
Elsa juga ikut melihat ke Raka dengan tatapan kasihannya.
Kak Raka pasti sekarang sedang pusing banget deh,, kan hubungan dia dan Salsa hanya bohongan aja,, gimana coba mereka akan melanjutkan ke jenjang yang lebih serius,, Salsa juga udah punya gebetan,, Kak Raka juga sih buat masalah sendiri ya ampun,, jadi gini kan,,, batin Elsa sambil melihat Raka yang terlihat jelas sedang berpikir keras dan juga sedikit gugup.
"Raka,, kamu ini kenapa selalu saja diam sih kalau nenek berbicara tentang Sinta,, hubungan kalian baik-baik saja kan?" ucap nenek Raka lagi sambil melihat penuh keheranan pada Raka.
Raka dengan segera menganggukkan kepalanya sambil melihat neneknya.
"Iya nek,, dia baik-baik aja sangat baik-baik aja nek,," ucap Raka sambil melihat neneknya.
__ADS_1
Sekarang aku yang sedang nggak baik-baik aja nek,, duh gimana ini? pusing banget aku,, inilah satu saja kebohongan aku pasti membutuhkan kebohongan yang lain lagi untuk menutupi kebohongan aku yang sebelumnya,,, salahku yang berbohong pernah,,, memang kamu Raka suka sekali kamu buat masalah hidup kamu sendiri,, batin Raka yang merutuki kebodohannya sendiri.
"Ya udah baguslah kalau dia baik-baik saja,, jadi gimana ini? berikan alamat rumah Sinta,,, biar nenek bisa berkunjung ke rumah dia,, dan sekaligus bertemu dengan kedua orang tua Sinta,," ucap nenek Raka lagi yang membuat Raka semakin keringat dingin.
Sementara Elsa sangat terkejut sambil melihat Raka.
Sekarang apa yang bakalan Kak Raka lakukan,, batin Elsa sambil melihat Raka.
Nenek Raka tak curiga sama sekali mengenai Raka yang hampir salah sebut nama.
__ADS_1
Aku harus bicara nih sama Salsa,, gawat nih gawat,, rasa-rasanya aku pengen banget kabur aja,, tapi kasihan juga pada nenek,, batin Raka sambil melihat nenek yang sangat disayanginya.
"Tunda terus saja Raka sampai kamu jomblo lagi,, ingat yah Raka wanita itu butuh kepastian dari seorang pria bukan hanya kata-kata manis saja yang kamu berikan pada dia,,, jangan sampai ada yang lebih serius dari kamu kepada Sinta,, bisa-bisa Sinta dia ninggalin kamu dan bersama pria itu,, dan jadilah kamu yang jomblo ngenes lagi,," ucap nenek Raka yang hampir saja membuat Elsa tertawa namun berhasil dia tahan.
Yah emang aku masih jomblo nek tapi bukan jomblo ngenes,, aku jomblo bahagia,, batin Raka sambil melihat neneknya.
Elsa terus-menerus melihat ekspresi wajah Raka yang terlihat betul sedang berpikir dan sangat tertekan.
Hemm,, hemm,, hemm,, kak Raka sepertinya kamu harus berpikir keras,, aku pengen bantuin kak Raka tapi nggak tau mau kasih ide apa sama kak Raka,, batin Elsa.
__ADS_1
Sementara di tempat lain,, Salsa sedang merasa bahagia sambil mengingat kebersamaan dirinya bersama Jeki semalam. Dan Jeki pun sama,, namun senyum di wajah Jeki mendadak hilang begitu mengingat Raka.
Kenapa sih Raka dari sekian banyak wanita di muka bumi ini,, kenapa harus Salsa yang kamu jadikan partner sandiwara,, hmm aku nggak bisa membiarkan ini,, aku nggak mau Salsa di ambil orang,, takutnya nanti si Raka jadi suka pada Salsa,, aku harus selangkah lebih maju, batin Jeki lalu segera menghubungi Salsa.