Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Senyuman sinis,,,


__ADS_3

Hmm tunggu saja kamu ponakan ku,, batin Syeila sambil tersenyum jahat lalu segera berjalan menuju ke mobilnya untuk ke rumah Ela.


Sementara di rumah Ela...


"Idiihh kepedean banget loe Sal," ucap Ela lagi begitu mendengar ucapan Salsa.


"Yah bukannya kepedean memang itulah kenyataannya,, gue benar-benar takut kalau si Raka itu bakalan ada perasaan sama gue,, hmm sementara gue nggak suka sama sekali dia,, kan kasihan,," ucap Salsa lagi lalu tertawa.


"Mimpi loe,,," ucap Ela sambil menonyor kepala Salsa yang membuat Salsa meringis kesakitan.


"Sakit Ela,," ucap Salsa sambil melihat Ela dan meringis kesakitan.


"Sorry sengaja," ucap Ela lalu tertawa.

__ADS_1


"Untung sahabat loe,, kalau nggak gue bakalan perlihatkan Salsa yang sesungguhnya," ucap Salsa lalu tertawa juga.


"Ehh tapi yah loe sadar nggak,, si Raka itu sepertinya nurut banget deh sama Friska,, iyakan?" ucap Salsa lagi sambil mengingat kejadian di malam lamaran Ela.


"Lah iya sih,, tapi kan Friska ponakannya pak Kenan jadi wajarlah kalau dia nurut,, mungkin Friska akrab dengan Raka,, karena dia ponakannya pak Kenan,, si Raka sering ke rumah pak Kenan kali jadi dia otomatis ketemu Friska terus mereka akrab deh,, loe tau sendiri kan Friska cepat akrab sama orang,," ucap Ela lagi.


"Ehh iya juga yah,, tapi gue jadi ragu kalau dia itu dekat dengan pak Kenan,, karena mereka terlihat seperti saingan aja,, nggak akur gitu loh,, si Raka suka buat pak Kenan kesal,," ucap Salsa lagi.


"Heh nggak usah mikir aneh-aneh loe,, gue nggak perhatikan kali,, kan kejadiannya di depan mata,, gimana sih calon istri dari kak Juan ini yang terkenal pintar,, kok loe goblok,, nggak cocok banget,, kalau nggak sanggup berikan aja kak Juan sama gue yang pintar ini,," ucap Salsa lalu sengaja menertawakan Ela karena melihat ekspresi wajah Ela.


"Eisshh enak aja loe,, kita udah ada rezeki masing-masing dan rezeki gue kak Juan,,, jadi loe cari rezeki loe sendiri,, yang bisa jadi kak Jeki rezeki loe," ucap Ela cepat.


"Astaga Ela lebay loe," ucap Salsa lalu tertawa.

__ADS_1


"Ehh gue mau balik dulu kalau gitu,, mau mempersiapkan diri untuk jalan bersama kak Jeki," ucap Salsa lagi sambil tersenyum penuh bahagia,, begitu mengingat dia akan jalan bersama dengan Jeki yang sangat jarang terjadi itu semenjak dia menjadi pembantu Raka.


Ela pun langsung melarang Salsa untuk pulang ke rumahnya.


"Nggak usah balik loe," ucap Ela sambil melihat Salsa.


"Lah kenapa? gue mau menyiapkan diri tau,, mau menyiapkan pakaian, mau dandan dan masih banyak lagi,," ucap Salsa sambil melihat Ela dengan tatapan penuh keheranannya.


"Loe disini aja dandannya,, gue juga masih punya banyak baju baru tuh yang bagus yang bisa loe pakai buat jalan dengan kak Jeki,, jadi kita dandan bersama aja,, karena gue juga mau jalan bersama dengan calon suamiku nanti malam," ucap Ela sambil tersenyum bahagia pada Salsa.


Ucapan itu didengar oleh Syeila yang sedang berdiri di depan pintu kamar Ela,, Syeila tampak sangat kesal begitu mendengar ucapan Ela.


Senyuman sinis terlihat jelas dari bibir Syeila.

__ADS_1


__ADS_2