
"Iya tuan, Adelia di penjara karena dia telah menculik Nona Friska, seperti perintah tuan agar kita menjaga Nona Friska terus, ketika Nona Friska di culik kita sebenarnya sudah mau menolongnya namun tidak jadi karena Kenan Mahardika datang lebih dulu di saat kita sedang menyusun rencana" ucap bawahan Rio.
"Berapa orang yang menculik Friska?" tanya Rio.
"Satu orang tuan, kita menyusun rencana terlebih dahulu karena kita mengira bawahan Adelia banyak, kita hanya tidak mau membuat Nona Friska berada dalam bahaya tapi ternyata cuma satu orang dan Kenan Mahardika datang tepat waktu"
"Oh baguslah, aku rasa Kenan telah mencintai Friska" ucap Rio.
"Sekarang antarkan aku ke tempat Adelia di penjara" perintah Rio.
Bawahan Rio pun segera mengantar Rio ke tempat Adelia.
######
Adelia terlihat sangat mengenaskan di mata Rio begitu Rio bertemu dengan Adelia.
"Rio sayang kamu datang kesini, kamu pasti mau mengeluarkan aku dari sini kan" ucap Adelia dengan perasaan bahagianya.
Jangan harap, aku bahkan sangat bahagia kamu berada pada tempatnya batin Rio.
"Kenapa kamu jadi mengenaskan seperti ini Adelia?" tanya Rio walaupun Rio sudah menduga pasti ini perbuatan Kenan.
Adelia tampak langsung sangat kesal karena dia mengingat Friska yang telah membuatnya terlihat sangat mengenaskan saat ini.
"Ini semua karena Friska, perempuan itu benar-benar sangat menjengkelkan dan sangat menakutkan" ucap Adelia.
Rio tampak sedikit terkejut begitu mengetahui Friska yang membuat Adelia terlihat sangat mengenaskan, Rio pikir itu perbuatan Kenan.
"Karena Friska, memang dia apain kamu?" tanya Rio penasaran.
"Dia mengeluarkan bela dirinya kepadaku yang tidak tahu bela diri sama sekali. terlihat jelas sekali kalau ternyata dia bisa bela diri padahal aku pikir dia wanita lemah padahal dia wanita bar-bar, wanita seperti itu kok bisa jadi keponakan Kenan" curhat Adelia.
Haa Friska bisa bela diri, ya ampun dia benar-benar wanita yang susah di cari di zaman sekarang ini, Adelia-Adelia dia itu bukan keponakan Kenan tapi istrinya, seandainya dia bukan istri orang aku pasti akan mengejarnya terus tapi sekarang aku nggak bisa lagi mengejarnya karena aku yakin Kenan sudah mencintai Friska dan itu sudah cukup batin Rio.
"Oh syukur deh, aku senang banget kalau Friska lakukan itu padamu" ucap Rio santai lalu tertawa.
Adelia benar-benar terkejut begitu mendengar ucapan Rio yang jauh dari luar dugaannya.
__ADS_1
"Kamu kok ngomong gitu sih Rio" ucap Adelia kesal.
"Terus aku mau ngomong apa lagi memang aku senang kamu di penjara dan Friska lakukan itu padamu, kamu memang pantas mendapatkan itu Adelia, dan ingat aku datang kesini hanya ingin memberitahu kamu jangan pernah lakukan hal jahat lagi pada Friska kalau kamu keluar nanti, yah walaupun nggak jelas sih kapan kamu akan keluar" ucap Rio lalu segera pergi dari penjara itu.
Adelia berusaha menahan Rio namun percuma saja.
Friska semoga kamu selalu baik-baik saja, aku harap Kenan bisa menjagamu dengan baik tapi aku yakin sih pasti dia bisa menjagamu, aku akan usaha tidak mengganggumu walaupun aku sangat mencintai kamu tapi kenyataan ini tidak bisa di ubah kamu istri orang, perasaan ini aku akan simpan jauh di dalam lubuk hatiku yang hanya aku saja yang tahu, karena sampai kapanpun tidak akan ada yang bisa menggantikan posisimu di hatiku walaupun kamu tidak tahu apa-apa dan juga terima kasih Friska kamu sudah mengembalikan sifatku yang dulu sebelum bertemu Adelia, sifat baik dan polosmu mengingatkan aku pada seseorang yang sudah meninggal batin Rio.
