
"Emm" ucap Friska yang juga tidak ikhlas.
"Gitu ajah sayang, aku mau pergi lama loh ini masa gitu ajah" ucap Kenan dengan ekspresi wajah terkejutnya.
"Bukannya gitu sayang tapi aku lagi sedih karena kamu bakalan pergi sekarang, bisa nggak nanti ajah kamu perginya" ucap Friska sambil memeluk Kenan.
Kenan pun tersenyum karena mengetahui istrinya ternyata tidak mau juga di tinggal olehnya.
"Nggak bisa sayang aku harus berangkat sekarang supaya cepat selesai, aku bakalan cepat menyelesaikan urusan disana biar aku cepat pulang, kamu belajar baik-baik yah" ucap Kenan sambil memeluk erat istrinya itu.
"Iya yah kamu cepetan selesaikan urusan disana, karena aku pasti rindu sama suamiku sekarang saja aku sudah rindu" ucap Friska.
Kenan pun semakin bahagia setelah mendengar ucapan istrinya itu.
"Iya sayang pasti aku cepatkan" ucap Kenan lalu mencium bibir istrinya itu dengan sangat lama.
Setelah itu Kenan pun mengantar terlebih dahulu Friska ke sekolah.
"Sayang kamu kemana-mana harus di antar sopir yang sudah aku siapkan yah, jangan naik motor, sebentar dia akan menjemputmu ketika pulang sekolah," pesan Kenan sebelum Friska keluar dari dalam mobil.
"Yah sayang aku naik motor saja yah, masa kemana-mana dengan sopir," ucap Friska.
"No, kamu harus dengan sopir sayang nggak boleh pakai motor itu nggak aman buat kamu, walaupun kamu bisa bela diri sayang tapi kamu itu perempuan dan juga istriku, jadi kamu harus di jaga baik-baik sama bawahanku" ucap Kenan.
"Baiklah" ucap Friska sambil menganggukan kepalanya.
"Nah gitu sayang," ucap Kenan sambil mengelus lembut rambut istrinya.
"Ya udah aku masuk ke kelas dulu, kamu hati-hati yah" ucap Friska.
"Bentaran ajah sayang kamu masuk kelasnya atau kamu ikut aku ajah yuk," ucap Kenan yang semakin tidak mau pisah dengan istrinya.
"Ya ampun sayang kamu tuh ada-ada ajah, aku udah mau masuk nih, kamu hati-hati yah kalau udah sampai kabari aku" ucap Friska.
"Ya udah sayang, kamu jangan nakal-nakal disini yah, awas" ucap Kenan.
__ADS_1
"Iya nggak mungkin lah, emang aku anak kecil" ucap Friska sambil menahan tawanya.
"Bukan itu maksud aku sayang, pokoknya kamu nggak boleh centil-centil lagi," ucap Kenan yang sangat takut meninggalkan istrinya itu karena mengingat istrinya sangat banyak yang suka dan takut kalau istrinya akan suka kepada orang lain, karena dia saja belum mendapatkan balasan cinta dari Friska walaupun di dalam hatinya dia seperti merasakan kalau Friska sudah mencintai dirinya hanya tetap saja Friska belum bilang secara langsung kepada dirinya.
"Iya nggak kok sayang, aku nggak bakalan seperti itu" ucap Friska lalu salam kepada Kenan.
Kenan pun langsung memberikan ciuman di bibir istrinya dan juga pelukan yang sangat erat dan lama setelah itu baru dia mengizinkan Friska masuk ke dalam kelasnya, itupun Kenan mengantarnya masuk sampai ke dalam kelas dan tentu saja Kenan di tatap penuh kekaguman oleh perempuan-perempuan yang ada di dalam sekolah karena ketampanan Kenan, tapi tentu saja itu tidak berpengaruh sama sekali untuk Kenan karena yang dia lihat hanyalah istrinya bahkan dia menggandeng tangan istrinya sampai ke dalam kelas, bahkan kalau tidak mengingat hubungan rahasia mereka pasti dia sudah mencium istrinya.
Setelah memastikan Friska masuk ke dalam kelasnya, barulah dia berjalan menuju mobilnya untuk segera ke luar Negeri.
