Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Kerjain Sinta,,,


__ADS_3

"Sepertinya karena umur tuh sayang bukan karena gangguin Juan," ucap Kenan.


Friska langsung menghentikan langkahnya lalu menoleh kepada Kenan dan Kenan hanya nyengir saja sambil melihat istrinya.


"Enak aja yah bilangin karena umur aku masih muda tau nggak kayak om,," ucap Friska.


Juan benar-benar menahan tawanya begitu melihat ekspresi wajah Kenan yang langsung berubah karena mendapatkan panggilan om lagi dari istrinya.


"Astaga sayang kok panggil om sih,, nggak mau,,, maafin deh,, kan cuma bercanda aja jangan bawa serius dong,," ucap Kenan sambil berjalan mendekati istrinya.


"Aku lagi nggak pengen bercanda jadi intinya kamu bercanda diwaktu yang tidak tepat," ucap Friska sambil duduk kembali di sofa.


"Ngambek nih?" ucap Kenan panik.


"Pikir aja sendiri," ucap Friska sambil menahan tawanya begitu melihat ekspresi wajah Kenan.


"Kamu nggak ngambek cuma marah aja," ucap Kenan sambil berpura-pura menangis agar Friska tertawa dan benar saja Friska langsung tertawa.


Astaga tuan Kenan bisa-bisanya dia seperti itu,,, huuff jangan sampai ada yang melihat dia begini selain aku,, tapi sempat-sempatnya juga dia cari-cari kesempatan dalam kesempitan,, batin Juan sambil melihat Kenan.


"Udah ihh sayang,, itu om Juan lihatin loh,, kamu nggak malu apa,," ucap Friska sambil menggeser kepala Kenan yang sedang bersandar di dadanya dan juga tangan Kenan yang memeluk pinggangnya.


"Aku latih dia,, kan nggak lama lagi nikah,," ucap Kenan tanpa dosa.


"Juan kamu pasti pengen kan romantis-romantisan dengan cewek,, makanya cepat nikah Juan,, enak loh kalau udah nikah nggak takut dosa malahan pahala kalau mesra-mesraan gini,," ucap Kenan yang sedang pamer pada Juan.


"Iya tuan,, saya kembali ke ruangan ku dulu tuan,, nggak sanggup lihat kemesraan kalian," ucap Juan.


Kenan langsung tertawa begitu mendengar ucapan Juan.


"Iya,, iya kembalilah ke ruangan kamu,, jangan disini nanti kamu praktek lagi sama Ela padahal belum sah,, sudah cukup kan tadi belajarnya?" ucap Kenan lalu tertawa lagi.


"Nggak akan kok tuan,,, aku akan menunggu sah dulu baru akan begitu," ucap Juan.


"Saya keluar dulu tuan dan Nona,," ucap Juan cepat karena melihat Friska akan bicara juga dia takut akan di ganggu lagi.


Setelah mengucapkan itu Juan segera keluar dari dalam ruangan Kenan karena sebenarnya tadi hanyalah meminta tanda tangan Kenan saja makanya dia masuk ke dalam ruangan Kenan,, tapi karena dia mendengar Friska sedang telfonan dengan pacarnya jadilah dia berlama-lama dulu karena kepo.


Huff harus menyelamatkan diri kalau tidak bisa-bisa aku di gangguin lagi,, mereka kuat kalau sedang bersama,, batin Juan.


"Om Juan sengaja tuh pengen keluar cepat-cepat dari dalam ruangan ini,," ucap Friska sambil tersenyum.


"Iyalah sayang dia pasti lebih memilih menyelamatkan diri daripada disini di gangguin terus," ucap Kenan.


"Iya benar banget, tapi aku suka gangguin om Juan,, abis dia itu lucu kalau di gangguin," ucap Friska.


"Jangan bilangin dia lucu aku cemburu loh," ucap Kenan.


"Apaan sih sayang,, masa kamu cemburu sama om Juan yang benar aja sih,, kalau mau cemburu tuh,, yah sama Taehyung,,, Jungkook atau member BTS yang lainnya,," ucap Friska lalu tertawa.


"Halu nya aktif lagi nih," ucap Kenan sambil mencubit gemas pipi Friska.


"Iya nih,," ucap Friska sambil nyengir.


