Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Apaan tuh?


__ADS_3

"Kalian yakin akan pergi berdua?" tanya mama Kenan sambil melihat Friska dan Ela secara bergantian.


Ela dan Friska pun langsung menganggukkan kepalanya.


Mama Kenan sudah tau kemana Friska akan pergi dan juga Ela,,, sedangkan sahabat-sahabat mereka yang lain masih penuh tanda tanya sambil melihat Ela dan Friska.


"Kalian mau kemana sih?" tanya Jojo sambil melihat Ela dan Friska secara bergantian.


"Iya nih mau kemana sih kalian? Salsa masih ditangani dokter kalian mau pergi,," ucap Farel juga.


"Kita mau pergi memberikan pelajaran kepada orang yang sudah membuat Salsa dan om Jeki seperti itu,," ucap Friska.


"Ikut," ucap Ardi cepat.


"Nggak usah,, kalian disini aja,, biar ini menjadi urusan gue dan Friska,,,," ucap Ela.


"Iya kalian disini aja,, kabarin kita yah mengenai kondisi mereka nanti,," ucap Friska.

__ADS_1


"Ayo Ela kita pergi,," ucap Friska lagi sambil menarik tangan Ela,,, karena tidak mau jika sahabat-sahabatnya yang lain memaksa untuk ikut lagi.


"Kalian hati-hati,," teriak Dafa yang masih di dengar oleh Friska dan Ela.


"Iya," ucap Friska dan Ela secara bersamaan lalu kembali melanjutkan jalan mereka.


#############


"Lama banget sopir om loe," ucap Ela.


"Iya nih,, gue udah pengen banget ketemu sama tante-tante jahat itu,, tapi sopir belum datang-datang,," omel Friska sambil melihat jam tangannya.


Sementara di tempat lain,,, Raka benar-benar meronta-ronta ingin dilepaskan oleh Kenan.


Juan hanya geleng-geleng kepala melihat kelakuan Raka dan Kenan.


Ya ampun Kenan ini benar-benar tega,, massa cuma bilangin istrinya dek cantik dia sampai mengikat aku seperti ini,, seperti penjahat saja mana nggak bisa bicara lagi,, batin Raka.

__ADS_1


"Makanya bibir mu itu jangan sembarangan berucap,, yang ada buat aku benar-benar kesal tau nggak,, kan bisa kamu tuh kalau berbicara yang membuat aku senang,," omel Kenan sambil melepaskan Raka karena tidak tega juga melihat Raka meronta-ronta ingin dilepaskan.


Sementara Syeila benar-benar tidak habis pikir kalau Juan akan tega kepadanya. Syeila terus melihat Juan dengan tatapan penuh kasihannya namun Juan tidak ada lagi perasaan kasihan pada Syeila.


"Kamu aja baperan,, toh yang aku katakan memang kenyataan kan,, dia memang cantik,,, kamu malah tega melakukan itu sama aku,,," ucap Raka sambil melihat Kenan dengan tatapan kesal.


"Hmm nggak tobat yah kamu,," ucap Kenan sambil melihat Raka tidak kalah kesalnya.


"Udah jangan ribut dulu,, dia enak tuh kalau kalian ribut,," ucap Juan sambil melihat Syeila.


"Iya juga tuh,," ucap Raka.


"Hee nenek lampir,, sekarang kamu jawab kenapa kamu melakukan itu semua,, apa kamu nggak mikir kalau yang kamu lakukan itu kejahatan,, dan kamu mau berbuat jahat pada keponakan kamu sendiri dan juga calon suami keponakan kamu sendiri,, sadar nggak kamu tuh?" ucap Raka sambil melihat kesal pada Syeila.


"Mana mungkin dia mikir dengan apa yang dia lakukan,," ucap Friska tiba-tiba yang membuat semua mata langsung tertuju padanya.


Kenan pun langsung tersenyum begitu melihat kedatangan istrinya. Juan juga ikut tersenyum begitu melihat kedatangan Ela.

__ADS_1


"Dek cantik bawa apaan tuh?" ucap Raka begitu melihat Friska memegang sesuatu.


__ADS_2