
"Tuan,, kita mau ngapain ke Korea Tuan?" tanya Juan dengan penuh tanda tanya.
"Mencari istriku," jawab Kenan.
"Hah,, Nona Friska ada disana?" tanya Juan lagi yang masih bingung.
"Iya,, ada kemungkinan besar istriku ada disana," ucap Kenan.
"Kok dia tidak pulang Tuan? dan kenapa dia bisa berada disana?" ucap Juan lagi.
Kenan langsung menghentikan langkah kakinya. Karena mendengar ucapan Juan.
"Kamu benar sekali Juan,, jika istriku benar-benar ada disana kenapa dia tidak pulang? dan kenapa bisa ada disana? ayo kita cepat ke sana,, aku tidak mau terjadi sesuatu pada istriku,," ucap Kenan yang semakin ingin sampai ke Negara itu.
"Biarkan Jeki disini,, kamu tidak perlu khawatir,, Raka juga ikut kok,, jadi dia juga pasti tidak akan datang sendiri,," ucap Kenan yang sudah mengerti dengan Juan yang pasti akan mengurus para anak buah Kenan untuk pergi ke sana.
"Tuan,, yakin Nona Friska ada disana? jadwal Tuan sangat padat minggu ini,," ucap Juan mengingatkan Kenan,, meskipun Juan sangat yakin jika Kenan pasti tidak akan perduli dengan itu jika berhubungan dengan istrinya.
__ADS_1
"Istriku lebih penting daripada jadwal itu," ucap Kenan sambil berjalan dengan cepat tak sabar ingin segera sampai ke Negara itu meskipun memerlukan waktu berjam-jam untuk sampai ke Negara itu.
Dalam perjalanan Kenan terus mencari tau mengenai Dafa,, namun informasi mengenai Dafa memang sangat tertutup,, dan Kenan baru menyadarinya sekarang,, Dafa juga bukan dari keluarga sembarangan,, Dafa dari keluarga terpandang memiliki banyak bawahan dan juga pintar.
Kenan jadi semakin curiga bahwa selama ini Dafa menyimpan perasaan pada istrinya. Karena Kenan juga tau bahwa istrinya pernah dekat dengan Dafa,, istrinya yang menyukai Dafa tapi tidak menyangka ternyata cinta mereka sebenarnya tidak bertepuk sebelah tangan,, Kenan pikir selama ini hanya istrinya lah yang menyukai Dafa. Namun nyatanya ada kemungkinan besar Dafa juga menyukai istrinya. Kenan merasa bersyukur menikahi istrinya duluan meskipun awalnya karena dijodohkan tapi itulah yang paling disyukuri Kenan saat ini dijodohkan dengan istrinya.
###################
Setelah perjalanan yang memakan waktu berjam-jam akhirnya mereka sampai juga. Sementara Raka sudah sampai lebih dulu,, Raka segera menjemput Kenan karena Raka sudah menyediakan tempat mereka akan tinggal sementara.
"Halo bro,, lama tak jumpa,," ucap Raka sambil melihat Juan dengan senyumnya.
"Akhirnya sadar juga nih Presdir,, gimana mau istirahat dulu atau langsung membahas mengenai Dafa nih?" ucap Raka yang sedang berada satu mobil dengan Raka saat ini juga bersama Juan.
"Tentu saja membahas Dafa,," ucap Kenan.
"Oke-oke,, aku juga sebenarnya maunya gitu,, Kenan anak itu bukan anak sembarangan,, susah sekali menemukan banyak informasi tentang dirinya,, dan kamu harus tau ini,, rumah Dafa sangat tertutup,, bahkan sepertinya teman-temannya yang lain tidak pernah ke rumahnya,, Dafa tidak pernah membawa teman seumurannya ke rumahnya bahkan wanita pun tidak pernah,, tapi ada satu wanita yang pernah ke rumahnya,, dan Dafa sendiri yang membawanya,, kamu mau tau siapa orangnya?" ucap Raka.
__ADS_1
"Siapa?" tanya Kenan.
"Sebelumnya aku katakan sebaiknya Juan siapkan kipas karena aku yakin AC ini tidak mampu mengurangi panasnya jadi kamu harus membantu dengan mengipasnya,," ucap Raka.
"Siapa Raka?" tanya Kenan lagi yang sudah sangat penasaran dan juga panas,, karena Kenan menduga ada kemungkinan istrinya.
"Istrimu Kenan,, hanya dia wanita yang pernah ke rumah Dafa,, dan Dafa sendiri yang membawanya,, berarti istrimu itu sangat spesial untuk Dafa bukan? bahkan Dafa selama ini tak pernah dekat dengan wanita manapun kan? padahal kalau di lihat-lihat dia itu tampan,, aku nggak munafik dia memang tampan,, dan juga pintar,, banyak prestasi yang dia dapatkan,, bahkan dia sudah memimpin perusahaan di umurnya yang masih sangat muda,, perusahaannya bukan hanya satu Kenan,, semua informasi mengenai Dafa hanya yang umum-umum saja,," ucap Raka yang langsung membuat Kenan mengepalkan tangannya.
"Darimana kamu tau kalau Nona Friska saja yang pernah ke rumah Dafa?" tanya Juan.
"Aku gunakan orang dalam,, sekali-kali ketampanan ku ini kadang bermanfaat bukan? tapi cuma itu saja informasi yang aku dapat,, karena wanita itu meskipun telah bekerja lama tetap saja tidak banyak tau,, aku itu sering ke Indonesia hanya malas bertemu kamu Juan,, karena aku benar-benar fokus mencari keberadaan wanita yang aku cintai sampai saat ini,, masih dia seorang yang ada di hatiku,," ucap Raka yang sudah siap-siap mendapatkan kemarahan dari Kenan.
"Cari mati!!!" ucap Kenan.
Belum selesai sakit hatinya mengenai Dafa yang hanya membawa satu wanita yaitu Friska ke rumahnya,, sekarang Raka lagi menambah-nambah sakit hatinya.
"Jangan dong tega kamu yah mau menghilangkan nyawa ku,, itu resiko mu yang mempunyai istri sangat cantik,, setidaknya aku tuh jujur Kenan dan nggak mungkin melakukan hal-hal yang jahat untuk mendapatkan istrimu meskipun cintaku ini sangat besar untuk dia,, dengan melihat dia bahagia dan baik-baik saja sudah cukup buatku,, nggak kayak Dafa main belakang,, diam-diam menghanyutkan,, meskipun belum pasti bahwa istrimu ada bersama Dafa,, tapi aku yakin 99% Dafa pasti ada hubungannya dengan kehilangan istrimu,," ucap Raka.
__ADS_1
##########,,,,,,,#########