"Sayang kembali sana ke tempat mu,, jangan disini aku mau telfonan dengan Salsa lagi supaya nggak halu lagi,," ucap Friska sambil melihat Kenan yang masih asik bersandar padanya.


"Nggak marah lagi kan yang tadi?" tanya Kenan.


"Nggak lah,, aku nggak suka marah-marah kali, ngapain aku marah kan yang itu secara jelas kamu yang tua," ucap Friska lalu tertawa.


"Untung sayang," ucap Kenan lalu mengecup bibir Friska dan segera kembali melanjutkan kerjaannya.


"I love you," ucap Friska lalu cium jauh pada Kenan.


"Centilnya istriku," ucap Kenan sambil tersenyum dan menggelengkan kepalanya.


"Kok nggak di balas?" ucap Friska sambil cemberut.


"Aku akan membalasnya dengan tindakan sayang bukan dengan kata-kata,,," ucap Kenan.


"Sweet banget sih,, aku tau kok," ucap Friska lalu segera menelepon Salsa.


Kenan hanya tersenyum lembut sambil melihat istrinya.


Mama dan papa aku memang nggak salah memilihkan aku wanita,,, mereka lama banget sih baliknya,, di luar Negeri terus kan aku kangen juga sama mereka,, batin Kenan.


Salsa yang mendengar bunyi ponselnya segera melihat nama kontak yang menelepon dirinya dan dia mengernyitkan keningnya bingung begitu tau Friska menelepon lagi dirinya sedangkan tadi mereka sudah berbicara walaupun pembicaraan mereka gangguin Ela terus.


"Siapa Sal?" tanya Ela.

__ADS_1


"Ini Friska, nelfon gue lagi, padahal tadi udah bicara," ucap Salsa.


"Hmmm jangan-jangan dia mau gangguin loe juga tuh,," ucap Ela lalu tertawa.


"Dia mau gangguin gue apa juga coba, pacar nggak punya,," ucap Salsa lalu mengangkat panggilan telfon dari Friska.


"Halo sayang,,, ada apa nelfon? kangen yah? sama kok aku juga,," ucap Salsa yang membuat Friska dan Ela langsung tertawa.


"Kasian jomblo,," ucap Friska dan Ela bersamaan.


"Hemm harap maklum aja yah," ucap Salsa lalu tertawa.


"Fris loe sok nggak jomblo juga padahal kan sama kita," ucap Salsa lagi lalu tertawa.


"Oh iya lupa gue,, abis selama punya om berasa kayak udah punya pacar aja,, loe tau kan om gue gimana sama gue,, melebihi pacar,," ucap Friska.


Kenan hanya tersenyum begitu mendengar ucapan Friska.


Kita kan suami istri,, pintar juga dia bicara sama temannya,, batin Kenan.


"Iya juga sih,, pak Kenan sangat over protektif sama loe,, kayak suami sama istri,, apalagi kalau loe dideketin sama cowok lain walaupun cuma Dafa,, Jojo,, Haris atau Farel,, beh di kepalanya itu pasti seperti mengeluarkan asap," ucap Salsa.


"Itu karena dia sayang sama ponakan dia,," ucap Ela.


"Iya benar banget," ucap Friska.


"Oh iya ada apa loe nelfon lagi Fris?" tanya Salsa.


"Si Ela udah nggak malu lagi tuh?" ucap Friska.


"Udah nggak," ucap Salsa.


"Jangan gangguin gue lagi," ucap Ela.


"Tenang aja nggak kok kalau untuk sekarang karena om Juan sudah ke ruangannya,, coba kalau masih ada om Juan gue pasti gangguin lagi dong dengan senang hati,," ucap Friska.


"Oke Ela loe udah dengar kan yang dia katakan jadi jangan bertemu dengan kak Juan disaat ada Friska,," ucap Salsa.


"Tentu saja itu nggak akan ngaruh,, pasti suatu saat nanti aku ciduk kalian yang sedang jalan berdua,, uwu-uwuan," ucap Friska.


"Fris,, loe sepertinya punya dendam pribadi sama gue,, ayo kita selesaikan biar nggak ada lagi gangguan kedepannya," ucap Ela asal yang membuat Friska dan Salsa lagi-lagi tertawa.


"Nggak punya gue,, loe lupa yah sama hobby gue?" ucap Friska.


