Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Izin atau nggak usah


__ADS_3

"Karaoke" ucap ulang Friska.


"Iya Fris, nggak mungkin kan di rumah sebesar ini nggak bisa karaoke" ucap Ela.


"Bisa lah, ayo kita ke ruangannya, jangan lupa ambil cemilan dulu dan minuman" ucap Friska.


"Fris loe nggak takut tinggal di rumah sebesar ini terus nggak ada pelayan dan loe sendiri begini deh, kalau om loe lagi keluar" ucap Ela sambil mengikuti Friska dan Salsa untuk mengambil cemilan dan minuman.


"Nggak takut lah gue kan bukan cewek penakut seperti kalian berdua" ledek Friska lalu tertawa.


"Heem loe kalau bicara selalu benar deh" ucap Ela lalu tertawa juga.


"Iya dong Friska gitu loh" ucap Friska lalu tertawa lagi.


"Fris loe tumben berpakaian sexy gini, gimana kalau tiba-tiba om loe datang, loe nggak malu apa" ucap Salsa.


"Malu lah tapi bentar gue mau pakai baju tertutup kok, tadi gue barusan abis mandi terus lagi pengen pakai ini ajah" ucap Friska.


#####


Kenan yang kepo dengan apa yang di lakukan istrinya di rumah menyempatkan diri untuk mengecek CCTV melalui ponselnya.


Kenan langsung menghentikan mobilnya seketika begitu melihat Friska yang sedang berpakaian sexy dan terlihat betul lekuk tubuhnya.


Kenan langsung menghubungi satpam yang sedang menjaga rumahnya.


"Haa tuan Kenan tumben menelepon tidak seperti biasanya" ucap satpam itu lalu segera mengangkat panggilan telfon dari Kenan.


"Halo tuan"


"Apa di rumah ada pria selain kamu?" tanya Kenan langsung..


"Tidak ada tuan cuma saya saja"


"Oh baguslah, kamu jangan masuk ke dalam rumah"


"Iya tuan"


Kenan pun segera menutup panggilan telfonnya.


Kenan pun melanjutkan lagi mengemudikan mobilnya menuju ke tempat dokter wajah pribadinya.


#####


Friska selesai mengambil cemilan dan minuman dia pun segera membawa kedua sahabatnya ke ruangan karaoke, ruangan itu baru mau di masuki Friska selama tinggal bersama Kenan karena Friska tidak suka kalau bernyanyi sendiri dan Friska juga tidak bisa mengajak Kenan karena Kenan yang sibuk.

__ADS_1


Setelah menyuruh kedua sahabatnya masuk, Friska dengan segera ke kamarnya untuk mengganti pakaiannya dengan cepat, karena tidak mau kedua sahabatnya sampai mengetahui kalau dirinya sekamar dengan Kenan.


"Fris loe kok nggak ngajak kita sih kalau loe mau ke kamar, kita kan mau lihat kamar loe, seberapa besar gitu kamar loe pasti kamar loe bagus kan" cerocos Salsa begitu melihat Friska masuk ke dalam ruangan dan sudah mengganti pakaiannya.


"Duh nanti ajah gue ngajak kalian sekarang kamar gue belum bagus karena masih tahap pembagusan" ucap asal Friska.


"Ada-ada ajah alasan loe"


"Nggak alasan gue, ayo kita nyanyi" ajak Friska mengalihkan pembicaraan.


Mereka pun bernyanyi dengan berbagai genre musik karena mereka memang suka bernyanyi.


######


Wah istriku ternyata pintar bernyanyi yah, suaranya juga bagus, aku memang beruntung menikahi dia batin Kenan.


Kenan yang sudah sampai di ruang perawatan malah hanya duduk memperhatikan ponselnya saja membuat dokter itu harus sabar menunggu Kenan.


"Oke sekarang kita mulai" ucap Kenan setelah menyimpan ponselnya.


"Harus seperti yang saya minta" ucap Kenan lagi yang membuat dokter itu bingung.


"Pokoknya aku nggak mau sampai di kira bapak-bapak" ucap Kenan lagi karena mengingat ucapan sahabat Friska.


Ya ampun siapa sih yang mengatakan itu pada tuan Kenan akhirnya menyusahkan aku batin dokter itu.


######


"Fris loe ingatkan Dafa bentar lagi ulang tahun, tahun ini kita rayain yah kalau tahun lalu dan tahun-tahun sebelumnya kan kita nggak rayain karena belum terlalu dekat dengan Dafa" ucap Ela ketika mereka sedang istirahat dari bernyanyinya sambil ngemil.


