
Nenek Raka langsung mengernyitkan dahinya begitu mendengar ucapan mereka.
Hufft untung aja si Raka ini ada urusan juga,,, senang banget aku,, jadi jalan dengan kak Jeki,, batin Salsa yang sangat bahagia luar biasa.
"Kalian kok barengan ada urusan,," ucap nenek Raka sambil melihat Raka,, Salsa dan juga Elsa.
"Yah,, nggak tau juga nek,, kebetulan aja kali," ucap Raka.
"Yang pastinya nek,, Sinta ini pasti urusannya bukan untuk selingkuh dari aku," ucap Raka sambil melihat neneknya.
"Jangan cuma Sinta aja,, kamu juga jangan selingkuh,,, nanti malam kamu nggak ketemuan dengan cewek kan?" ucap nenek Raka sambil melihat Raka penuh selidik.
"Yah nggak dong nek,, kan nenek tau sendiri gimana kesetiaan aku ini,, dan Sinta juga tau,, iyakan sayangku?" ucap Raka sambil melihat Salsa dan tersenyum.
Ishhh dasar,,, ngapain sih dia manggil aku sayang,,, kesal banget aku dengarnya,,, batin Salsa kesal.
Salsa pun berusaha tersenyum.
"Iya nek,, aku tau pacarku ini sangat setia nek,,, jadi nggak mungkin dia berselingkuh,, lagian kalau dia selingkuh berarti dia yang rugi karena telah kehilangan wanita seperti aku," ucap Salsa dengan kepedeannya sambil tersenyum.
__ADS_1
Dasar bocah kepedean banget kamu,, batin Raka sambil melihat Salsa yang sedang tersenyum mengejek pada Raka.
"Kamu benar sekali sayang,, Raka akan rugi kalau kehilangan kamu,," ucap Nenek Raka.
Elsa hanya bisa tersenyum bahagia melihat Raka dan Salsa yang sangat dekat dimatanya,,, dan juga Nenek Raka yang menyukai Salsa.
Aku akan mengikhlaskan kak Raka,,, semoga kakak bahagia selalu dengan Sinta,, batin Elsa sambil tersenyum.
################
Malam harinya....
Ya ampun istriku ini sangat cantik,,, kapan penerus aku akan ada yah,, pasti dia akan sangat cantik atau ganteng,, secara mama sama ayahnya bibit unggul begini,, batin Kenan yang sudah membayangkan Friska hamil.
Lalu tiba-tiba dia langsung teringat dengan Raka dan Dafa yang akan datang di acara itu juga,, senyum di bibir Kenan pun langsung hilang seketika.
Kenan dengan segera mendekati istrinya yang sedang duduk di depan cermin.
"Sayang kamu di rumah aja yah," ucap Kenan yang langsung membuat Friska melihat ke arah Kenan.
__ADS_1
"Coba katakan sekali lagi," ucap Friska dengan tatapan membunuhnya pada Kenan.
Kenan pun langsung nyengir begitu mendapat tatapan seperti itu dari istrinya.
"Kamu di rumah aja istriku sayang,, nanti kalau aku tiba di sana dan acaranya di mulai,, aku akan video call sama kamu sayang biar kamu lihat juga,, ucap Kenan sambil tersenyum tanpa dosa.
"Aku melarang kamu istriku karena banyak pria di sana,, kamu terlalu cantik aku nggak mau kamu di goda-goda,, jadi di rumah aja yah sayang," rayu Kenan lagi.
"Nggak mau,," ucap Friska sambil meninju meja membuat Kenan langsung menelan salivanya kasar.
Ya ampun istriku galak banget,, dia aja nih yang bisa seperti ini sama aku,,, batin Kenan.
"Baiklah istriku sayang kamu ikut,,, tapi bisa nggak jangan terlalu cantik seperti ini,," ucap Kenan lagi.
"Gitu dong aku boleh ikut," ucap Friska sambil tersenyum.
"Aku udah cantik memang seperti ini,, nggak bisa jelek,,, jadi bersyukur aja punya istri cantik seperti aku,," ucap Friska.
"Lagian mau gimana pun banyaknya cowok,, tetap kamu yang aku cintai suamiku sayang,,, mereka nggak ada apa-apanya kalau dibandingkan dengan suamiku,," ucap Friska lalu mencium bibir Kenan.
__ADS_1
Sementara Syeila sedang berencana menelepon Ela untuk memberitahukan semuanya dan mau sombong pada Ela.