"Gangguin orang nggak akan lupa gue," ucap Ela.


"Nah itu ingat jadi loe mengerti dan nikmati aja kalau gue gangguin," ucap Friska.


"Kasian banget loe Sal,, makanya jangan pacaran dengan kak Juan biar aman dari gangguan,," ucap Salsa.


"Idiihh nggak apa-apa gue di gangguin daripada harus berpisah dari kak Juan," ucap Ela cepat.


"Gue udah rekam tinggal dikirimkan sama om Juan,, siapa tau kan dia jadikan nada dering di ponselnya," ucap Friska lalu tertawa.


"Fris loe bercanda kan?" tanya Ela panik.


"Iya,, nggak usah panikan santai aja," ucap Friska lalu tertawa.


Ela pun bernafas lega.


"Oh iya Ela loe ada janjian kan dengan om Jeki?" ucap Friska yang langsung membuat Ela dan Salsa lagi-lagi terkejut.


"Kok diam sih?" ucap Friska.


"Loe tau darimana Fris,, gue ada janjian dengan kak Jeki?" tanya Ela balik.


"Gue tau dari orangnya langsung dong,, dia kan kerja di kantor yang sama dengan om Juan,, dan juga om Jeki dan Om Juan sepupu,," ucap Friska dengan santainya.


"Gue tau dari orangnya jadi nggak usah tanya lagi gue tau nya daromana," ucap Friska cepat.


"Tau aja kalau kita mau tanya itu,," ucap Salsa.


"Jadi benarkan loe janjian dengan om Jeki tanpa sepengetahuan om Juan?" tanya Friska.


"Hehehe iya sih,, tapi tuh yah sebenernya bukan nggak mau bilang gitu,, cuma rencananya sore gue bakalan izin sama kak Juan,, gitu,, lagian gue cuma mau memenuhi janji gue kok sama kak Jeki nggak lebih, kak Jeki juga tau itu," ucap Ela.


"Haduhh loe salah tau,, seharusnya nggak boleh dong,, seharusnya loe izin dulu sama om Juan kalau dia izinkan baru deh loe janjian dengan om Jeki,, loe nggak peka banget sih,, hati om Juan tuh pasti sakit loe janjian dengan om Jeki di belakang dia,, mana loe izinnya nunda-nunda lagi," ucap Friska.


"Iya,, iya,, tapi gue nggak di izinkan sih sama kak Juan,,," ucap Ela lalu tertawa.

__ADS_1


"Iyalah yang benar aja loe mau jalan dengan sepupu pacar loe sendiri,, kalau om Jeki baper sama loe kan bisa bahaya,, loe nggak boleh merusak hubungan keluarga mereka," ucap Friska.


"Iya Fris tau kok,, gue nggak mau juga kali merusak hubungan keluarga mereka,, lagian om Jeki nggak mungkin baper lah sama gue," ucap Ela.


"Yah kita kan nggak tau apa yang akan terjadi nanti,,, makanya om Juan sengaja melarang loe biar tidak terjadi hal-hal yang dia tidak inginkan suatu saat nanti," ucap Friska.


Behh istriku ini kalau beritahu temannya sangat pintar sekali,,, dia nggak sadar pasti nih kalau dia juga seperti itu sehingga membuat aku harus menjaganya ekstra,, batin Kenan begitu mendengar ucapan Friska pada Ela.


"Iya deh gue yang salah,, tapi gimana dong gue benar-benar nggak enak banget sama kak Jeki,, benar-benar nggak enak,," ucap Ela.


"Oh itu sih nggak usah khawatir,, gue udah punya penangkalnya," ucap Friska.


"Hah penangkal,, maksud loe?" tanya Ela dan Salsa bersamaan.


"Jadi tadi gue udah bilang sama om Jeki kalau yang akan makan malam dengan dia yaitu Salsa aja yang sudah jomblo sejak lahir,, jadi nggak bakalan ada yang marah," ucap Friska yang langsung membuat Ela tertawa dan Salsa hanya melongo tidak percaya begitu mendengar ucapan dari Friska yang terdengar jelas kalau Friska sedang mengejek dirinya.


"Gitu amat loe Fris,," ucap Salsa.


"Padahal dirinya sendiri juga jomblo,, kenapa bukan loe yang makan malam dengan Kak Jeki?" tanya Salsa.


