Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Malam minggu


__ADS_3

Setelah lama mencium bibir Friska, Kenan pun melepaskan ciumannya kepada Friska.


"Aku nggak punya pacar, yang aku punya istri yang bawel dan ribut" ucap Kenan sambil memegang wajah Friska dan melihatnya. Entah kenapa sekarang Kenan tidak mau mengakui Adelia.


"Bohong banget, yang di mall itu kan pacarnya om, kalau dia tahu om nggak mengakui dia, pasti dia bakal mar...ucapan Friska yang tidak sampai selesai lagi karena Kenan sudah mencium bibirnya lagi dan lebih lama.


"Diamlah istriku, kalau kamu tidak diam bibirmu akan bengkak" ucap Kenan setelah mencium bibir Friska sambil mengusap bibir Friska pakai ibu jarinya.


Friska pun langsung diam dan Kenan melanjutkan mengemudikan mobilnya dengan senyum kemenangannya.


*Jadi begini rasanya mencium wanita, baru kali ini aku mencium wanita kenapa tadi aku menciumnya sih bikin malu ajah, tapi kok enak yah dan bibirnya manis banget lagi, dan ini jantung kok detaknya kencang banget sih nggak baik nih batin Kenan.


Om kok cium aku sih biasanya kan aku duluan sekarang kok om nyosor duluan yah jadi takut gue, lebih baik diam ajah deh batin Friska*.


#####


Di rumah Salsa


Dafa pun mencoba menelepon Friska lagi karena tadi di matikan teleponnya oleh Kenan yang Dafa tidak ketahui.


Tetapi nomor Friska sudah tidak aktif.


"Kenapa Dafa?" tanya Farel.


"Nomornya udah nggak aktif nih, padahal waktu gue nelfon pertama masih aktif tapi di matiin, sekarang gue telfon kedua kalinya udah nggak aktif" ucap Dafa masih dengan khawatirnya.


"Aduh itu pasti karena pak Kenan, Friska itu nggak mungkin matiin telfon dari loe Dafa" ucap Ela.


"Iya Dafa, Friska nggak mungkin matiin telfon loe, aduh jadi kasian gue sama Friska pasti sekarang dia lagi di marahin habis-habisan sama pak Kenan" ucap Haris.


"Jadi sekarang kita mesti gimana nih, rumah Friska juga kita nggak tahu, kalau gue tahu rumah Friska dan pak Kenan gue pasti nyusul buat bantuin Friska" ucap Dafa lagi.


"Kita di rumah Salsa dulu ajah deh, nanti agak lama dikit kita telfon Friska lagi, buat tahu keadaannya" usul Ardi.

__ADS_1


"Oke bagus juga ide loe" ucap Farel. Yang lain setuju nggak? tanya Farel lagi.


"Gue sih setuju ajah lagian ini kan malam minggu besok kita libur, dan ini juga belum tengah malam" ucap Jojo.


Dan mereka semua pun setuju, mereka pun lanjut menonton drama Korea yang sudah sempat di nonton tadi, tetapi Dafa tidak bisa konsentrasi karena memikirkan nasib Friska.


#####


Di dalam mobil menuju pulang ke rumah Kenan dan Friska


Ini kan malam minggu, kata Juan tadi seumuran istriku ini pasti sangat menikmati waktu malam minggunya. Aku ajak jalan-jalan dia ajah kali yah, massa aku kalah sama teman-teman cowok dia batin Kenan sambil melirik Friska yang diam membisu.


"Istriku kita nggak usah langsung pulang, kita jalan-jalan dulu, ini kan malam minggu. Kamu mau jalan kemana?" tanya Kenan sambil melirik sedikit ke arah Friska yang lagi duduk diam kemudian fokus mengemudikan mobilnya lagi.


Mau banget pergi jalan-jalan tapi kalau aku bicara nanti om cium aku lagi, kan dia suruh aku diam tadi batin Friska.


"Istriku suami kamu lagi bertanya loh, kenapa nggak di jawab, mau kamu jadi istri durhaka" ucap Kenan.


"Nggak mau om" ucap Friska cepat.


