Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Cewek seperti ini yang aku butuhkan,,


__ADS_3

"TIDAK,," teriak Syeila yang penuh dengan keterkejutan dan kemarahan.


Ela dan Juan semakin senang melihat Syeila yang seperti itu.


"Tidak mungkin,,, Juan apa yang dia katakan tidak benar kan Juan? katakan padaku tidak benar kan Juan,," ucap Syeila sambil melihat Juan dengan tatapan penuh harap kalau itu semua tidak benar.


"Hmmm coba kamu pikir Syeila,,, apa yang kamu lakukan selama ini di belakang aku dan Ela,, maka kamu akan tau jawabannya,," ucap Juan.


"Sudah jelas-jelas kamu mengerti dengan maksud aku tante,, tapi kamu masih bilang lagi kalau ini semua tidak mungkin,, hahaha tante masih waras kan?" ucap Ela sambil melihat penuh kemenangan pada Syeila,, membuat Syeila benar-benar marah.

__ADS_1


"Ponakan tidak tau diri kamu,, seharusnya aku tidak memberi kamu kesempatan untuk bersama Juan,, kamu sengaja terlihat polos di depan aku,,, seperti orang bersalah,, dasar tidak tau diri,," bentak Syeila.


"Oh my god bukannya tante yang nggak tau diri,, tante yang ngaku-ngaku pacarnya kak Juan kan? tau nggak tante waktu tante berbicara seperti itu,, aku tuh sangat menahan tawaku tante,, karena kalau aku tertawa pasti tante akan curiga,," ucap Ela lagi sambil melihat pada Syeila dengan senyumannya.


"Oh iya gimana coba kak Juan mau suka sama tante kalau tante seperti ini,, wajar banget lah kak Juan suka sama aku,, yang masih muda,, baik,, dan juga imut walaupun lagi marah,, nggak seperti tante yang terlihat menakutkan,, uppss canda menakutkan,," ucap Ela lalu dengan sengaja menertawakan Syeila lagi-lagi.


Syeila benar-benar marah sekaligus malu,, dan juga dia benar-benar merasa sangat tertipu dengan ponakan dia sendiri yang dia pikir sangat tersakiti selama ini.


"Lepaskan aku Juan,, ini urusan aku dengan ponakan aku,, biar aku selesaikan dengan dia yang kurang ajar ini," ucap Syeila sambil melihat Juan.

__ADS_1


"Tante yakin? aku kenapa-kenapa sedikit saja,, tante tentu akan berhadapan dengan calon suami aku," ucap Ela lagi sambil tersenyum remeh pada Syeila.


Pedis banget kata-kata calon istriku sejak tadi,, sepertinya dia sedang mengeluarkan semua unek-unek dia selama ini yang dia tahan-tahan,, baguslah aku suka calon istri yang nggak lemah,, aku memang nggak salah pilih,, emang lah geng Nona Friska nggak ada yang lemah,, semuanya bar-bar,, batin Juan yang tiba-tiba teringat dengan Friska begitu melihat kelakuan Ela.


"Iyakan sayangku?" ucap Ela yang sengaja bermanja-manja pada Juan membuat Syeila semakin seperti orang gila saja.


"Lepaskan dia Ela,, aku nggak akan membiarkan kamu bersama dia apalagi menjadi istri dia," ucap Syeila dengan nada penuh ancaman.


Ela dan Juan langsung menggelengkan kepalanya begitu mendengar ucapan Syeila yang masih juga belum mau mengalah,, yang masih menginginkan hal yang tidak mungkin terjadi.

__ADS_1


"Hmmm sayang sekali sebentar kamu akan melihat lamarannya,, kalau kamu nggak mau lihat aku akan mengikat kamu biar kamu lihat dan saksikan secara langsung," ucap Friska tiba-tiba.


Wow dek cantik,, cewek seperti ini yang aku butuhkan,, yang bar-bar,, tapi si Kenan yang dapat,, batin Raka yang berdiri tak jauh dari Friska.


__ADS_2