Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Bergerak sedikit,,,


__ADS_3

Friska percaya pada pria dihadapannya karena terlihat dari mata pria itu bahwa pria itu sangat tulus pada dirinya.


"Nama kamu siapa?" tanya Friska.


"Riki,," jawab pria itu sambil tersenyum lembut pada Friska.


"Kamu benar-benar orang yang mencintai ku?" tanya Friska.


Riki langsung mengangguk dengan cepat.


"Aku sangat mencintai kamu,, aku tau kamu pasti mengira aku berbohong padamu,, tapi aku nggak mungkin merawat kamu sampai seperti ini,,, menyiapkan dokter pribadi untuk mu,, membawa mu jauh agar aman,, kalau aku tidak mencintai kamu,, aku benar-benar mencintai kamu,," ucap Riki sambil mengelus lembut rambut Friska.


"Maaf kalau aku melupakan kamu,, tapi aku akan usaha mengingat kamu,," ucap Friska.


"Iya nggak apa-apa kok,, kamu jangan paksa untuk mengingat yah,, pelan-pelan saja,, aku nggak mau kamu sakit,," ucap Riki.


Tidak perlu mengingat masa lalu mu,, aku juga nggak mau kamu mengingat aku,, aku hanya ingin memulai semuanya dari awal bersamamu tanpa Kenan,, batin Riki.


"Iya,," ucap Friska sambil tersenyum meskipun saat ini hati Friska masih sakit karena kehilangan anaknya,, namun melihat Riki yang begitu baik padanya membuat Friska tidak tega memperlihatkan kesedihannya,, satu hal yang pasti Friska sangat membenci Kenan.


"Aku keluar dulu yah,, aku ingin berbicara dengan dokter sebentar, kamu istirahat saja dulu,," ucap Riki sambil tersenyum.


Friska pun mengangguk.


Di luar ruangan...

__ADS_1


"Kenapa kamu tidak jujur mengenai namamu? kenapa mesti berbohong?" tanya sahabat dokter itu yang bernama Samuel.


"Nanti saja aku jujur karena aku takut dia mengingat masa lalunya kalau terlalu sering menyebut namaku,, yang terpenting berikan dia obat yang tidak akan mengingat lagi masa lalunya tapi tidak membahayakan Friska juga,, pokoknya aku nggak mau dia mengingat masa lalunya,, dia harus benar-benar lupa dengan masa lalunya," ucap Riki.


"Okelah,," ucap Samuel.


"Lalu apa yang akan kamu lakukan sekarang? penantian mu membuahkan hasil sekarang,, Friska sudah sadar,, apa lagi selanjutnya? kamu langsung mau menikahi dia?" tanya Samuel.


"Aku harus pulang dulu ke Indonesia agar tidak ada kecurigaan sedikit pun," ucap Riki.


"Jaga baik-baik calon istriku ketika aku ke Indonesia,,," ucap Riki lagi.


"Iya kalau itu tenang saja,,"


"Jangan lupa berikan dia obat yang aku inginkan,," ucap Riki lagi.


Riki pun segera masuk lagi ke dalam kamar Friska bersama Samuel.


"Sayang,, aku ada urusan pekerjaan sedikit,, aku harus segera mengurusnya,, kamu disini baik-baik yah,, aku janji akan cepat menyelesaikan pekerjaan ku,," ucap Riki lembut pada Friska.


"Iya," ucap Friska.


Cinta mu sangat besar pada Friska,, tapi sayang dia istri orang,, cinta yang datang diwaktu yang salah,, batin Samuel.


##################

__ADS_1


"Raka kamu kemana saja kenapa baru muncul sekarang?" tanya Juan sambil melihat Raka yang tampak khawatir.


"Gimana keadaan Kenan dan dek cantik? apa benar dek cantik belum ditemukan sampai saat ini?" tanya Raka yang tidak menggubris pertanyaan Juan sebelumnya.


"Iya Nona Friska belum ditemukan,, dan Tuan Kenan belum sadarkan diri sampai sekarang,," ucap Juan lemah.


Semua sahabat-sahabat Friska benar-benar sedih mendengar itu semua. Mereka juga sudah usaha untuk menemukan Friska namun belum ada hasil.


"Kenapa kalian bisa lengah!!!" ucap Raka marah.


Juan melihat jelas bagaimana khawatirnya Raka saat ini.


"Aku akan membantu pencarian dek cantik,, aku yakin dia pasti masih hidup namun ada kemungkinan diculik,," ucap Raka.


"Iya,, kami juga berpikiran seperti itu,," ucap Farel.


"Aku sudah mencarinya bahkan kembali ke lokasi kejadian,, tapi aku tidak melihat Friska,, aku tidak menemukan petunjuk,, orang yang menculiknya sangat pintar,, dia sudah menyusun rencana dengan sangat matang,," ucap Jojo juga.


Mereka yang biasanya suka bercanda perlahan sudah mulai bersikap dewasa dan meskipun mereka sedang mendaftar kuliah mereka selalu menyempatkan diri mencari tau keberadaan Friska dan juga menjenguk Kenan.


"Ardi juga bilang saat ini dia dan Dafa sedang mencari diberbagai rumah sakit tapi tidak ada sedikit pun tanda-tanda Friska dirawat di rumah sakit,, Dafa bersama Ardi sedang menuju kesini," ucap Jojo lagi yang mendapatkan informasi dari Ardi tadi karena Ardi dibonceng Dafa jadi lebih mudah memberikan informasi pada sahabatnya.


"Aku harus segera pergi sekarang,, dek cantik harus segera ditemukan,, Kenan kamu cepat bangun agar bisa mencari dek cantik,, kalau kamu tidak mau bangun aku akan memanggil istrimu dengan panggilan dek cantik terus, bahkan aku akan mengambilnya dari kamu kalau kamu nggak bangun,," ucap Raka lalu segera pergi.


Sahabat-sahabat Friska langsung melongo begitu mendengar ucapan Raka berbeda dengan Juan yang sudah biasa dan tau sejak dulu Raka mencintai Friska. Jadi ucapan seperti itu sudah biasa menurut Juan. Bahkan banyak ucapan Raka yang lebih parah dari itu karena sangat mencintai Friska.

__ADS_1


Belum ada yang menyadari jika jari-jemari Kenan bergerak sedikit setelah Raka mengucapakan kata-kata barusan.


#####,,,,,,,,#######


__ADS_2