Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Loe pilih sendiri


__ADS_3

Iyalah Nona Friska begitu,,, dulukan dia belum nikah sekarang udah nikah dan karena tuan Kenan itu suami dia,, suami yang sangat over pada dia,, mana bisa dia keluyuran,, paling juga baru sampai ehh udah di suruh pulang,, tuan Kenan kan cemburuan,, batin Juan.


"Hmm iya loe benar juga Sal,, Friska tuh susah banget di ajak sekarang,, pak Kenan benar-benar om yang sangat menjaga ponakannya, tapi bikin kesal juga kalau dia begitu pada Friska,," ucap Ela lalu tertawa.


"Ehh kak Juan jangan bilang-bilang yah pada pak Kenan dengan apa yang aku bilang tadi,, bercanda doang kok tadi,," ucap Ela lagi setelah menghentikan tawanya.


"Iya nggak kok,, mana mungkin aku memberitahukan pada tuan Kenan,, aku mengerti kok kalau kamu hanya bercanda saja,," ucap Juan.


Bisa gawatlah kalau tuan Kenan tahu,, diakan baperan,, batin Juan sambil tertawa di dalam hatinya.


"Hemm kalau pacar ajah yang begitu pasti dibela,, coba kalau aku yang bicara seperti itu,, pasti nggak di urus malahan di lapor,," ucap Salsa.


"Apaan sih loe Sal,, sembarangan ajah kalau mikir,, yah nggak mungkinlah kak Juan seperti itu,," ucap Ela membela Juan.


"Iya pasti loe bela pacar loe,, ngerti gue," ucap Salsa lagi.


"Ribut loe,, ayo kita masuk ke dalam rumah terus tidur," ajak Ela.


"Hati-hati yah kak pulangnya,, kalau udah sampai beri kabar yah,, biar aku enak tidurnya," ucap Ela sambil tersenyum.


"Hmm lebay-lebay,, udah kak Juan nggak usah beri kabar dia,, kak Juan langsung tidur ajah pasti capek,," ucap Salsa.


"Idiih apaan sih loe,, iri ajah sama gue,, pokoknya kak Juan beri kabar sama aku,," ucap Ela lagi.


"Nggak usah kak,, kak Juan langsung tidur ajah," ucap Salsa lagi.


"Iya,, aku akan beri kabar kok,, aku pasti akan menghubungi kamu kalau udah sampai,," ucap Juan pada akhirnya sambil mengelus lembut wajah Ela.


"Oh my god,, malas banget lihat yang beginian,, menyesakan hati,, udah ahh aku mau masuk duluan,, kalian lanjut ajah sampai pagi uwu-uwuannya,,," ucap Salsa sambil ingin masuk ke dalam rumah,, tapi tangannya di tahan oleh Ela.


"Bentar gue juga mau masuk kali,," ucap Ela sambil menahan tawanya.


"Iya Salsa aku juga mau pulang nih,, kamu masuk ajah bareng Ela nggak usah masuk duluan,, nanti Ela kenapa-kenapa kalau masuk sendirian ke dalam rumah,," ucap Juan sambil menahan tawanya karena melihat ekspresi wajah Salsa yang susah di deskripsikan setelah mendengar ucapannya.

__ADS_1


"Kak Juan,, Ela nggak akan kenapa-kenapa kalau masuk sendirian di dalam rumah tanpa aku,, tuh pintu rumahnya kelihatan dengan jelas,, ya ampun belum juga cukup satu hari kak Juan pacaran dengan Ela,, sudah ketularan virus lebay dari Ela,, haduhh nggak kebayang deh kalau lama," ucap Salsa sambil bergidik ngeri.


"Itu bukan lebay kali Sal,, tapi itu perhatian dari kekasih hati,, jomblo sih loe jadi nggak mengerti,," ledek Ela.


"Hmm sombong amat loe neng,, baru juga nggak jomblo lu,," ucap Salsa sambil mencebikan bibirnya.


Juan dan Ela hanya tertawa saja menanggapi ucapan Salsa.


"Aku masuk dulu yah sayang,, hati-hati,," ucap Ela sambil mencubit gemas pipi Juan.


"Astaga Ela centil banget sih loe," ucap Salsa.


"Isshh apaan sih nggak centil kali cuma gitu doang juga,, iri yah karena nggak ada yang kamu mau cubit juga, yang sabar yah,," ledek Ela lalu tertawa.


"Udah tahu gue iri pakai di bilang segala lagi,," ucap Salsa.


