Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Menemani kamu,,


__ADS_3

Jeki terlihat begitu panik tapi tidak bisa berbuat apa-apa. Dia hanya bisa bertanya pada Anak buahnya saja.


"Jadi sekarang keadaan Salsa gimana?" tanya Jeki kepada anak buahnya.


"Belum tau tuan,, dia di bawa di rumah sakit oleh seorang pria dan juga sahabat-sahabatnya," ucap anak buah Jeki yang memang sudah tau sahabat-sahabat Salsa.


Jeki mengernyitkan dahinya bingung begitu mendengar seorang pria.


"Seorang pria?" tanya Jeki ulang.


"Iya tuan,, aku tau tuan orangnya hanya lupa namanya,," ucap anak buah Jeki lagi yang memang juga sudah mengetahui Raka.


"Raka?" tebak Jeki tepat.


Anak buah Jeki langsung menganggukkan kepalanya.


"Iya tuan,, pria itu Raka teman tuan," ucap anak buah Jeki lagi.

__ADS_1


Jeki pun langsung terdiam begitu mendengar ucapan anak buahnya.


"Ya udah kamu pantau terus yah,, syukurlah kalau ada Raka disana," ucap Jeki setelah terdiam beberapa saat.


"Baik tuan," ucap anak buah Jeki lagi.


Jeki pun segera menutup panggilan telfonnya dengan Anak buahnya.


Jeki terus kepikiran Raka dan Salsa.


Apa sih yang kamu pikirkan Jeki,, kalau Salsa jodoh ku dia pasti akan bersama ku,, dia nggak akan menjadi milik siapa-siapa selain aku nantinya,, dan jika dia bukan jodohku,, jika dia bersama pria lain,, asalkan dia bahagia aku nggak apa-apa,, yang penting dia bahagia,, dan semoga kamu baik-baik saja Salsa,, maaf gara-gara aku,, kamu jadi pingsan,, tapi untuk saat ini aku ingin kamu nggak tau apa-apa dulu tentang aku yang masih hidup,, aku nggak mau merepotkan kamu karena kebutaan aku ini,, batin Jeki yang pasrah dengan apa yang terjadi nantinya,, jika Salsa bersama pria lain sebelum dia kembali.


###############


Rumah sakit


Raka dan yang lainnya benar-benar merasa lega dan senang begitu Salsa membuka matanya.

__ADS_1


Salsa masih merasa pusing.


"Kak Jeki,, kak Jeki benar-benar nggak meninggal kan? kalian pasti lagi bohongin aku kan? karena aku ulang tahun,, iyakan?" ucap Salsa sambil melihat Friska dan yang lainnya.


"Ulang tahunku masih lama,, terlalu cepat kalian ngerjain aku,, dan untuk kali ini bercandanya kelewatan,," ucap Salsa lagi yang masih belum terima dengan apa yang dikatakan sahabat-sahabatnya mengenai Jeki yang telah meninggal padahal jelas-jelas tadi Salsa dibawa ke makam Jeki.


"Sal,, kamu tenang dulu yah,, kamu baru sadar loh," ucap Raka sambil melihat Salsa.


Sedangkan Friska dan yang lainnya hanya terdiam dan kasihan melihat Salsa yang tampak shock.


"Gimana aku bisa tenang,, kalau kalian membawaku ke makam kak Jeki,, bilang kak Jeki sudah meninggal,, maksud kalian apa? nggak mungkin kak Jeki meninggal,, aku mohon bilang kalau ini hanya candaan kalian,, aku nggak akan marah,, nggak akan,," ucap Salsa lagi sambil menangis.


Salsa benar-benar tidak bisa menahan air matanya.


"Sal,, kamu yang sabar yah,, ini memang sudah kenyataannya, tapi kita akan selalu berada disisi kamu,, menemani kamu,, tolong kamu terima kenyataan ini,, biarkan Almarhum Jeki tenang disana,, dia pasti sedih banget kalau melihat kamu seperti ini,, dia pasti nggak mau melihat kamu menangis,," ucap Raka lagi yang benar-benar kasihan melihat Salsa.


"Nggak,, kak Jeki belum meninggal,, aku nggak percaya sama kalian,," teriak Salsa histeris.

__ADS_1


Hingga akhirnya Salsa pingsan lagi.


__ADS_2