"Aku mau banget om jalan-jalan" ucap Friska semangat. Aku nggak jawab tadi tuh karena om tadi suruh aku diam, kalau aku bicara om bakal cium lagi, aku kan nggak mau bibir sexy aku ini bengkak om ucap Friska lagi dengan polosnya.


Kenan pun tertawa mendengar ucapan polos Friska.


"Itu kalau kamu bawel istriku bahas-bahas pacar yang tidak aku tahu itu, karena aku cuma punya istri sih seingatku dan istriku itu masih anak SMA" ucap Kenan santai lalu tersenyum.


Om ini amnesia kali yah, perasaan waktu di mall cewek itu bilang kalau dia pacarnya om, dan om juga diam ajah batin Friska.


"Ya udah kamu mau jalan kemana?" tanya Kenan lagi.


"Jalan ke rumah Salsa tempat tadi om pikul aku, boleh?" tanya Friska sambil nyengir.


"Nggak boleh di sana banyak teman-temanmu, tempat lain ajah" ucap Kenan tegas.

__ADS_1


Enak ajah mau kembali ke rumah temanmu, kamu pasti dekat-dekat lagi dengan anak cowok itu, dan aku pasti nggak bisa dekat-dekat kamu batin Kenan.


"Loh bagus dong om kalau sahabat-sahabat aku banyak, jadi rame lagian sahabat-sahabat aku itu semuanya lucu om jadi om nggak bakalan bosan" ucap Friska lalu tersenyum.


"Pokoknya aku nggak mau kesana, tempat lain ajah cepat sebutin" ucap Kenan.


"Lah aku juga nggak tahu mau kemana om" ucap Friska bingung.


"Kamu mau makan ice cream nggak?" tanya Kenan yang mengingat Friska di mall bilang kalau dia suka ice cream, waktu Friska sedang di berikan ice cream oleh Dafa di depan Kenan.


"Mau banget om, ayo makan ice cream ajah" ucap Friska dengan senyum bahagianya.


Kenan pun tersenyum melihat reaksi Friska yang sangat bahagia entah menghilang kemana marahnya tadi sewaktu di rumah Salsa yang jelasnya Kenan memang tidak bisa marah kepada Friska apalagi kalau Friska sudah memakai mode manjanya.


"Ya udah kita ke mall ajah yah, sekaligus kamu belanja kalau ada yang kamu suka" ucap Kenan yang tiba-tiba mengingat ucapan Juan bahwa dirinya jarang memberi perhatian kepada Friska bisa-bisa Friska pergi bersama laki-laki lain dan Kenan tidak mau kalau itu terjadi.


Friska pun menganggukkan kepalanya.


"Om nggak sibuk kerja yah?" tanya Friska.


"Nggak lagian aku punya Juan, jadi malam ini aku bakalan temani istriku" ucap Kenan sambil masih fokus mengemudikan mobilnya.


"Oh gitu yah om" ucap Friska.


"Iya istriku" ucap Kenan.


Mereka pun tiba di mall, Kenan memarkirkan mobilnya pada tempatnya, kemudian dia keluar dari mobil, baru dia mau membukakan pintu buat Friska namun Friska sudah keluar sendiri. Membuat Kenan tersenyum.


Mereka pun memasuki mall, Kenan dengan santainya memegang tangan Friska sambil berjalan, tidak perduli pada tatapan mata orang-orang yang kagum akan kegantengan Kenan dan kecantikan Friska dan ada juga tatapan mata orang-orang yang iri melihat mereka.


Om ini lagi kenapa sih, tumben banget dia megang tangan aku sambil jalan begini, kita juga lagi nggak mau nyebrang, om lagi kesambet setan kali yah batin Friska sambil melihat tangannya yang di pegang terus oleh Kenan.


"Istriku kamu mau belanja dulu atau beli ice cream dulu?" tanya Kenan kepada Friska.

__ADS_1


Friska pun tersentak karena bahunya di sentuh dari belakang oleh seseorang, Friska pun berbalik dan sangat kaget melihat orang tersebut, wajah Friska benar-benar pucat. Sedangkan Kenan hanya memasang wajah datarnya.


Apa dia mendengar semuanya, apa sekarang aku bakalan ketahuan kalau aku sudah menikah batin Friska yang sudah sangat panik.


__ADS_2