
"Bisa gitu yah," ucap Friska yang malah membuat Kenan tertawa.
"Bisa dong suami kamu kerenkan, udah cinta belum?" ucap Kenan dengan entengnya.
Friska pun langsung berjalan menuju mobil setelah mendengar ucapan dari Kenan.
"Tungguin suami kamu sayang, main kabur ajah," ucap Kenan sambil tersenyum.
Istriku-istriku, nggak mau ajah gitu bilang, iya aku cinta banget sama kamu suamiku, tinggal akui ajah kan gampang pakai malu-malu segala lagi batin Kenan.
"Sayang, pipi kamu merona gitu?" tanya Kenan begitu sudah berjalan di samping istrinya, sambil mencolek dagu istrinya.
"Iihh apaan sih nggak yah," ucap Friska.
"Iya deh nggak, sekarang kita langsung pulang atau jalan-jalan dulu sayang?" tanya Kenan.
"Emang kamu nggak capek kalau kita jalan-jalan dulu?" tanya Friska.
"Nggak dong asal kamu senang," ucap Kenan.
"Masa sih,"
"Serius loh ini sayang, gimana mau jalan-jalan nggak?" tanya Kenan lagi.
"Iya deh, temani aku nyariin kado buat Dafa, aku bingung sayang mau ngasih dia kado yang kayak gimana yang nggak buat dia baper seperti kata kamu, mana udah dekat lagi ulang tahunnya" ucap Friska jujur.
"Oke kalau gitu sayang, ayo aku temani kamu buat beliin Dafa kado atau aku ajah yang pilihin dan beliin buat dia, oke kamu harus setuju nggak boleh nggak," ucap Kenan lalu segera membukakan pintu mobil buat istrinya itu.
"Sayang aku bisa buka sendiri loh ini pintu mobil," ucap Friska lalu segera masuk ke dalam mobil.
"Iya aku tahu sayang, tapi supaya lebih romantis ajah gitu," ucap Kenan dengan senyumnya, sambil memakaikan sabuk pengaman buat istrinya itu.
Friska hanya geleng-geleng kepala, setelah itu Kenan pun segera duduk di tempat pengemudi lalu segera mengemudikan mobilnya.
"Sayang itu Renata dan orang suruhannya nggak bakalan kenapa-kenapakan kamu tembak gitu?" tanya Friska ketika masih berada di dalam mobil bersama Kenan.
Kenan pun tampak tak suka dengan pertanyaan istrinya itu yang masih juga khawatir kepada orang yang tidak pantas di khawatirkan.
"Sayang," ucap Friska lagi karena Kenan hanya diam saja padahal dia sudah kepo.
"Nggak usah tanyakan mereka sayang, mereka nggak pantas di khawatirkan lagian kalau mereka kenapa-kenapa kan bagus," ucap Kenan santai.
"Iihh kalau mereka kenapa-kenapakan, bisa-bisa kamu di tangkap polisi, gimana sih," ucap Friska.
"Oh jadi kamu tanyakan mereka itu karena kamu takut kalau sampai aku di penjara sayang?" ucap Kenan.
"Iyalah, kan kamu pelakunya," ucap Friska heran.
__ADS_1
"Aku nggak bakalan di penjara istriku walaupun mereka mati karena aku, aku nggak bakalan di penjara," ucap Kenan.
"Kok bisa gitu," ucap Friska sambil tampak berpikir.
"Udah kamu nggak usah mikirin itu kamu belum nyampe kesitu pikirannya," ucap Kenan lalu tertawa.
"Ihh apaan sih," ucap Friska kesal.
"Intinya aku mencintai kamu sayang," ucap Kenan lalu tersenyum tulus.
######
"Sayang ini beneran buat Dafa?" tanya Friska seakan tidak percaya dengan yang di belikan oleh suaminya itu.
"Iya sayang," ucap Kenan lalu nyengir.
"Ya ampun ini sih bisa aku beli di Indonesia ajah nanti nggak usah beli disini, masa aku ngasihnya gantungan ponsel sih sayang, ihh malas banget, aku pasti di tertawain nih sama yang lainnya," ucap Friska yang tidak terima dengan apa yang di beli Kenan.
Kenan pun tertawa dan mengerti maksud istrinya itu.
