
Juan langsung tertawa begitu mendengar ucapan Raka.
"Gaya kamu Raka,, secara kamu shalat saja tidak,, hemm sepertiga malam segala lagi," ucap Juan sambil mencebikan bibirnya.
"Eitts kamu jangan salah menilai aku yahh,, kamu itu berdosa banget tahu nggak,, aku shalat kali sambil berdoa supaya Friska bersama aku," ucap Raka lalu tertawa lagi.
"Wahh kalau itu sih terhalang tuan Kenan,, tega banget kamu begitu,, sama saja kamu meminta istri orang,, pantas saja nggak di kabulkan dan sekarang kamu masih jomblo juga belum move on," ledek Juan.
"Tolong yah sesama jomblo itu tidak usah saling menghina,, kita saling mengerti ajah,, lagian aku bercanda kok,, aku nggak mungkin berdoa supaya Friska mau sama aku dan meninggalkan Kenan bisa gila presdir satu kita itu,, jahat banget aku kalau sampai melakukan itu,, aku itu berdoa semoga Friska selalu bahagia dan Kenan juga,," ucap Raka.
"Raka baik banget yah,, mau mendoakan wanita yang di cintainya bersama sahabatnya hidup bahagia,," ucap Juan.
"Iya dong,, aku nggak apa-apa,, aku tegar kok menerima semuanya apalagi sekarang lagi bulan madu,, mendapatkan dia itu sudah suatu keajaiban saja buat aku,," ucap Raka.
"Iya sih,, mana mungkin tuan Kenan mau lepas,, sebelum bulan madu ajah di jaga terus,," ucap Juan lalu sengaja menertawakan Raka.
"Udah nggak usah tertawa kamu,, cepetan kejar gebetanmu,, jangan lama-lama nanti nasib kamu kayak aku,," ucap Raka.
"Kita beda,, kamu ketemu dengan istri tuan Kenan ketika dia sudah menikah dengan tuan Kenan,,, hampir saja kamu jadi perusak rumah tangga teman sendiri," ucap Juan sambil bergidik ngeri.
"Iya,, iya,, tapi kamu cepetan deh dapatin gebetan kamu itu karena aku capek melihat kamu yang jomblo,," ucap Raka lagi.
"Hemm aku juga capek lihat kamu yang jomblo dan mengharapkan istri orang," ledek Juan.
"Itu beda lagi,, video call Kenan dong kan aku sudah memberikan kamu saran nih,, dan kalau kamu mengikuti saran aku,, sudah pasti kamu akan mendapatkan gebetan kamu,, biarpun dia bilang sudah tidak menyukai kamu lagi tapi kalau di kejar terus pasti luluh juga,,, jadi sekarang video call Kenan aku ingin melihat dia dan juga istrinya sih," ucap Raka sambil nyengir.
"Aku nggak berani kalau nggak ada hal yang penting lagian kenapa kamu nggak video call sendiri ajah sih,, gitu ajah repot kamu,," ucap Juan sambil melihat Raka.
Raka langsung menepuk jidatnya begitu mendengar ucapan Juan.
"Iya juga yah,, kenapa aku nggak video call sendiri ajah,, sejak tadi aku suka melupakan kegunaan ponselku sendiri,, ini gara-gara aku dekat-dekat dengan kamu akhirnya aku ketularan bodoh," ucap Raka sambil mengambil ponselnya dari kantung celananya.
"Enak ajah kamu bilang begitu,, padahal aku yang kasih ide kamu,, sejak tadi aku yang kasih ide," ucap Juan tidak mau kalah.
Raka hanya nyengir sambil video call Kenan, namun whatsapp Kenan tidak aktif.
__ADS_1
"Yahh nggak aktif lagi nih," ucap Raka sambil melihat Juan.
"Kenan lagi ngapain sih,, heran aku,, whatsapp nggak aktif melulu," ucap Raka.
"Lagi begituan kali,, kan lagi bulan madu,, apalagi tuan Kenan itu sepertinya tipe yang begituan melulu," ucap Juan lalu tertawa.
"Ya ampun tahu banget kamu Juan cara menyakiti hatiku,,, ya udah deh aku ganggu sebentar," ucap Raka lalu segera menelepon nomor ponsel Kenan.
