Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Aku pergi dulu


__ADS_3

"Terus sayang?" tanya Friska.


"Sayang kamu kok nggak peka, aku pasti sangat merindukan kamu istriku, apa kamu tidak merindukan aku, aku bulanan loh di luar Negeri istriku sayang" ucap Kenan yang masih memeluk erat tubuh istrinya itu.


"Kan kamu bisa pulang sayang kalau rindu, karena kalau aku pasti nggak bisa sayang pergi ke luar Negeri karena sebentar lagi ujian" ucap Friska.


"Itu dia yang buat aku lemas nggak bertenaga seperti ini sayang, karena disana aku akan sangat sibuk jadi nggak bisa pulang," ucap Kenan lalu mencium lama bibir istrinya itu.


"Perusahaan disana sangat membutuhkan aku" ucap Kenan setelah mencium bibir istrinya itu, lalu membawa istrinya untuk duduk di sofa.


"Oh gitu yah, ya sudah sabar ajah sayang aku akan menunggumu disini dengan sabar" ucap Friska lalu tersenyum.


"Aku pasti sangat rindu sama kamu istriku, nggak tahu kalau aku bisa sabar" ucap Kenan yang sedang bergelayut manja pada istrinya itu.


"Harus bisa dong sayang kan bisa video call kalau rindu" ucap Friska.


"Tapi aku nggak bisa cium kalau video call istriku, nggak bisa bermanja-manja padamu, aku juga nggak bisa merasakan kamu manja-manja padaku, hemm pokoknya aku malas banget membayangkannya" ucap Kenan frustasi.


"Kan bisa nanti kalau kamu sudah pulang sayang" ucap Friska.


"Masih lama" ucap Kenan.


"Kapan sih sayang kamu mau ke luar Negeri?" tanya Friska.


"Besok sayang" jawab Kenan lemas.


"Apa!!! ucap Friska terkejut.


"Iya besok sayang makanya aku sangat lemas" ucap Kenan.


"Sayang cepat banget, aku pikir masih lama" ucap Friska sambil cemberut dan terlihat tidak ikhlas kalau Kenan akan berangkat besok.


"Iya sayang besok, pokoknya kamu jangan macam-macam selama aku tidak ada di Indonesia istriku" ucap Kenan sambil memeluk Friska.


"Siapa juga mau macam-macam, emang nggak bisa nanti apa sayang?" tanya Friska sambil berharap.


"Nggak bisa sayang, aku harus berangkat besok" ucap Kenan.


"Pokoknya kamu nggak boleh macam-macam disini, jangan jalan dengan pria lain, kalau mau keluar rumah izin padaku dulu, aku juga sudah menyiapkan banyak pengawal untuk menjagamu dan menjaga rumah" ucap Kenan lagi.


"Ya ampun seriusan sayang?" tanya Friska seolah tak percaya.


"Iya istriku" jawab Kenan.

__ADS_1


"Oh iya om Juan ikut nggak sayang?" tanya Friska.


"Iya dia ikut sayang," jawab Kenan.


"Berarti dia nggak jadi dong jalan bersama Ela sayang?" tanya Friska.


"Jadi kok sayang, dia bisa menyusulku setelah jalan bersama Ela" jawab Kenan.


"Oh baguslah, jadi Ela nggak akan kecewa" ucap Friska.


"Iya sayang, lagian Juan itu harus jalan dengan seorang wanita biar dia nggak jomblo terus" ucap Kenan.


"Tapi om Juan sepertinya nggak peka orangnya" ucap Friska lalu tertawa.


"Padahal sayang kedua sahabatku itu menyukai om Juan loh" ucap Friska lagi setelah menyelesaikan tawanya.


"Iya Juan itu memang keterlaluan gobloknya, masa nggak mengerti juga, aku saja yang baru lihat sudah yakin kalau kedua sahabatmu itu menyukai Juan" ucap Kenan sambil geleng-geleng kepala dan memikirkan Juan yang jomblo itu.


"Sayang nggak boleh gitu, om Juan hanya polos saja" ucap Friska lalu tertawa.


"Iya sayang kamu benar" ucap Kenan juga.


"Oh iya, terus siapa yang mengurus perusahaan disini sayang?" tanya Friska.


"Oh itu ada Jeki sayang sopir yang pernah mengantar kalian, yang masih muda itu" jawab Kenan.


"Karena dia itu sepupu Juan, terus dia itu orangnya pintar dan juga jujur pokoknya mirip dengan Juan" jawab Kenan.