######
"Fris pak Kenan sayang banget yah sama loe, sampai-sampai dia juga mengantar loe masuk ke dalam kelas padahal dia mau pergi kerja" ucap Salsa.
"Heem iya" ucap Friska tidak bersemangat.
"Kenapa loe tumben banget loe lemas kayak gitu, nggak semangat, loe nggak di kasih uang jajan yah sama pak Kenan?" tanya Salsa walaupun itu tidak mungkin karena Salsa melihat Kenan sangat menyayangi Friska.
"Om gue mau ke luar Negeri hari ini, tadi tuh dia antarin gue setelah itu dia berangkat ke luar Negeri" ucap Friska yang semakin lemas.
"Iya Fris santai ajah nggak usah lemas gitu" ucap Ela.
"Masalahnya nih dia ke luar Negeri tuh bulanan dan belum tahu dia pulangnya kapan, cuma katanya dia bakalan menyelesaikan kerjaannya secepatnya tapi tetap ajah pasti lama" curhat Friska.
"Seriusan loe Fris, ya ampun kita nggak lihat lagi dong wajah tampan om loe dalam beberapa bulan nih" ucap Salsa tidak semangat juga.
"Apaan sih loe" ucap Friska kesal.
"Tapi tumben loe begini Fris, bukannya dulu loe senang yah karena bisa bebas kalau nggak ada om loe" ucap Salsa lagi.
"Heem itu sih dulu, gue kesepian tahu nggak kalau nggak ada om gue dan juga gue rindu, kalian tahukan rindu itu berat" ucap Friska.
"Lebay loe Fris, sabar ajah sampai om loe pulang, lagian loe kayak istri yang di tinggal suami ajah sih" ucap Salsa lalu tertawa.
Lah emang gue istri yang di tinggal suami kerja batin Friska.
__ADS_1
"Fris kak Juan pergi juga ke luar Negeri?" tanya Ela.
"Iya dia pergi juga, kan dia asisten om gue yang sangat mengerti om gue" jawab Friska sengaja ingin melihat ekspresi Ela dan Salsa.
Ela langsung tidak bersemangat juga setelah mendengar ucapan Friska, Salsa pun juga begitu yang baru teringat kalau Juan adalah asisten pribadi Kenan.
"Kenapa wajah loe berdua seperti itu, kayak gue tadi" ucap Friska.
"Yah gimana mau nggak gini coba Fris wajah kita berdua, kan kak Juan ikut pak Kenan, loe tahu sendiri gue belum juga pendekatan ke kak Juan ehh dia udah ke luar Negeri ajah, hemm jangan sampai dia bertemu jodohnya disana," ucap Salsa lemas.
"Iya Fris sama gue juga belum juga jalan dengan kak Juan, ehh dia ke luar Negeri, sudah pasti nggak akan terjadi jalan berdua gue dengan kak Juan," ucap Ela yang tak kalah lemasnya.
Salsa pun langsung tertawa setelah mendengar ucapan Ela yang lebih ngenes dari dirinya.
"Kasian banget loe Ela, itu berarti loe belum beruntung Ela mungkin lain kali atau tidak sama sekali" ledek Salsa.
"Ela masih beruntung kok karena kak Juan bisa menyusul om Kenan setelah dia jalan bersama Ela" ucap Friska.
"Serius Fris?" tanya Ela dengan mata berbinar bahagia.
"Iya om gue ngerti jadi gitu deh" ucap Fris.
"Yah enak banget loe Ela" ucap Salsa.
Friska dan Ela pun langsung menertawakan Salsa yang tidak jadi bahagia.
######
Kenan yang sudah tiba langsung ingin menghubungi istrinya namun dia melihat jam dan teringat pasti sekarang istrinya masih belajar, karena perbedaan waktu mereka.
Kenan pun mengirimkan pesan kepada istrinya sambil masuk ke dalam mobil yang sudah di siapkan oleh bawahannya.
Kenan pun menyuruh sopir untuk singgah ke restoran terlebih dahulu karena dia ingin makan.
"Loh itukan Kenan, ya ampun dia disini bukannya dia di Indonesia, baru aku mau ke Indonesia, dia semakin tampan, udah lama banget aku nggak bertemu dengan dia" ucap wanita cantik itu sambil berjalan menuju ke meja Kenan yang sedang duduk menunggu pesanan.
__ADS_1