Hahaha kalau gue yang makan malam dengan om Jeki bisa-bisa gue membuatkan masalah buat om Jeki,,, suami gue kalau marah bahaya,, batin Friska.


"Gue nggak terlalu butuh cowok sekarang mahh,, dan gue juga mau ke pesta pertunangan nanti malam dengan om gue,,, dan juga dengan om Juan jadi nggak bisa,, loe mau kan?" tanya Friska.


"Emang nggak apa-apa Fris? kan kak Jeki maunya makan malam dengan Ela,, lah masa gue yang datang kan nggak enak Fris,," ucap Salsa.


"Iya juga Fris,, masa gitu sih kan kasihan juga sama Salsa dan kak Jeki,, makan malam sama bukan orang yang mereka inginkan,, kalau Salsa sih pasti nggak pernah membayangkan kalau akan makan malam dengan cowok nanti malam, sedangkan kak Jeki kan janjiannya sama gue,," ucap Ela sekaligus sengaja meledek Salsa.


"Udah nggak usah mikirin om Jeki karena dia mau kok,, si Salsa ini yang jadi pertanyaan,,, mau nggak loe?" ucap Friska lagi.


"Mau lah gue,,, jomblo begini siapa tau aja kan kak Jeki jodoh yang Allah kirimkan buat gue," ucap Salsa.


"Dasar lu,," ucap Friska sambil mencebikkan bibirnya.


"Tapi semoga yah," ucap Friska lagi.


"Aamiin," ucap Ela dan Salsa bersamaan dan langsung membuat mereka lagi-lagi tertawa.


"Sepertinya ini ter niat banget yah?" ucap Ela.


"Iya nih,," ucap Friska.


"Tapi syukur deh kalau kak Jeki mau,, gue benar-benar nggak enak tadinya sama kak Jeki," ucap Ela lagi.


"Iya untung saja kan,," ucap Salsa.


"Tapi gue mesti pakaian apa yah bentar malam? gue kan jomblo belum ada pengalaman sama sekali makan malam dengan cowok,, paling gue makan malamnya bareng sahabat-sahabat kita aja yang cowok,, dan kalau sama mereka kan gue mau pakai daster pun nggak bakalan malu gue,, gue nggak bakalan takut salah kostum,,," ucap Salsa yang mulai bingung.


"Itu sih gampang Sal,, kan ada si Ela tuh tanyakan saja sama dia yang udah biasa jalan dengan pacarnya,, mungkin juga sudah pernah makan malam bersama pasti dia tau tuh,," ucap Friska.


"Yee gue nggak tau kali,, kok tanya gue sih,," ucap Ela cepat.


"Yah terus mau tanya siapa dong,, kan di antara kita bertiga cuma loe aja yang udah punya pacar Ela,, jadi loe yang lebih berpengalaman masalah begini,, ucap Salsa.


"Nggak tau gue,, udah deh loe pakai aja baju yang buat loe nyaman,,, kan baru makan malam doang," ucap Ela.


"Yah walaupun cuma makan malam doang,, kan siapa tau aja pandangan pertama kak Jeki langsung suka sama gue kalau gue pakai bajunya rapi dan juga terlihat cantik,," sewot Salsa.


"Beneran loe mau gebet kak Jeki?" tanya Ela.


"Yah kalau bisa kenapa tidak,," ucap Salsa sambil nyengir.


"Kak Jeki jomblo kan?" tanya Salsa pada Friska.


"Iya jomblo,," ucap Friska.


"Oke,, kesempatan terbuka lebar karena gue juga jomblo," ucap Salsa dengan penuh keyakinan.


Sementara di waktu yang sama Raka yang sedang berada di kantornya tiba-tiba teringat dengan Salsa yang habis mengganti namanya menjadi Sinta.


"Hemmm aku lagi bosan nih,, mana istri orang semakin cantik lagi,, aku semakin suka sama dia,, sepertinya aku butuh hiburan dulu nih,, kerjain Sinta bagus juga kayaknya,," ucap Raka yang sedang mengetik pada laptop yang ada di hadapannya.


Raka segera mengambil ponselnya lalu menelepon Salsa.


########


Mampir ke novel aku yang baru yee...


"Dendam dan Cinta"

__ADS_1


klik profil aku aj....mksh sebelumnya 🙏 😊


__ADS_2