Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Loe bawel banget


__ADS_3

Kenapa aku sangat tidak suka melihat dia begitu batin Juan.


"Aku harus bicara sama dia, bisa-bisanya dia seperti itu," ucap Juan sambil mengambil ponselnya yang satu.


Ponsel yang di banting Juan itu adalah ponsel khusus untuk dia pakai jika sedang ada waktu luang, itupun ponsel itu sangat jarang dia gunakan bahkan nomornya pun hanya Juan saja yang tahu. Juan tidak perduli lagi dengan ponsel itu.


Juan menghubungi nomor ponsel Ela, namun masih tetap saja tidak aktif-aktif juga membuat Juan mengusap rambutnya kasar akibat ulah Ela itu. Ela mengaktifkan ponselnya pas mau mengupload foto saja setelah itu dia nonaktifkan lagi, entahlah sekarang dia lagi senang menonaktifkan ponselnya.


Sekarang dia pasti sedang tertawa-tertawa dasar centil, tapi aku malah sangat tidak senang batin Juan.


Juan pun akhirnya menghubungi Salsa lagi.


Salsa lagi-lagi mengernyitkan keningnya bingung begitu melihat Juan yang lagi-lagi menelepon dirinya.


Haa kak Juan nelfon lagi untung ajah kan ponselku, aku kasih getaran juga, tapi kenapa yah jangan bilang mau nanyain Ela lagi nih batin Salsa sambil berjalan keluar dari ruangan karaoke di rumah Friska untuk mengangkat panggilan telfon dari Juan.


Jojo yang melihat Salsa keluar ikut keluar juga.


"Ngapain loe Jo ngikutin gue?" tanya Salsa yang belum mengangkat panggilan telfon dari Juan.


Ini Salsa lagi ngapain sih lama banget ngangkat panggilan telfonku batin Juan.


"Ihh kepedean loe, siapa juga yang mau ngikutin loe, gue keluar mau ambil minum di dalam minuman abis," ucap Jojo.


"Siapa tuh yang telfon loe?" tanya Jojo.


"Ihh kepo banget sih, gue tahu loe cuma alasan ajah padahal nih yah gue tahu loe pasti sengaja ngikutin gue, mau dengar gue ngomong dengan siapa, dengan cowok atau bukan," ucap Salsa.


"Kepedean loe di atas rata-rata tahu nggak, gue cuma tanya doang kalau nggak mau kasitau ya udah nggak apa-apa, gue mau pergi ambil minum dulu," ucap Jojo.


"Ya udah pergi sana, gue nitip," ucap Salsa.


"Malas banget," ucap Jojo.

__ADS_1


"Dasar loe," teriak Salsa lalu segera ingin mengangkat panggilan telfon dari Juan namun sayangnya keburu tutup duluan.


"Yah kelamaan sih gue ngobrol sama si Jojo, gue masuk ke dalam lagi atau gue ngirim pesan yah," ucap Salsa bimbang.


Tak lama ponsel Salsa berdering lagi, dan ternyata Juan lagi yang telfon, Salsa dengan segera mengangkat panggilan telfon dari Juan.


"Hallo kak Juan," ucap Salsa setelah mengangkat panggilan telfon dari Juan.


Oh pak Juan kirain siapa batin Jojo yang sedang mengintip lalu melanjutkan kembali pergi mengambil minuman.


"Hallo Salsa, masih ada Ela disitu?" tanya Juan langsung.


Ya ampun ini beneran kak Juan lagi-lagi nanyain Ela, enak banget sih jadi Ela, gue kan juga pengen sekali-kali di tanyain gitu batin Salsa.


"Salsa," ucap Juan lagi.


"Emm iya kak ada, dia lagi menyanyi tuh lagi duet sekarang bersama Farel sahabat aku juga dengan Ela," Ucap Salsa jujur karena memang tadi Ela dan Farel sedang bernyanyi bersama.


"Kalian lagi dimana?" tanya Juan.


"Ini di rumah pak Kenan dan juga Friska," jawab Salsa yang membuat Juan baru mengingat sesuatu yang sudah pasti itu sekarang sedang terjadi.


