
"Haa kenapa bisa begitu, bukannya kamu sangat mencintai tante-tante itu?" Tanya Friska dengan cemberutnya.
Kenan benar-benar gemas melihat ekspresi Friska itu.
"Aku sudah lama tidak mencintainya karena aku mencintai kamu hanya saja baru aku menyadarinya sekarang, untung saja belum terlambat, untung saja kamu nggak di ambil orang dan masalah balas dendam itu panjang ceritanya sayang tapi intinya aku hanya ingin membuat wanita itu menderita" ucap Kenan sambil memeluk Friska.
"Kenapa bisa begitu, ceritakan padaku, aku penasaran nih" ucap Friska yang seketika menjadi wanita kepo.
"Makanya respon dulu pernyataan cintaku tadi sayang" ucap Kenan sambil mencubit gemas hidung mancung istrinya itu.
"Emm itu aku nggak tahu gimana harus meresponnya, baru kali ini ada yang menyatakan perasaannya sama aku, jadi aku bingung mau respon gimana, kamu nggak marah kan sayang" ucap Friska sambil memeluk manja Kenan.
Gimana mau marah kalau kamu sudah manja begini sayang batin Kenan.
"Nggak kok sayang, ya sudah kamu nggak perlu meresponnya hanya saja kamu harus mulai belajar mencintai aku karena aku tahu kamu mungkin belum mencintai aku tapi aku akan membuatmu jatuh cinta padaku juga, jangan mencintai laki-laki lain kalau itu terjadi kamu akan lihat bagaimana kejamnya aku" ucap Kenan lembut tapi penuh ancaman.
Friska pun menganggukan kepalanya pertanda dia mengerti.
"Sayang ceritakan aku tentang tante-tante itu" ucap Friska lagi yang masih kepo.
"Intinya saja yah sayang besok kan kamu mau sekolah" ucap Kenan sambil mengusap lembut rambut Friska.
"Iya sayang" ucap Friska.
"Emm jadi gini sayang selama ini itu dia hanya memanfaatkan aku saja, dia tidak mencintai aku dan dia juga selingkuh di belakang aku dan selingkuhannya itu adalah Rio" ucap Kenan.
Friska pun tersentak mendengar nama Rio.
"Rio yang aku kenal?" Tanya Friska.
"Iya sayang, itu sebabnya aku melarangmu dekat-dekat dengan Rio" ucap Kenan.
"Tapi kak Rio itu baik sayang orangnya dan aku nggak tahu mau alasan apa untuk menjauhi kak Rio terus aku juga belum menepati janji aku sama kak Rio" Ucap Friska sambil mengingat-ngingat Rio yang tidak pernah jahat padanya.
"Ya sudah sayang tepati dulu janjimu terus jauhi dia, dan jangan bahas tentang wanita nggak tahu diri itu pada Rio bersikaplah seperti biasanya" ucap Kenan.
Friska pun lagi-lagi menganggukan kepalanya pertanda mengerti.
"Kamu janji apa padanya sayang bukan yang macam-macam kan?" Tanya Kenan lagi dengan penuh selidik.
__ADS_1
"Bukan dong, aku hanya mau mentraktir dia ajah karena pernah menolongku" Jawab Friska.
"Oh ya sudah traktir dia cepat dan nggak usah dekat-dekat dengan dia sayang, ini saja susah untuk aku mengizinkan kamu"
"Emm"
"Gitu saja sayang respon kamu" ucap Kenan tak habis percaya.
"Aku mau respon gimana lagi sayang maunya kamu, aku mengerti kok gimana harus bersikap sama kak Rio, dan aku juga akan menjaga perasaan suami tersayangku ini"
Kenan hanya senyum-senyum tidak jelas mendengar ucapan istrinya itu.
"Oh iya sayang aku ke kantor kamu nanti yah, kalau perlu aku bawah geng-geng aku" ucap Friska lalu tertawa sambil membayangkan bagaimana nantinya Adelia.
Kenan pun ikut tertawa.
"Boleh sayang, tapi teman cewek saja yah, siapa tahu ada yang bisa menggetarkan hati Juan biar dia tidak jadi jomblo ngenes terus"
"Sepertinya nggak ada deh sayang, om Juan kan pasti sudah pernah bertemu mereka tapi biasa ajah tuh om Juannya" ucap Friska.