"Udah kak Juan pulang deh sekarang,, aku benar-benar nggak sanggup untuk melihat keuwuan kalian berdua,, hati-hati yah dan makasih udah belanjain," ucap Salsa lagi kepada Juan.


"Ya udah aku balik yah,," ucap Juan.


Ela masuk ke dalam rumah sambil senyum-senyum membuat Salsa geleng-geleng kepala.


Nggak lama bisa gila nih anak tahu nggak,, sejak tadi senyum-senyum terus,, apa aku pulang ajah kali yah,, takut juga gue nanti ketularan senyum-senyum nggak jelas begini,, batin Salsa.


"Ela gue mau balik ajah deh,," ucap Salsa yang membuat Ela langsung menghentikan langkahnya.


"Loh.. kenapa loe tiba-tiba mau balik?" tanya Ela sambil melihat Salsa.


"Yah karena gue takut ikutan senyum-senyum nggak jelas kayak loe,," jawab Salsa.


"Oh itu tenang ajah loe nggak bakalan ikut-ikutan gue karena loe jomblo,, belum punya pacar jadi nggak bakalan,, jadi besok ajah loe pulang jangan sekarang,, udah larut loh ini,, gue nggak mau sahabat gue kenapa-kenapa,, oke. Jadi sini kita ke kamar gue ajah," ucap Ela lalu melanjutkan jalannya kembali dengan Salsa yang mengikutinya juga.


"Hemm lancar banget sih loe gangguin gue jomblo,,," ucap Salsa tidak terima.

__ADS_1


"Lahh karena emang loe jomblo kan Sal.." ucap Ela sambil tertawa.


"Tapi jangan gangguin gue mulu dong,, nyesek nih gue," ucap Salsa.


"Hmm masa sih,, santai ajah dong,," ucap Ela yang lagi bahagia karena dia bisa bersama Juan,, cowok yang di cintainya.


"Iya gue udah santai banget nih,, ehh tapi gue itu heran deh kok bisa yah,, kak Juan itu suka sama loe,, cewek modelan kayak loe gini,, mendingan gue," ucap Salsa sambil menahan tawanya.


"Mendingan gue kali daripada loe,, sebenarnya yah gue juga heran loh kok bisa yah kak Juan suka sama gue dan sejak kapan gitu dia suka sama gue,, karenakan dulu dia hanya menganggap gue itu sebagai adik saja,," ucap Ela sambil membuka pintu kamarnya,, lalu masuk ke dalam kamarnya,, begitupun dengan Salsa yang mengikutinya masuk ke dalam kamar.


Salsa segera menaruh belanjaannya.


"Jangan-jangan Ela loe pakai cara mengerikan yah buat dapatin kak Juan,," ucap Salsa penuh selidik setelah menaruh belanjaannya.


"Hemm sembarangan ajah loe kalau ngomong,, gue nggak gitu kali orangnya,," ucap Ela.


"Ehh tapi kayaknya karena kak Juan menyadari deh perasaanku padanya yang tulus,, makanya dia seperti itu sama gue,, dia langsung suka sama gue," ucap Ela.


"Lebay lu tahu nggak," cibir Salsa.


"Nggak lebay kali,, ehh tapi loe harus tahu ini kak Juan itu habis mabuk karena gue,, loe pernah bayangin nggak seorang kak Juan mabuk hanya karena gue," ucap Ela lagi yang malah semakin menjadi bergosip dengan Salsa.


Salsa di buat terkejut dengan ucapan Ela.


"Kenapa ekspresi loe gitu amat,, nggak percaya loe sama omongan gue?" tanya Ela.


"Iyalah nggak percaya,, mana mungkin kak Juan itu bakalan mabuk hanya karena loe yang centil begini,," ucap Salsa.


"Terserah deh loe mau bilang apa yah,, yang jelasnya kak Juan sendiri yang beritahu gue,, kalau dia itu mabuk hanya karena gue,, dan satu hal yang pasti kak Juan nggak mungkin bohong sama gue,," ucap Ela sambil memasang ekspresi wajah bangganya.


"Santai ajah kali loe ngomongnya, percaya deh gue sama omongan loe,, sekarang gue mau bersih-bersih dulu,, siapin gue baju tidur," ucap Salsa.


"Ya udah sana pergi duluan bersih-bersih,, dan baju tidur,, loe pilih sendiri nggak usah suruh gue,, kayak orang baru nginap di rumah gue ajah loe," ucap Ela.

__ADS_1


Salsa hanya nyengir sambil berlalu pergi dari hadapan Ela.


__ADS_2