Kenan yang sedang tidur merasa terganggu dengan bunyi ponselnya,, begitupun dengan Friska ikut merasa terganggu dengan bunyi ponsel Kenan.
Duh aku lupa diamkan lagi nada deringnya ponselku,, ganggu ajah lagi tidur,, batin Kenan.
"Siapa sih yang telfon jam segini," ucap Friska dengan suara khas bangun tidurnya.
"Nggak tahu sayang, setiap tidur pasti ada ajah gangguan," ucap Kenan sambil mengambil ponselnya untuk melihat siapa yang meneleponnya.
"Astaga si Raka ngapain nih anak nelfon,, tumben banget," ucap Kenan.
"Kak Raka yank?" tanya Friska.
"Ya udah angkat,, udah lama aku nggak dengar dan ketemu kak Raka," ucap Friska.
"Kak Raka ngilang gitu ajah,," ucap Friska lagi.
Dia menghilang karena lagi patah hati sama kamu istriku,, cintanya bertepuk sebelah tangan,, batin Kenan.
"Nggak usah ketemu dia sayang, dan kamu jangan bersuara biar aku saja yang bicara," ucap Kenan lalu mengecup bibir Friska dan segera mengangkat panggilan telfon dari Raka.
"Halo,, ada apa jomblo? udah ada pacar sekarang?" tanya Kenan langsung yang membuat Raka seketika itu malu pada Juan karena Raka mengaktifkan speaker ponselnya,, Juan hanya menahan tawanya saja sedangkan Friska asik memeluk Kenan sambil mencubit Kenan karena tega bicara seperti itu pada Raka.
"Awwss sakit sayang,, pelan-pelan yah," ringis Kenan yang sengaja membuat pikiran Raka kemana-mana,, padahal Friska mencubitnya tidak kuat.
Friska hanya bingung melihat suaminya itu.
Juan pikirannya sudah kemana-mana,, dia hanya senyum-senyum saja.
__ADS_1
Astaga dek polosku,, kamu lagi ngapain sekarang kenapa Kenan sampai kesakitan nikmat-nikmat gitu,, batin Raka.
"Lagi ngapain sih kamu Kenan?" tanya Raka yang kepo setengah mati.
"Lagi bulan madu,, kamu tahukan kalau bulan madu apa yang di lakukan, pakai tanya segala lagi kamu," ucap Kenan.
"Kenapa meneleponku?" tanya Kenan lagi.
"Ya udah berhenti dulu,,, aku mau video call,," ucap Raka.
"Mana bisa Raka,, udah ahh nggak usah ganggu,, aku mau lanjut nih," ucap Kenan.
Friska memberi isyarat pada Kenan agar mengaktifkan speaker ponselnya dan Kenan pun terpaksa mengikuti kemauan Friska,, sebenarnya Kenan tidak ingin di dengar pembicaraannya dengan Raka.
"Video call Kenan tega banget kamu,, nanti kamu lanjut lagi kan bisa," ucap Raka.
Astaga Raka segitunya banget sih gangguin orang bulan madu,, mana lagi begituan juga,, ehh dia ganggu,, batin Juan sambil tertawa.
Mereka berdua sudah salah paham.
"Iya.. iya aku selesaikan dulu kalau gitu,, kan tanggung,, tunggu ajah nanti aku yang video call kamu duluan," ucap Kenan lalu segera menutup panggilan telfonnya dengan Raka.
Kenan tidak bisa menolak keinginan Raka karena Friska dengar,, pasti Friska akan menyuruhnya untuk video call dengan Raka apabila dia menolaknya,, tapi yang terpenting buat Kenan dia sudah berhasil membuat Raka salah paham dengan apa yang sedang dia lakukan sekarang.
"Selesaikan apa sih yank?" tanya Friska.
"Nggak ada kok istriku sayang tadi itu hanya bercanda ajah,," ucap Kenan yang tidak mungkin memberitahu Friska maksud dia tadi itu apa.
"Tutupi dirimu dengan selimut,, aku mau video call dengan dia,, kalau nggak dia pasti ribut terus," ucap Kenan.
Friska mengikuti ucapan Kenan.
"Astaga Juan apa yang mau di selesaikan Kenan,, apa yang tanggung?,," ucap Raka pada Juan.
Raka menjadi heboh sendiri.
__ADS_1