Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Romantis banget,,,


__ADS_3

Rio kamu nggak bisa buat melarang aku,, kamu pikir aku anak kecil apa yang bisa kamu larang-larang,, Kenan itu pasti masih mencintai aku walaupun dia menjobloskan aku ke dalam penjara waktu itu,, buktinya sampai sekarang dia belum menikah-menikah juga dan memiliki kekasih, itu menjadi salah satu bukti kan kalau dia masih mencintai aku,, aku lah mantan terakhir dia,, dan dia sangat bucin padaku dulu,, batin Adelia dengan kepedean nya sambil berjalan keluar.


"Dia pasti ke kantor sekarang,,, aku lebih baik kesana saja,, aku udah punya rencana buat kamu,," ucap Adelia lagi sambil tersenyum bahagia.


Sementara di rumah sakit...


"Aku nggak mau dulu,, aku mau menemui kak Jeki dulu,, biar aku semangat,, dan aku juga sudah sangat ingin sekali bertemu dengan dia,, aku juga ingin minta maaf atas apa yang terjadi ini," ucap Salsa lagi.


Dia sudah meninggal Salsa,, kamu nggak mungkin bisa bertemu dengan dirinya lagi,, batin Raka kasihan melihat Salsa yang tidak tau apa-apa mengenai Jeki yang sudah meninggal.


"Hmmm gimana sih caranya kamu mau bertemu dia dan minta maaf,, dia kan belum sadar hingga saat ini,, dia masih di rawat intensif oleh dokter,, jadi doakan dia saja nggak usah bertemu dengan dia,, apa kamu mau dia kenapa-kenapa karena kamu menemui dia?" ucap Raka lagi yang membuat Salsa langsung menggelengkan kepalanya cepat.


"Aku nggak mau dia tambah sakit,, tapi mana mungkin sih dia akan semakin sakit kalau aku datang menemui dia,, kamu ini ada-ada saja,, pasti dia akan sangat bahagia tau kalau aku yang menemui dia,, nggak tau aja kamu," ucap Salsa sambil melihat Raka.


Raka langsung tertawa begitu mendengar ucapan Salsa.


Salsa langsung cemberut melihat Raka yang menertawakan dirinya..


"Ngapain kamu malah tertawa seperti itu?" tanya Salsa..


"Karena kamu kepedean banget,, emang kamu yakin kalau Jeki akan bahagia jika kamu datang menemui dirinya?" ucap Raka sambil melihat Salsa.


Salsa dengan segera menganggukkan kepalanya.


"Iyalah yakin banget," ucap Salsa lagi.

__ADS_1


"Oke deh, tapi nanti saja kamu temui dia,, lebih baik sekarang kamu cepat-cepat sehat dan temui nenek aku dulu yah,,, nanti aku akan mengantar kamu menemui Jeki kalau sudah waktunya tiba," ucap Raka lagi sambil melihat Salsa..


Aku akan mengantar kamu di tempat peristirahatan terakhir Almarhum Jeki disaat kamu sudah siap,, kalau sekarang aku antar,, aku yakin kamu bakalan pingsan mungkin,, batin Raka lagi yang memang ada niat untuk mengantar Salsa nantinya di makam Jeki,, karena dia kasihan melihat Salsa yang terus berharap sama orang yang telah tiada.


"Hah kamu mau mengantar aku? nggak salah dengar nih,, kamu ke sambet jin baik yah?" ucap Salsa sambil menahan tawanya.


"Idihh asal kamu tau saja yah,, aku ini orangnya baik,, jadi nggak ke sambet jin apapun kok,, karena aku emang aslinya baik,, hanya kita sering bertengkar saja makanya kamu menganggap aku jahat," ucap Raka.


Salsa sebenarnya mengiyakan di dalam hatinya bahwa Raka memang baik,, tapi Salsa tidak mau mengakui di depan Raka karena tidak ingin membuat Raka semakin besar kepala.