Duh pasti sekarang Kenan sedang menertawakan aku, sudah melihat dan mendengar semuanya tadi, aku lupa, aku benar-benar lupa rumah Kenan itu penuh dengan CCTV, ahh tapi masa bodohlah, aku harus bicara dulu dengan Ela batin Juan.


Dan memang benar Kenan sedang tertawa-tertawa sekarang.


Kenan begitu melihat Salsa keluar sambil membawa ponselnya, dia jadi kepo, dan berpikir jangan-jangan Juan yang menelepon Salsa, dia pun memantau Salsa karena kebetulan dia melihat istrinya tidak dekat-dekat dengan cowok apalagi Dafa jadi dia bisa tenang sedikit dan memantau Salsa.


Dan betapa senangnya dia begitu mengetahui bahwa memang Juan lah yang menelepon Salsa hanya untuk menanyakan Ela.


"Kenapa kak Juan jadi diam?" tanya Ela yang tidak mendengar Juan berbicara lagi.


"Tolong beritahu pada Ela aku ingin berbicara dengan dia, kalau dia tidak mau kamu harus memaksanya supaya dia mau berbicara dengan aku," ucap Juan.

__ADS_1


Ya ampun ini beneran kak Juan kok tumben banget sih sampai maksa gini, sebenarnya hubungannya dengan Ela itu seperti bagaimana sih batin Salsa heran dengan sikap Juan yang tidak seperti biasanya, karena biasanya Ela yang pemaksaan dan Juan hanya diam saja bahkan terlihat tidak perduli, tapi sekarang mereka seperti sedang tukaran jiwa.


"Salsa kamu dengar nggak yang aku bilang?" tanya Juan.


"Iya dengar kak, dengar banget malah," ucap Salsa.


"Aku panggilin dulu yah kak semoga saja dia mau supaya aku nggak perlu maksa dia," ucap Salsa sambil masuk ke dalam rungangan lagi.


"Iya," ucap Juan.


"Kakak tutup dulu telfonnya, nanti aku yang telfon bentar kak kalau Ela mau bicara," ucap Salsa.


"Nggak usah, aku nggak mau tutup telfonnya, ayok kamu beritahu dia aku mau bicara dengan dia," ucap Juan sambil mondar-mandir kayak setrika di dalam apartemennya.


"Baik kak kalau itu mau kakak," ucap Salsa.


Belum lama Salsa masuk di dalam ruangan, Jojo pun ikut masuk juga.


Juan mendengar dengan jelas Ela yang sedang bernyanyi bersama dengan Farel dengan lagu yang romantis, membuat Juan di landa sakit hati.


Enak banget dia nyanyi-nyanyi batin Juan.


Salsa pun menunggu Ela sampai selesai bernyanyi karena sudah tidak lama lagi lagunya selesai. Begitu selesai Salsa langsung berbisik pada Ela tentang keinginan Juan sedangkan Farel lanjut bernyanyi dengan memilih lagu lain.


"Gue nggak mau," bisik Ela setelah Salsa selesai memberitahukan dia tentang keinginan Juan.


"Ayolah Ela loe mau, masa loe kayak gini sih kak Juan juga nelfon terus nih, loe bicara ajah dulu, jujur gue kaget banget dengan perubahan drastis loe ini tahu nggak" bisik Salsa.


"Duh gue udah malas bicara dengan kak Juan tahu nggak, lagian apa juga sih yang mau dia bicarakan dengan gue, karena gue rasa hubungan gue dengan kak Juan nggak dekat cuma gue ajah yang paksa dekat kemarin-kemarin," bisik Ela lagi.


"Setidaknya loe bicara ajah dulu, nih loe harus bicara," bisik Salsa lagi sambil memberikan ponselnya kepada Ela.


"Oke, loe bawel banget sih kayak emak-emak ajah heran gue" ucap Ela sambil mengambil ponsel dari tangan Salsa lalu segera keluar dari dalam ruangan untuk berbicara dengan Juan.

__ADS_1


__ADS_2