
"Ayo masuk sayang kita mandi,, dan nggak usah mikir macam-macam lagi,, oke," ucap Kenan.
Friska mengikuti ucapan suaminya,, mereka segera masuk untuk mandi, sedangkan para pelayan yang sedang menyaksikan kemesraan majikannya segera melakukan hal lain agar majikannya tidak mengetahui kelakuan mereka.
"Udah nggak usah pura-pura sibuk,, aku tahu loh kalian mengintip kita tadi,, tapi berhubung aku sedang bahagia jadi nggak apa-apa,, kalian bebas dari hukuman," ucap Kenan sambil menahan tawanya begitu melihat ekspresi para pelayannya yang langsung panik dan juga ekspresi Friska yang ikutan terkejut,, Friska tidak menyangka kalau sejak tadi mereka bermesraan dan di lihat oleh pelayan-pelayan Kenan.
"Maaf tuan," ucap pelayan Kenan sambil tertunduk.
"Iya nggak apa-apa kok," ucap Kenan sambil tersenyum.
"Sayang beneran tadi aku dan kamu lagi mesra-mesraan,, mereka lihat?" tanya Friska dengan sedikit berbisik pada Kenan.
"Iya istriku sayang mereka lihat,, tapi nggak apa-apa,, ayo kita masuk mandi," ucap Kenan sambil membawa Friska masuk ke dalam kamar.
Kenan langsung menghentikan langkahnya sejenak.
"Kalian beres-beres yah,, besok kita sudah mau balik,, beritahu pada yang lain juga," ucap Kenan kepada para pelayan, lalu segera membawa istrinya lagi ke dalam kamar.
"Tuan," panggil salah satu pelayan.
Kenan dan Friska refleks menghentikan langkahnya lagi.
"Iya, ada apa?" tanya Kenan.
"Emm apa kita bisa keluar foto-foto kalau sudah selesai beres-beres?" tanya pelayan itu takut-takut,, tapi dia ingin sekali memiliki foto indah di tempat yang akan mereka tinggalkan besok.
"Iya tentu boleh,, berfotolah sampai kalian puas,, yang penting semuanya sudah beres," ucap Kenan lalu segera merangkul pinggang istrinya lagi dan berjalan masuk ke dalam kamar bersama Friska.
"Ya ampun selamat-selamat,"
"Pasti ini karena kamu tadi yang ngintipnya terlalu kelihatan,, akhirnya tuan Kenan melihat kita,, untung sajakan tuan Kenan nggak menghukum kita,,, dan kamu berani-beraninya lagi meminta izin untuk foto-foto,"
"Yah abis aku nggak terlalu tahu cara mengintip yang baik dan benar,, aku nggak suka kalau lihat setengah-setengah,, aku pikirkan nggak terlihat ternyata tuan Kenan lihat, maafin dahh,"
"Dan kalau izin foto-foto itu aku berani sedikit karena melihat tuan Kenan sepertinya lagi senang walaupun masih menyeramkan sedikit dan juga ada istrinya pasti tuan Kenan mungkin mau dan kalau nggak mau siapa tahu ajakan istrinya membantu kita, karena kalau tuan Kenan sudah masuk ke dalam kamar emang kalian berani mengetuk pintu kamarnya, aku sih nggak berani," ucap pelayan itu lagi sambil nyengir.
"Iya juga sih,, tapi untung saja kita tidak mendapat hukuman,,, sekarang ayo kita beres-beres dan keluar foto-foto, aku mau pamer sama pelayan yang nggak ikut,"
__ADS_1
"Ya ampun dasar manusia tega,"
Mereka tertawa bersama lalu segera beres-beres termasuk membereskan pakaian mereka setelah itu mereka akan keluar untuk foto-foto.
"Sayang beneran tadi mereka lihatin kita?" tanya Friska lagi.
Mereka sedang berendam karena kemauan Friska ingin berendam dan Kenan malah ikut-ikutan padahal Friska sudah menyuruhnya untuk tidak ikut berendam.
"Iya sayang makanya tadi aku nggak ngajakin kamu bercinta karena ada mereka yang ngintip," ucap Kenan dengan santainya yang langsung mendapat jitakan dari Friska.
"Aww sakit sayang, kamu tega banget jitak suamimu sendiri, hilang deh harga diri aku sebagai presdir,, untung nggak ada yang lihat," ucap Kenan sambil meringis kesakitan dengan wajah kasihannya.