"Karena aku baik,, makan akan ku bersihkan kulit buah ini,, lalu kamu makan yah,, aku udah dengan sepenuh hati loh beli ini,, jadi kamu harus makan,, orang sakit harus banyak makan buah juga,," ucap Raka lagi sambil melihat Salsa,, lalu dengan segera mengupas kulit buah yang di bawanya.


"Biar aku saja,, kamu nggak perlu repot-repot,," ucap Salsa cepat.


"Idihh kalau nggak ikhlas nggak usah,, aku bisa bersihkan sendiri kok," ucap Salsa lagi sambil melihat Raka..


"Aku sungguh luar biasa ikhlas melakukan ini,, jadi kamu tunggu saja," ucap Raka lagi sambil tersenyum membuat Salsa bergidik ngeri melihat Raka yang biasa marah-marah menjadi begitu baik dan ramah sekarang pada dirinya.


"Oh iya orang tua kamu mana?" tanya Raka sambil melihat ke sekelilingnya yang ternyata cuma mereka berdua saja di dalam ruangan ini.


"Mereka pulang sebentar, lalu akan datang lagi,," jawab Salsa.


"Oh,, tapi kita nggak akan di fitnah kan berduaan di dalam ruangan,, kita kan beda jenis,, kamu cewek,, aku cowok," ucap Raka sambil menahan tawanya begitu melihat eksepsi wajah Salsa.


"Apaan sih,, mana ada seperti itu,, kan kamu lagi menjenguk aku,, ada-ada saja," ucap Salsa lagi sambil melihat Raka dengan tatapan mata kesal.

__ADS_1


Raka pun langsung tertawa begitu mendengar ucapan Salsa.


"Iya tau kok,, kan hanya bercanda saja," ucap Raka.


"Ini makan,, aku suap, jarang-jarang loh aku akan seperti ini,, kapan lagi kan kamu mendapatkan kesempatan langkah ini," ucap Raka sambil melihat Salsa.


"Idihh aku bisa sendiri,, sini biar aku makan sendiri, kamu nggak usah seperti itu,, karena aku akan sangat merinding jika kamu terus aneh seperti ini,, aku takut jangan sampai kamu ini sebenarnya lagi ke sambet,, kalau memang benar jin yang ada di tubuhnya Raka tolong segera lah keluar karena aku nggak tahan dengan dia yang seperti ini,, aneh banget," ucap Salsa yang lagi-lagi membuat Raka tertawa.


"Ketawa mulu kamu ihh," ucap Salsa kesal.


"Yah karena ada-ada saja buat lucu,, makan aja deh,, aku nggak kesambet jin kok,, jadi santai aja,, aku ini masih Raka,, bos kamu," ucap Raka sambil ingin menyuapi Salsa.


"Ishh nggak mau aku," ucap Salsa lagi.


"Makan,, biar sehat kamu," ucap Raka lagi sambil ingin menyuapi Salsa.


Tapi tiba-tiba….


"Hah Salsa,, kak Raka,, kalian romantis banget,,," ucap Ela dekat pintu sambil melihat Salsa dan Raka.


Salsa dan Raka menjadi tontonan yang datang menjenguknya, dan disitu ada Kenan,, Friska dan Juan juga yang melihat kejadian tersebut.


Raka dan Salsa langsung terlonjak kaget begitu mendengar suara Ela,, mereka pun langsung menoleh ke arah suara itu,, dan betapa terkejutnya mereka ketika melihat banyak yang sedang melihat mereka dengan tatapan penuh tanya,, terutama Raka sangat terkejut begitu melihat Friska ada juga disitu dan sedang menatap dirinya dan juga Salsa.


Raka tidak mau jika Friska melihatnya seperti tadi pada wanita lain,, karena hingga saat ini Raka memang masih sangat mencintai Friska. Raka tau perasannya salah karena jatuh cinta pada istri sahabat sendiri,, tapi dia juga tidak bisa mengendalikan perasaannya sendiri,, pada siapa dia akan jatuh cinta.

__ADS_1


__ADS_2