Friska benar-benar terkejut setelah mendengar ucapan Kenan.


"Beneran sayang?" tanya Friska memastikan sekali lagi.


"Iya istriku" jawab Kenan.


"Pantas saja dia mirip dengan om Juan" ucap Friska yang baru menyadarinya sekarang.


"Terus kenapa dia jadi sopir sayang?" tanya Friska.


"Karena aku yang sengaja menyuruhnya sayang, dia itu bisa bela diri makanya aku menyuruhnya untuk menjaga kamu, ehh ternyata istriku jago bela diri juga" ucap Kenan gemas.


"Tapi tetap aku akan menyuruh banyak pengawal untuk menjaga kamu baik di luar rumah maupun ketika kamu berada di rumah sayang" ucap Kenan lagi.


"Dan ingat ini sayang kamu jangan dekat-dekat dengan Dafa dan berikan kado ke Dafa yang biasa ajah jangan yang buat dia baper" ucap Kenan mengingatkan.

__ADS_1


"Iya sayang aku ingat kok, lagian kado apa juga yang akan membuat Dafa baper, aku nggak tahu tuh" ucap Friska.


"Jadi kalau kamu tahu, kamu akan memberikannya?" tanya Kenan dengan cemburunya.


"Tentu tidak aku kan sudah mempunyai suami yang tampan" ucap Friska lalu mencium bibir Kenan.


"Hemm memang pintar membuat aku bahagia kembali," ucap Kenan sambil mencubit hidung Friska gemas.


"Oh iya Raka masih berada di Indonesia sayang, dia sedang menyibukan diri sekarang karena lagi berusaha mengikhlaskan seorang wanita" ucap Kenan.


"Terus hubungannya dengan aku apa sayang, sudah lama juga aku tidak mendengar kabar dia, tapi kayaknya sekarang dia sedang patah hati karena kamu bilang tadi dia sedang mengikhlaskan seorang wanita, padahal kak Raka baik kok di tolak" ucap Friska.


"Dia nggak di tolak sayang tapi dia menyukai istri orang jadi dia harus mengikhlaskan" ucap Kenan.


Dan wanita itu adalah kamu istriku batin Kenan.


Friska tersentak kaget mendengar ucapan Kenan.


"Beneran sayang?" tanya Friska seakan tidak percaya.


"Iya sayang, jadi kamu tidak boleh dekat-dekat dengan dia selama aku tidak berada di Indonesia, nanti dia malah menyukai kamu sayang, aku nggak mau melukai dia nantinya" ucap Kenan.


"Hemm kamu ada-ada saja sayang mana mungkin kak Raka menyukai aku" ucap Friska lalu tertawa.


Tapi kenyataannya Raka sangat tergila-gila padamu sayang, aku sangat khawatir meninggalkan kamu disini sebenarnya batin Kenan.


"Pokoknya nggak boleh sayang dekat-dekat dengan dia" ucap Kenan lagi.


"Iya sayang" ucap Friska biar Kenan tidak bawel lagi.


"Oh iya kamu juga nggak boleh dekat-dekat dengan Rio sayang" ucap Kenan lagi yang tiba-tiba teringat dengan Rio.


"Haa kak Rio, aku sudah lama nggak mendengar kabar dia, jadi mana mungkin sayang aku dekat-dekat dengan dia" ucap Friska heran.


"Tetap saja sayang aku mengingatkan kamu, jangan sampai kan ketika dia tahu aku ke luar Negeri, dia malah mendekati kamu sayang" ucap Kenan.


"Ya ampun nggak mungkin sayang, udah nggak usah mikir macam-macam sayang" ucap Friska heran dengan pikiran Kenan.


"Dan kamu ingat baik-baik ini sayang, kamu jangan macam-macam disana, kalau sampai aku tahu kamu macam-macam, kamu akan mati di tanganku" ucap Friska yang terlihat sangat menakutkan, Kenan pun sampai menelan salivanya.


"Iya istriku aku nggak mungkin macam-macam" ucap Kenan.


"Ya udah ayo makan sayang" ajak Friska dan Kenan pun langsung menuruti ucapan istrinya itu.

__ADS_1


Pagi harinya


"Sayang aku pergi dulu, kamu jangan macam-macam disini, ingat sudah punya suami" ucap Kenan dengan ekspresi wajah yang tidak ikhlas meninggalkan istrinya.


__ADS_2