
Salsa benar-benar merasa sangat bahagia luar biasa begitu mendengar ajakan Jeki,, pria yang dia tunggu-tunggu.
Akhirnya ada partner,,, batin Salsa sambil tersenyum bahagia.
"Halo Sal,, kamu dengar yang aku katakan?" ucap Jeki karena tidak mendengar ucapan apapun dari Salsa.
"Ehhh iya kak dengar kok,, dengar banget malah," ucap Salsa cepat.
Jeki pun tersenyum begitu mendengar ucapan Salsa yang kedengarannya sangat bersemangat.
"Jadi gimana kamu mau nggak?" ucap Jeki lagi.
"Iya mau banget kak,," jawab Salsa cepat.
Duhh Salsa semangat banget kamu,, tapi nggak apa-apa kali yah,, itu kode untuk kak Jeki kalau aku tuh sangat senang pergi bersama dia,, batin Salsa lagi.
Jeki lagi-lagi tersenyum begitu mendengar ucapan semangat dari Salsa.
__ADS_1
"Emm oke kalau gitu,,, aku jemput kamu yah nanti malam,," ucap Jeki lagi.
"Iya kak,,, setelah aku dandan yah kak,,," ucap Salsa lagi.
"Sebenarnya biar kamu nggak dandan kamu tetap cantik kok,, apalagi dimata aku kamu sangat cantik,," ucap Jeki sambil menahan rasa malunya setelah mengucapkan itu.
Duhh kok aku nggak bisa nahan diri untuk memuji dia,, gimana kalau Salsa ngiranya aku gombal,,, padahal aku nggak gombal sama sekali,,, aku benar-benar melihatnya seperti itu,, batin Jeki yang sudah panik campur malu.
"Kak Jeki juga ganteng,,, dimata aku ganteng banget kak,,,," ucap Salsa sambil tersenyum malu-malu.
Salsa yang sedang senyum-senyum air mukanya langsung berubah seketika begitu melihat Raka yang sedang berjalan menuju ke arahnya.
"Emm kak aku sakit perut nih kak mau ke WC dulu,, udah dulu yah kakak ganteng,,, aku tunggu di rumah yah nanti malah,,, bye kak,," ucap Salsa lalu segera menutup panggilan telfonnya dengan Jeki.
Jeki langsung senyum-senyum begitu mendengar ucapan Salsa,, tanpa curiga sedikitpun dengan Salsa yang langsung menutup panggilan telfonnya,, dia percaya dengan Salsa yang mengatakan bahwa dirinya mau ke WC.
"Kenapa lagi?" ucap Salsa kepada Raka begitu sudah menutup panggilan telfonnya dengan Jeki.
__ADS_1
"Kamu bertelur yah disini? lama banget tau nggak,, nenek dari orang ganteng yang kamu puji-puji dibelakang,, sedang menunggu kamu tuh,, jadi cepat," ucap Raka dengan kepedeannya.
Astaga menyesal banget aku memuji dia,, kepedean banget sih nih orang,,, batin Salsa.
"Iya nih aku udah mau ke sana kok,,, kamu nggak ganteng nggak usah kepedean banget,,, dan satu lagi aku bukan ayam yang bisa bertelur,," ucap Salsa lalu segera berjalan menuju ke tempat nenek Raka dan Elsa sambil melihat kesal pada Raka.
"Dasar udah ketahuan mengakui aku ganteng masih aja sok nggak mengakui," ucap Raka sambil mengikuti Salsa dari belakang.
"Khilaf aku mengucapkan itu,," ucap Salsa juga.
Raka hanya senyum begitu mendengar ucapan Salsa.
##############
"Sayang kamu sampai malam kan disini? biar Raka aja yang mengantar kamu pulang sebentar,," ucap Nenek Raka yang langsung membuat Salsa panik karena dia sudah ada janji dengan Jeki.
"Hmm nggak bisa nek aku ada urusan nanti malam,, dan ini sangat penting,," ucap Raka begitu mengingat Juan yang akan melamar kekasihnya.
__ADS_1
"Iya nek aku juga ada urusan nanti malam," ucap Salsa juga.
"Kita sama semua yah,, aku juga ada urusan nanti malam,," ucap Elsa juga yang mengingat Ela sepupunya akan dilamar,, walaupun Elsa benar-benar masih shock karena pelamaran Ela yang sangat mendadak menurut Elsa.