Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Sangat kesal


__ADS_3

Kenan segera mengangkat panggilan telfon dari Adelia.


"Halo sayang, kamu udah sampai di rumah?" tanya Adelia kepada Kenan setelah Kenan mengangkat panggilan telfon dari Adelia.


"Udah kok sayang" ucap Kenan.


"Oh ya udah kamu istirahat yah sayang" ucap Adelia sambil Rio memeluknya di tempat tidur Adelia.


"Iya, kamu juga" ucap Kenan.


Adelia pun mematikan panggilan telfonnya.


"Sayang kamu mau tidur di sini?" tanya Adelia kepada Rio yang sedang asik menciumnya.


"Iya dong sayang, aku merindukan kamu" ucap Rio lalu membaringkan tubuh Adelia dan menindihnya.


Rio pun mulai melakukan aktivitasnya dan mereka melakukan hubungan suami istri lagi.


Sedangkan Kenan setelah telfonan dengan Adelia, dia mandi terlebih dahulu lalu segera ke kamar Friska di sebelah kamarnya.


Begitu Kenan masuk ternyata Friska sudah tertidur dengan lelapnya. Kenan pun menggendong tubuh Friska untuk pindah ke kamarnya.


Begitu masuk kamar Kenan langsung membaringkan tubuh Friska di tempat tidurnya dan dia pun ikut berbaring juga di samping Friska tetapi sebelum itu Kenan memperhatikan wajah Friska dulu.


"Awas saja kalau kamu selingkuh" ucap Kenan lalu mengecup bibir Friska.


Kenan pun tertidur sambil memeluk tubuh Friska.


#####


Pagi harinya Kenan bangun terlebih dahulu, dia pun memandangi wajah Friska sambil mengelus rambutnya dan sesekali mencium pipi dan bibir Friska membuat Friska terkadang sedikit merasa terganggu akibat ulah Kenan namun Friska tak kunjung bangun juga.


"Aku mencintai Adelia tapi aku nggak mau juga kalau kamu sampai di miliki sama laki-laki lain apalagi sampai kamu selingkuh di belakangku" ucap Kenan sambil mengelus lembut wajah Friska yang masih tertidur lelap.


Kenan pun melihat jam yang sudah waktunya untuk Friska bangun.


"Istriku ayo bangun, kamu harus ke sekolah nanti kamu terlambat" ucap Kenan sambil menggoyangkan pelan bahu Friska.


Namun Friska tak kunjung bangun juga.


Kenan pun mengelus lembut lagi wajah Friska sambil masih membangunkan Friska.


"Bentar om" ucap Friska setengah sadar.

__ADS_1


"Kamu masih harus buat sarapan, bangunlah" bisik Kenan di telinga Friska.


Friska pun memaksakan dirinya buat bangun.


"Loh aku kok di kamar om sih" ucap Friska kesal.


"Ini kamar kamu juga" ucap Kenan.


"Tapi aku nggak mau disini, aku mau di kamarku saja" ucap Friska sambil mau beranjak dari tempat tidur namun dia di tarik oleh Kenan sampai Friska terbaring kembali di tempat tidur.


"Sekarang kamu udah berani nggak nurut sama suami yah, kamu sengaja kan mau di kamar sebelah biar kamu bebas telfonan dengan selingkuhan kamu tanpa ada gangguan" ucap Kenan kepada Friska yang sudah menindih tubuh Friska.


"Apaan sih om bahas selingkuh terus baru juga sebentar aku mau selingkuhnya" ucap Friska santai.


"Friska jangan sekali-sekali kamu berani selingkuh, awas kalau sampai aku tahu kamu selingkuh" teriak Kenan dengan emosinya.


"Udah om teriak-teriaknya sekarang minggir aku mau buat sarapan, aku mau makan" ucap Friska sambil mendorong kuat tubuh Kenan dan itu berhasil, dia pun segera bangun dan menuju ke dapur.


Kenan pun mengikuti Friska dari belakang.


"Ngapain sih om ikut, lebih baik om siap-siap deh buat ke kantor" ucap Friska begitu mereka sampai di dapur.


"Nggak aku malas, hari ini kamu juga nggak usah ke sekolah" ucap Kenan datar.


"Oke-oke kamu ke sekolah tapi kamu jangan macam-macam, kamu nggak boleh selingkuh, kamu pergi belajar saja abis itu pulang" ucap Kenan sambil memeluk Friska dari belakang.