"Yang penting sayang kamu kan belinya jauh tuh, udah ini ajah yah sayang, sekarang ayo kita makan dulu," ucap Kenan setelah menyelesaikan tawanya.
Friska pun mengikuti Kenan sambil cemberut.
"Aku cium disini kalau masih cemberut, mau nggak?" bisik Kenan yang membuat Friska langsung tersenyum seketika.
"Nah gitu dong sayang, senyum," ucap Kenan lagi.
######
"Wah apartemen kamu bagus juga yah," ucap Friska begitu masuk ke dalam apartemen suaminya.
"Iya dong sayang, aku kan presdir gimana sih," ucap Kenan lalu nyengir.
"Iihh sombong amat presdir yang satu ini, aku ajah istri presdir nggak sombong tuh," ucap Friska.
"Bercanda sayang," ucap Kenan.
"Sayang kamu nggak mau lakuin sesuatu gitu," ucap Kenan sambil memeluk Friska dari belakang lalu mencium lembut leher istrinya.
"Iya aku mau mandi sayang sekarang," ucap Friska.
"Mandi bareng yah sayang," rayu Kenan.
"Ihh nggak mau, kamu mandi sendiri ajah," ucap Friska cepat.
"Mau lah sayang, aku udah bosan mandi sendiri, aku nggak bakalan macam-macam kok istriku," ucap Kenan yang masih memeluk istrinya itu dari belakang lalu mengecup pipi istrinya sesekali.
__ADS_1
"Aku mau berendam sayang, lama," ucap Friska lagi.
"Asik tuh, aku juga mau berendam sayang, mau yah," ucap Kenan lagi.
Maulah istriku batin Kenan ngenes.
"Nggak mau," ucap Friska.
Kenan pun langsung lemas setelah mendengar jawaban istrinya itu.
"Ya udah aku tidur ajah kalau gitu, aku jadi malas mandi kalau sendiri," ucap Kenan sambil berjalan menuju tempat tidur.
"Cie ngambek," ucap Friska sambil menahan tawanya.
"Nggak kok aku nggak ngambek," ucap Kenan lagi yang memang hanya berpura-pura ngambek saja.
"Beneran nih kamu langsung mau tidur ajah sayang?" tanya Friska sengaja.
"Iya beneran aku capek sayang, ya udah kamu berendam sana, pakai air hangat jangan lama-lama ini udah malam," ucap Kenan lagi yang semakin ngenes.
"Ya udah selamat tidur sayang, padahal tadi aku mau berendam bareng kamu ehh tapi kamunya capek," ucap Friska sambil berjalan menuju kamar mandi.
Friska langsung merasakan tubuhnya yang terangkat karena Kenan sudah menggendongnya bridal style.
"Aku nggak capek sama sekali sayang, ayo kita berendam," ucap Kenan sambil membawa Friska ke kamar mandi.
"Tadi kamu capek sayang, kamu bilang sendiri gimana sih," ucap Friska sambil menahan tawanya.
"Sekarang udah nggak sayang, lagian masa aku tidur nggak mandi sih sayang," ucap Kenan dengan semangatnya.
"Heem alasan ajah," ucap Friska.
"Sayang aku siapin dulu airnya," ucap Friska.
"Iya istriku," ucap Kenan lagi.
#######
"Sayang jangan bilang kalau kamu mau berendam pakai baju," ucap Kenan seakan tidak percaya.
"Iya sayang kan ada kamu jadi aku harus pakai baju," ucap Friska lalu nyengir.
Kenan pun mendekati Friska lalu mulai menyentuh dengan lembut kulit istrinya itu.
Kenan memberikan kecupan-kecupan lembut mulai dari pipi hingga turun ke leher istrinya itu, tangan Kenan mulai membuka pelan pakaian istrinya itu.
Friska benar-benar merinding akibat kelakuan suaminya itu, tapi dia juga malah menikmatinya.
__ADS_1
Kenan semakin senang dan tersenyum begitu melihat istrinya tidak menolaknya dan malah menikmati apa yang dia lakukan.
Semuanya yang ada sama kamu milik aku sayang, jadi tidak boleh ada yang di sembunyikan jika aku ingin melihatnya batin Kenan.