Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Kamu baik-baik yah disana


__ADS_3

Kenan sedikit terkejut begitu melihat Renata berada di depan pintu apartemennya, sedangkan Friska sedang kesal begitu mendengar suara wanita yang berbicara kepada suaminya, karena sangat jelas di telinga Friska kalau wanita itu pasti memiliki perasaan kepada Kenan. Cara berbicara wanita itu sama betul dengan Adelia yang centil menurut Friska.


"Renata kamu ngapain disini?" tanya Kenan bingung.


"Kamu ngikutin aku?" tanya Kenan lagi.


Renata pun tersenyum lagi setelah mendengar ucapan Kenan.


"Aku nggak ngikutin kamu tapi kita tetanggaan, aku melihat kamu tadi sewaktu turun dari mobil, aku juga nggak nyangka kalau kita bakalan tetanggaan seperti ini, tapi aku senang bisa tetanggaan sama kamu Kenan," ucap Renata.


Apa dia tetanggaan dengan wanita dan sepertinya mereka sudah saling mengenal, jangan-jangan itu wanita yang dia maksud tadi batin Friska dan masih fokus mendengarkan pembicaraan mereka.


"Oh gitu yah, aku nggak tahu soalnya aku baru datang, maaf sudah menuduhmu sembarangan" ucap Kenan.


"Emm iya nggak apa-apa kok, Kenan apa aku boleh masuk?" tanya Renata yang membuat Friska membulatkan matanya setelah mendengar ucapan Renata.


Awas saja kalau sampai kamu izinkan suamiku, kamu bakalan dapat nanti ganjaran begitu kamu kembali batin Friska yang sedang cemburu berat namun di tahannya.


Kenan pun mengernyitkan keningnya bingung setelah mendengar ucapan Renata.


Apa-apaan Renata mau masuk ke dalam apartemenku, sedangkan dia seorang wanita dan aku seorang laki-laki itu kan nggak bagus, lagian mana mungkin aku membiarkan wanita masuk ke dalam apartemenku, wanita yang boleh masuk kesini itu hanya istriku dan juga mama aku batin Kenan.


"Maaf yah Renata, aku nggak izinin wanita masuk ke dalam apartemenku karena aku punya bodyguard yang sangat galak tapi cantik, dan juga aku sangat mencintainya, kamu mengerti kan maksud aku," ucap Kenan yang membuat Friska tersenyum, tapi tidak untuk Renata.


"Di dalam ada wanita maksud kamu Kenan?" tanya Renata.


"Nggak ada dia lagi di Indonesia sekarang," jawab Kenan.


"Oh, aku cuma mau cerita-cerita ajah kok dengan kamu Kenan teman lamaku yang sudah lama tidak bertemu, aku nggak berniat macam-macam dan juga aku bakalan masakin kamu, aku tahu kamu pasti nggak tahu memasak, iya kan jadi aku bakalan masakin kamu," ucap Renata yang masih berusaha supaya bisa dekat dengan Kenan.


"Terima kasih atas niat baikmu Renata, tapi kamu nggak perlu repot-repot kok aku bisa menyuruh bawahanku menyiapkan semua keperluanku termaksud makanan jadi aku walaupun nggak tahu memasak tetap tidak akan kelaparan," ucap Kenan.


"Ya udah kembalilah ke tempatmu, aku lagi video call dengan wanita yang sangat aku cintai sekarang, takutnya dia akan ngambek kalau aku kelamaan bicara dengan wanita lain," ucap Kenan sengaja mengusir halus Renata.


"Oh gitu yah, maaf yah kalau aku menganggu kamu Kenan," ucap Renata.

__ADS_1


"Iya nggak apa-apa kok, aku masuk duluan yah," ucap Kenan.


"Iya," ucap Renata.


Kenan pun segera masuk ke dalam apartemennya kembali, tak lupa menutup pintu. Dan Renata dengan perasaan kesalnya kembali ke kamarnya.


######


"Itu teman lama yang kamu maksud?" tanya Friska.


"Heem iya sayang, aku pikir tadi dia ngikutin aku tapi ternyata aku tetanggaan dengan dia," ucap Kenan.


"Jangan cemburu yah dan mikir macam-macam aku nggak pernah ngapain-ngapain disini sayang, aku tuh cuma mencintai kamu" ucap Kenan.


"Idiihh siapa juga yang cemburu nggak tuh, kepedean banget," ucap Friska.