"Siapa tahu ajah kan sayang nanti hasilnya beda" ucap Kenan.
Mana mungkin aku lakukan semua itu sayang sedangkan hatiku sepenuhnya cuma buat kamu, memikirkan wanita lain pun tidak sama sekali batin Kenan.
"Memang kalau aku lakukan itu, kamu mau ngapain aku sayang?"
"Aku nggak biarin kamu peluk-peluk aku kayak gini apalagi cium aku lebih nggak ada lagi"
"Ehh jangan gitu dong , aku nggak akan lakukan itu, ayo kita tidur sayang nggak usah cemburu terus" ledek Kenan.
"Ihh aku nggak cemburu"
"Iya-iya istriku nggak cemburu" ucap Kenan.
Mereka pun tidur bersama dengan perasaan Kenan yang lagi bahagia-bahagianya.
#####
Kenan ke kantor dengan wajah yang berseri-seri bagaimana tidak pagi-pagi Friska sangat manja padanya bahkan sampai di sekolahnya pun, Kenan bahkan tidak memperdulikan Adelia yang sengaja terlihat kasian di depan Kenan, Adelia sengaja seperti itu agar Kenan kasihan kepadanya dan mau memberikan dia pekerjaan yang lebih bagus dari cleaning service.
__ADS_1
Adelia pun memutuskan untuk segera ke ruangan Kenan karena tidak mendapatkan respon dari Kenan tadi.
Adelia langsung masuk saja tanpa mengetuk pintu membuat Kenan kesal.
"Adelia kamu bisa kan mengetuk pintu dulu kalau masuk di ruangan aku" ucap Kenan kesal.
Adelia tak memperdulikan ucapan Kenan.
"Kenan kamu kenapa berubah sih sama aku, kamu sudah tidak memperdulikan aku, bahkan kamu nggak ada kasiannya sama aku yang jadi cleaning service di perusahaan kamu, sedangkan kamu itu pacar aku"
Itu karena aku malas melihat wajahmu itu, lagian pekerjaan itu sangat cocok dengan kamu batin Kenan.
"Itu hanya perasaan kamu saja Adelia, kembali ke tempatmu, kamu mau di pecat"
"Kenan, kamu masih menganggap aku pacar kamu nggak sih?"
"Menurutmu, kamu jangan berpikiran macam-macam Adelia, aku bersikap begini sama kamu karena orang tua aku yang menyuruh untuk mempekerjakan kamu sesuai dengan yang kamu bisa, mereka sudah mengetahui semuanya dan akhirnya menyuruh Juan untuk memilihkan kamu pekerjaan, kamu mengertilah sedikit yah" ucap Kenan dengan kebohongannya.
"Heem oke aku akan mengerti sayang, terus mana ponsel yang kamu janjikan padaku?"
Kenan pun teringat dengan perkataannya pernah waktu dia masih sangat bodoh karena percaya pada Adelia.
"Aku juga nggak bisa memberikan kamu ponsel karena orang tua aku akan mengetahui semuanya, aku nggak mau mereka semakin salah paham sama kamu dan semakin tidak menyukai kamu, ini semua demi kebaikan. Kembali ke pekerjaan kamu Adelia masih banyak yang mesti kamu bersihkan, di sini tidak ada perlakuan khusus untuk kekasih presdir"
Adelia pun langsung keluar dari ruangan Kenan dengan perasaan yang teramat kesal sedangkan Kenan sama sekali tidak perduli dan sangat bahagia melihat kekesalan Adelia.
Kenapa semenjak keluar dari ruangan Kenan, aku di suruh-suruh terus, capek banget pasti mereka sengaja batin Adelia sambil mengomel.
Semua itu memang tidak lepas dari perintah Kenan.
#################
Mampir ke novelku yang lain juga yah judulnya...
-Takdirku bersamamu
-Seorang Pelayan
klu nggak nemu di pencarian,, tinggal klik fotoku ajah,,semuanya novelku ada di profil
__ADS_1
Makasih sebelumnya buat yang sudah baca😊😊😊