"Maaf sayang... maaf yah abis kamu ihh mikirnya yang begitu mulu,, aku nggak nyangka kamu sempat-sempatnya mikirin begituan di luar," ucap Friska sambil mengelus-ngelus kepala suaminya yang habis dia jitak dengan lumayan kuat.
"Aduhh kasian nih presdirku bisa-bisa jadi ****** karena aku jitak," ucap Friska lagi sambil menahan tawanya.
"Udah ketawa ajah sayang nggak usah di tahan-tahan,,," ucap Kenan karena melihat Friska yang jelas sekali sedang menahan tawanya.
Friska langsung tertawa begitu mendengar ucapan suaminya.
"Untung sayang," ucap Kenan lalu mengecup bibir Friska.
"Udah nggak,, kepala di bawah nih sakit," ucap Kenan sambil menaik-turunkan kedua alisnya membuat Friska langsung mengerti.
"Dasar mesum,, udah aahh yank keluar sana, kamu mandi ajah sana,, aku mau serius berendam ini," usir Friska.
"Aku juga mau berendam ihh,," ucap Kenan.
"Ya udah aku dulu baru kamu," ucap Friska lagi.
"Nggak mau dong,, aku maunya barengan, lagian anggap saja ini ganti rugi karena tadi kamu sudah menjitak aku sayang" ucap Kenan lagi.
Friska akhirnya mengalah pada Kenan dan membiarkan Kenan terus berendam dengannya.
"Sayang kamu tuh bisa nggak jangan memasang muka galak pada pelayan, kan kasihan sayang,, mereka takut tuh sama kamu, bahkan mau izin keluar foto-foto ajah gitu amat,," ucap Friska begitu mengingat wajah-wajah serius sekaligus takut para pelayan tadi.
Friska bingung apa yang mau di takutkan pada Kenan,, karena di mata Friska, Kenan itu tidak menakutkan sama sekali malahan sangat manja dan mesum.
__ADS_1
"Nggak kok sayang mereka ajah yang takut,,, aku emang gitu kalau sama orang lain datar banget,,, cuma sama kamu ajah aku begini karena aku sangat mencintai kamu," ucap Kenan lalu mencium bibir Friska lembut.
Ciuman lembut itu berubah menjadi ciuman panas dan penuh gairah.
"Sayang pengen," ucap Kenan begitu sudah melepaskan ciumannya.
"Yank ihh cium ajah nggak usah pengen-pengen," ucap Friska.
"Nggak bisa sayang, aku pengen, aku lagi mode on sekarang,, pegang sendiri nih kalau nggak percaya," ucap Kenan sambil membawa tangan Friska untuk memegang si Jon.
"Ihh ya ampun aku tendang juga tuh,, on mulu heran deh," ucap Friska sambil memindahkan tangannya.
"Eitss jangan dong sayang,, kamu nggak bakalan rasain surga dunia lagi loh,, mau emang?" ucap Kenan sambil mencolek dagu istrinya.
"Tinggal cari surga dunia yang lain," ucap Friska santai lalu tertawa.
"Apa kamu bilang," ucap Kenan sambil menarik tubuh Friska.
"Bercanda sayang, jangan ngambek," ucap Friska sambil menangkup kedua pipi Kenan.
"Makanya mau," ucap Kenan lagi.
"Nanti ajah yank,," ucap Friska.
"Ayolah sayang aku lagi pengen, lagian kalau udah masuk kantor bakalan jarang minta jatah,, aku kan sibuk kerja sayang" rayu Kenan lalu mengecup-ngecup leher Friska.
Kalau karyawanmu tahu punya bos mesum seperti ini,, mereka pasti nggak bakalan nyangka,, di luar galak dan dingin ehh di dalam mesum, batin Friska.
"Sayang ayolah," rengek Kenan sambil tangannya sudah kemana-mana membuat Friska langsung mendesah akibat ulah Kenan.
"Mau yah," bisik Kenan.
"Emm,"
Dengan senang hati Kenan melakukannya karena Friska sudah mau.
###########
__ADS_1
Sementara di tempat lain,, Juan yang ingin menelepon Ela lagi-lagi membatalkan niatnya karena mendengar ada yang mengetuk pintu ruangan.
"Masuk," ucap Juan.