bel rumah Salsa.
Sementara di tempat lain Juan sudah menyiapkan semua,, wartawan juga sudah berdatangan,,, dia tidak ingin menyembunyikan Ela,, karena dia tidak mau menderita cemburu seperti Kenan.
################
__ADS_1
Maaf yah author baru bisa lanjut sekarang karena kemarin-kemarin author ada urusan di dunia nyata juga,,, padat banget nggak sempat ngetik,,,,,mksh yang selalu setia menunggu walaupun menunggu itu berat,,, hehehe