"Om ini yah dari tadi malam bahas selingkuh terus sakit telinga aku tahu nggak, lebih baik om ke kamar buat siap-siap ke kantor sebelum aku tambah marah" ucap Friska masih dengan mode jengkelnya.


"Iya-iya aku ke kamar" ucap Kenan yang takut juga melihat Friska yang marah-marah.


Kenan segera berjalan menuju kamarnya menuruti perintah Friska.


Kenapa istri aku jadi galak seperti itu batin Kenan sambil terus berjalan menuju kamar.


Friska pun mulai membuat sarapan setelah membuat sarapan dia pun bergegas ke kamar juga untuk bersiap-siap ke sekolah.


#####


Begitu masuk kamar Kenan masih sedang memakai dasinya. Friska pun tak memperdulikan Kenan. Kenan yang melihat Friska bersikap seperti itu semakin kesal terbayang-bayang lagi ucapan Friska di otaknya.


"Istriku pakaikan aku dasi ini" perintah Kenan yang melihat Friska hampir saja masuk ke kamar mandi.


"Om juga biasa pakai sendiri" ucap Friska.

__ADS_1


"Aku mau sekarang kamu yang pakaikan dasi ini" ucap Kenan tak mau di bantah.


Friska pun menuruti kemauan Kenan. Kenan pun memperhatikan terus wajah Friska yang sangat cantik di matanya yang sedang sibuk memakaikan dasi untuknya.


Kamu hanya milik aku batin Kenan sambil memperhatikan wajah Friska.


"Udah om, om ke meja makan duluan aku masih mau mandi dulu, nggak usah membantah" ucap Friska lalu segera berjalan masuk ke kamar mandi.


Kenan pun menuruti ucapan Friska.


#####


Di meja makan Kenan sudah lama menunggu namun Friska belum turun-turun juga, Kenan pun segera menyusul Friska di kamar.


"Apa yang dia lakukan sih di kamar kenapa lama banget, jangan-jangan dia lagi telfonan sama cowok lain" ucap Kenan sambil menapaki tangga satu persatu menuju kamarnya.


Begitu sampai di depan pintu kamar, Kenan pun segera membuka pintu kamarnya dan di lihatnya Friska sedang berada di depan cermin.


Friska sedang berdandan seperti biasanya namun Kenan melihat Friska semakin cantik.


"Kamu tuh mau ke sekolah kenapa mesti dandan-dandan seperti itu" ucap Kenan sambil mendekati Friska.


"Emang aku mau ke sekolah om, makanya harus kelihatan segar jadi harus dandan sedikit masa aku ke sekolah kayak orang nggak mandi sih" ucap Friska masih dengan aktivitasnya.


"Kamu itu kenapa semakin bergaya sih, udah dandannya ayo kita turun sarapan" ucap kesal Kenan.


"Om itu kenapa semakin banyak komentar sih, aku tuh tiap ke sekolah pasti seperti ini om juga udah tahu" ucap Friska yang tak kalah kesalnya terhadap Kenan.


Memang benar Friska tiap ke sekolah pasti dandan sedikit yang terlihat sangat natural dan bertambah cantik Kenan sudah mengetahui itu dan sangat suka tapi entah kenapa semenjak Friska bilang kata-kata selingkuh Kenan merasa sangat kesal kalau Friska semakin terlihat cantik.


"Mulai sekarang nggak usah dandan terlalu lama dan terlihat cantik di depan cowok lain" ucap Kenan sambil menarik tangan Friska untuk segera ke meja makan.


"Aduh om jangan main tarik-tarik deh, tas aku ketinggalan tuh" ucap Friska.


"Ya udah ambil cepetan" ucap Kenan.


Friska pun segera mengambil tasnya dan mereka berjalan bersama menuju meja makan, setelah sarapan Kenan pun memberikan uang jajan kepada Friska yang lebih banyak dari sebelumnya dan memberikan lagi kartu yang sebelumnya dia berikan kepada Friska yang habis Friska kembalikan sewaktu kabur.


"Om kok banyak banget?" tanya Friska.


"Emang kenapa kalau banyak kamu kan istriku, awas kamu jangan sampai selingkuh" ucap Kenan dengan ancamannya.


"Iihh emang om doang yang bisa selingkuh, aku juga bisa kali kan aku udah bilang semalam" ucap Friska lalu salam kepada Kenan dan segera berlari ke luar rumah menuju motornya.

__ADS_1


"FRISKA" teriak Kenan dengan kencang dan dengan emosinya.


__ADS_2