######
Pagi hari
"Sayang" ucap Friska manja sambil berusaha membangunkan Kenan yang lagi memeluknya.
"Emm" jawab Kenan tapi belum membuka matanya.
"Sayang bangun dong" ucap Friska sambil berusaha membangunkan Kenan.
"Emm bentar sayang" ucap Kenan sambil mempererat pelukannya pada Friska.
Ya ampun aku seperti guling saja batin Friska.
Ternyata suamiku ini sangat tampan batin Friska.
Friska pun mengecup bibir Kenan.
"Bagus yah cara kamu bangunin aku sayang" ucap Kenan sambil membuka matanya.
"Tambah lagi dong" rayu Kenan.
"Ihh apaan sih, bangun deh sekarang aku mau buat sarapan pagi nih, kamu nggak pergi kerja emang"
"Nggak aku lagi malas lagian ini kan hari libur" ucap Kenan sambil memeluk Friska lagi.
"Kamu kan biasanya biar hari libur kerja juga"
"Sekarang aku lagi malas, aku lagi ingin berduaan dengan istriku" ucap Kenan lalu mengecup leher Friska sambil tangannya yang sudah kemana-mana.
__ADS_1
Friska benar-benar kegelian dengan kelakuan Kenan.
"Iya kamu kalau lagi malas yah malas ajah sayang, tuh bibir dan tangan di kondisikan dong" ucap Friska sambil menjauhkan tangan Kenan dari tubuhnya.
Namun Kenan tetap melakukan aktivitas paginya.
"Istriku pagi-pagi itu enak seperti ini" ucap Kenan yang mulai bertingkah seperti bayi.
"Ihh udah dong, ingat umur sayang masa kamu kayak bayi gini" Ucap Friska.
Kenan pun tiba-tiba teringat dengan janjiannya bersama dokter wajah pribadinya.
"Ya ampun sayang aku baru ingat ada urusan ternyata, aku mandi dulu yah. Dan yang tadi itu sayang cuma pemanasan lagian kamu harus menyusui ayahnya dulu baru anaknya, jadi biasakanlah dirimu" ucap Kenan lalu mengecup kening Friska yang lagi diam mematung setelah mendengar ucapan Kenan.
Melihat istrinya yang diam mematung dia pun mencium bibir istrinya lagi.
"Kamu mesum banget sih" ucap Friska setelah Kenan selesai mencium bibirnya.
"Sama istri juga, aku mandi dulu yah istriku yang cantik, yang muda, yang harus di jaga baik-baik" ucap Kenan gemas lalu beranjak dari tempat tidur menuju kamar mandi.
"Lebay" teriak Friska.
Kenan hanya tertawa saja sambil berjalan masuk ke dalam kamar mandi.
######
"Loh sayang kamu kok pakai baju itu, aku udah siapin loh tadi" ucap Friska begitu melihat Kenan yang tidak menggunakan baju yang telah di siapkannya.
"Oh karena aku nggak ke kantor istriku hari ini" ucap Kenan sambil duduk di kursi meja makan.
Friska pun mengernyitkan keningnya bingung.
"Terus kamu mau kemana sayang?"
"Ada deh sayang, ini itu urusan untuk masa depan pokoknya penting banget"
Friska semakin bingung setelah mendengar ucapan Kenan.
__ADS_1
"Ya udah aku ikut yah sayang, aku bosan nih di rumah" rayu Friska sambil duduk menyamping di paha Kenan lalu merangkulkan kedua tangannya di leher Kenan.
Aduh gawat nih kalau istriku ikut bakalan ketahuan dong kalau aku mau perawatan, entar dia malah ketawain aku lagi yang seperti cewek batin Kenan.