Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Tidak ada sama sekali,,,


__ADS_3

Friska membaca pesan dari Kenan membuatnya semakin berpikiran negatif pada Kenan,, dan itu jelas membuat Friska semakin kesal pada Kenan.


Oh ada urusan kantor atau karena sedang bersama wanita itu? hmmm tunggu saja kamu,, aku bakalan balas lebih parah dari apa yang kamu lakukan,, mana ada sih urusan kantor sampai nggak pulang satu malam,, sedangkan dia selalu pulang ke rumah mau sesibuk apapun dia,, pasti dia mengusahakan untuk pulang ke rumah,, nggak kayak sekarang ini,, batin Friska yang benar-benar kesal namun dia berusaha menutupi kekesalannya di depan sahabatnya.


Friska memutuskan untuk tidak membalas pesan dari Kenan,, dan berharap Kenan akan menelepon nya,, karena biasanya Kenan akan selalu menelepon apabila Friska tidak membalas pesan dari dirinya.


Namun,, Kenan tak kunjung menelepon Friska..


"Ada apa Fris?" tanya Ela karena melihat Friska yang tampak banyak pikiran.


Yah Friska memang sedang memikirkan suaminya..


"Emm nggak kenapa-kenapa kok,, aku hanya kepikiran Salsa," ucap Friska sambil melihat Salsa yang sejak tadi hanya diam saja.


Friska sudah tau pasti Salsa diam saja karena sedang memikirkan Jeki.

__ADS_1


"Mungkin dia sedang kepikiran dengan kak Jeki,, kita tunggu saja sampai dia benar-benar bisa mengikhlaskan kak Jeki,, kita jangan paksa dia biar cepat mengikhlaskan kak Jeki karena itu pasti akan susah sekali buat dia,, yang terpenting dia tidak melakukan hal-hal bodoh yang merugikan dirinya sendiri,,, kalau hanya diam seperti ini tidak masalah masih wajar," bisik Ela pada Friska.


Friska pun menganggukkan kepalanya sambil melihat Salsa.


###############


Rumah Salsa....


"Kak Raka nggak masuk?" tanya Ela sambil melihat Raka yang sepertinya tidak akan masuk ke dalam rumah Salsa.


Sedangkan Friska kembali mengecek ponselnya dan tidak ada pesan atau panggilan telfon satu kali pun dari Kenan.


"Nggak,, aku akan langsung ke kantor,, ada urusan kantor mendadak dan sangat penting,, tapi kapan-kapan aku akan menjenguk Salsa dan masuk ke dalam rumah dia kok," ucap Raka sambil tersenyum ramah.


"Oh baiklah,, kak Raka hati-hati," ucap Friska sambil tersenyum pada Raka.

__ADS_1


"Iya dek cantik," ucap Raka lalu segera pamit kepada Salsa dan yang lainnya.


Salsa masih hanya terdiam sejak tadi,, dan yang lainnya memaklumi itu semua.


Setelah pamit,, Raka pun segera berjalan menuju mobilnya,, tak lupa dia membunyikan klakson mobilnya ketika akan pergi dari rumah Salsa.


Aku harus bertemu dengan Kenan, kenapa dia bisa bersama dengan wanita itu,, apa maksud dia seperti itu? kalau dia mau menyakiti dek cantik,, aku nggak akan membiarkan itu terjadi,, aku akan mengambil dek cantik karena dia yang setia nggak pantas untukmu Kenan,, batin Raka yang sudah sangat kesal dengan kelakuan Kenan,, apalagi tadi dia melihat Friska benar-benar kepikiran dengan apa yang dilihatnya,, meskipun Friska tidak bilang apa-apa tapi Raka tau bahwa Friska pasti kepikiran pada Kenan..


##############


Rumah Salsa...


"Oh iya,, Fris, tadi aku melihat pak Kenan bersama dengan wanita,, itu pacar dia yah? cantik banget,, mereka cocok banget,, om mu ganteng banget dan ceweknya cantik banget,, akan seperti apa nanti anak mereka yah?" ucap Dafa yang membuat Friska menjadi semakin kesal.


Friska tampak melihat ponselnya terus,, berharap Kenan akan menghubungi dirinya seperti yang lalu-lalu tapi tidak ada sama sekali notifikasi dari Kenan.

__ADS_1


__ADS_2