"Iya Fris, kita rayain yah ajak yang lain juga" ucap Salsa.


"Bentar-bentar gue lihat ponsel gue dulu" ucap Friska sambil melihat ponselnya.


"Oh iya bentar lagi dia ultah ternyata" ucap Friska setelah memeriksa di ponselnya.


"Cie ada pengingatnya" goda Salsa.


"Semuanya sahabat gue ada pengingatnya di ponsel gue, kan gue sibuk siapa tahu ajah gue lupa sama ultah kalian" ucap Friska lalu tertawa.


"Tega loe kalau sampai lupain ultah kita" ucap Salsa lagi.


"Nggak kok bercanda, gue ingat selalu pada ultah kalian, gue juga memeriksa tadi hanya untuk memastikan ajah" ucap Friska.


"Kirain loe lupa sama ultah gebetan loe sendiri dan sahabat-sahabat loe" ucap Ela.

__ADS_1


Friska pun tampak diam setelah mendengar ucapan Ela.


"Kenapa loe Fris biasanya juga loe heboh banget tuh kalau kita bahas gebetan loe si Dafa" ucap Ela.


"Nggak kenapa-kenapa kok, jadi kalian mau ngasih kado apa nih?" tanya Friska.


"Kepo banget loe Fris" ucap Salsa.


"Ihh apaan sih loe" ucap Friska.


Tiba-tiba ponsel Salsa berdering. Salsa pun segera memeriksanya dan ternyata Jojo yang menelepon.


"Haduh Jojo nih yang nelfon, gimana dong?" tanya Salsa kepada Ela dan Friska.


"Angkat ajah lah" ucap Friska santai.


"Terus kalau dia nanya gue lagi dimana, gimana dong?" tanya Salsa lagi.


"Loe bilang ajah lagi di rumah keluarga atau dimana, **** di pelihara sih" ledek Ela lalu tertawa.


"Oh iya juga yah, emang Ela kalau bohong paling pintar" ucap Salsa lalu segera mengangkat panggilan telfon dari Jojo.


Friska pun memberi isyarat kepada Salsa agar mengaktifkan speaker ponselnya dan Salsa pun menurutinya.


"Halo Salsa loe lama banget sih angkat telfon dari gue, habis ngapain sih loe?" tanya Jojo kesal.


"Kepo banget sih loe, gue pikir tadi jungkook yang nelfon gue ehh taunya loe Jo, langsung nggak semangat gue" ucap Salsa yang hampir membuat Ela dan Friska tertawa.


"Halu terus loe, lagian gue kan mirip jungkook" ucap Jojo dengan kepedeannya.


"Hidih beda jauh banget woi" ucap Salsa tidak terima.


"Iya deh terserah loe, heran gue sensitif amat" ucap Jojo.


"Biarin, oh iya ngapain loe nelfon istrinya Kim Taehyung, kalau suami gue tahu bisa marah dia" ucap Salsa yang tidak kalah kepedeannya dengan Jojo.


"Nggak setia amat loe tadi Jungkook sekarang Kim Taehyung" ucap Jojo yang malah menanggapi ucapan Salsa.


"Biarin, oh iya mereka itu suami pertama dan suami kedua gue, masih ada lima suami lagi loh" ucap Salsa lalu tertawa.


"Iya dalam mimpi. Duh kok gue meladeni halu loe sih, gue nelfon loe mau nanya loe lagi dimana?" tanya Jojo.


"Ngapain loe nanya-nanya keberadaan gue, loe mau ngajak gue jalan-jalan yah terus loe nembak gue, ya ampun gue nggak suka loe Jo" ucap Salsa yang kepedeannya semakin meningkat.


"Iihh gila loe yah, gue juga lebih nggak suka sama loe yah, gue nanya itu karena gue mau nyuruh loe ajak Friska dan Ela buat bahas ultahnya Dafa di rumah yang kalian tentukan nanti, terus loe kabari gue biar gue kesana bareng mereka bertiga ini, biasanya cewek tuh lebih paham dan lebih greget gitu. Oke sekian gue dan yang lain mau lanjut main game lagi" ucap Jojo lalu menutup panggilan telfon.

__ADS_1


Duh gimana nih, izin atau nggak usah yah batin Friska.


__ADS_2