Kenan pun tertawa setelah mendengar ucapan istrinya itu. Karena jelas-jelas bahwa Friska kelihatan cemburu tapi tidak mau mengakui.


"Benarkah sayang, tapi kelihatannya nggak seperti itu, kamu sangat cemburu tuh dari tadi kamu cemberut gitu," ledek Kenan.


"Lagian ngapain cemburu, kalau kamu macam-macam aku lebih macam-macam lagi, banyak tuh yang antri di belakang," ucap Friska.


"Apa!!!!! teriak Kenan tersentak kaget setelah mendengar ucapan istri kesayangannya itu yang sangat santai tapi sukses membuat Kenan khawatir setengah mati.


"Sayang jangan pernah ucapkan itu dari bibirmu, awas yah kamu jangan macam-macam pokoknya," ucap Kenan.


"Nggak kok sayang aku cuma satu macam ajah," ucap Friska lalu tersenyum.


"Aku nggak percaya, kamu tinggal di rumah ajah deh jangan keluar-keluar," ucap Kenan.


"Ihh apaan coba, aku nggak mau sayang, udah deh nggak usah mikir macam-macam, lagian aku nggak bakalan macam-macam juga, kamu tuh yang berpotensi macam-macam di belakang aku," ucap Friska.


"Tapi terserah padamu kalau kamu macam-macam di belakangku itu pilihanmu, aku nggak bakalan ngelarang dan aku juga santai ajah nanti kalau kamu sampai disini baru aku beri pelajaran," ucap Friska.


"Sayang aku tuh nggak akan melakukan itu, aku tuh takut kalau kamu yang bakalan macam-macam pokoknya nggak boleh sayang, jadi kamu tinggal di rumah ajah deh. Kamu nih meragukan," ucap Kenan.

__ADS_1


"Nggak mau pokoknya aku mau keluar jalan-jalan, kalau aku izin kamu harus izinin sayang," ucap Friska.


"Tapi jangan macam-macam yah, kalau ada yang dekat-dekat cowok sama kamu, kamu harus ngapain?" tanya Kenan.


"Yah dekat juga dong sayang, gimana sih masa jauh-jauh mungkin saja dia mau minta tolong atau mau bertanya," jawab Friska sambil menahan tawanya karena melihat ekspresi Kenan.


"Sayang aku galau," ucap Kenan dengan menyedihkannya.


Friska langsung tertawa sampai mengeluarkan air matanya setelah mendengar ucapan Kenan, membuat Kenan semakin galau saja.


"Sayang kamu kok tertawa, aku benar-benar lagi galau banget ini istriku, kamu kok nggak mengerti sih perasaan suamimu ini," ucap Kenan.


"Sayang aku mengerti kok, aku tertawa itu karena kamu kok bilang kata galau sih, kayak anak baru gede ajah, galau-galauan," ucap Friska.


"Biarin, emang aku lagi galau kok," ucap Kenan.


"Dengar dan ingat baik-baik ini sayang, kamu jangan dekat-dekat dengan cowok pokoknya nggak boleh, kalau kamu dekat-dekat aku akan langsung mengumumkan pernikahan kita, biar semua orang tahu kalau Friska Halwatuzahra itu istri dari Kenan Mahardika," ancam Kenan.


"Bercanda kok suamiku sayang yang sangat tampan jangan main ancam-ancam lah, aku nggak dekat-dekat kok," ucap Friska cepat.


"Nah gitu dong sayang puji suami, oh iya kamu sudah makan?" tanya Kenan.


"Udah sayang, kamu istirahatlah kan baru sampai," ucap Friska.


"Kamu mau ngapain sayang kalau aku istirahat?" tanya Kenan.


"Aku mau rebahan ajah sambil meluk guling, mau meluk suami tapi nggak ada disini," ucap Friska.


"Tunggu sampai aku balik sayang kamu boleh peluk sepuasmu, mau minta lebih juga aku dengan ikhlas mengabulkannya," ucap Kenan.


"Dasar mesum," ucap Friska dengan pipi yang sudah merona.


Kenan tersenyum melihat ekspresi istrinya itu.


"Aku cinta banget sama kamu sayang, kamu baik-baik yah disana," ucap Kenan dengan tatapan penuh rindu padahal dia baru sampai di apartemennya masih sangat lama untuk dirinya pulang.

__ADS_1


__ADS_2