
Kenan benar-benar gemas sekaligus ingin tertawa begitu mendengar ucapan istrinya yang sangat jujur. Sedangkan Cika jantungnya berasa mau copot begitu mendengar ucapan Friska.
Cika pun kembali menggunakan otaknya untuk berpikir.
"Heh,, kamu nggak usah mimpi yah,, mana mungkin Kenan mau sama pelayan,, kamu ini pelayan nggak tau diri yah,, siapa namamu? kamu harus dipecat,, dasar manusia halu,, sudah jelas-jelas Kenan masih jomblo sampai sekarang,, mana mungkin dia sudah menikah dan nggak ada yang tau,, secara dia orang terkenal,," ucap Cika yang benar-benar kesal pada Friska.
"Kamu nggak perlu repot-repot tau namaku,, karena nggak lama lagi kamu akan tau namaku,, yang terpenting sekarang persiapkan lah jantung mu untuk menerima kenyataan bahwa pria incaran mu saat ini sudah memiliki istri,," ucap Friska lagi yang membuat Cika semakin kesal.
"Nggak usah banyak berkhayal yah kamu," ucap Cika.
"Sayangku,, udah telfonan nya,, ayo kita lanjutin yang tertunda tadi," ucap Kenan parau yang berarti dia sudah benar-benar on tapi Friska masih mengurus Cika.
Cika yang mendengar suara Kenan benar-benar sangat shock.
__ADS_1
Sedangkan Friska langsung tersenyum.
"Dengar sendiri kan tadi itu suara siapa? kamu sudah tentu tau kan suara tadi itu suara siapa,, tanpa perlu aku beritahu,, makanya yah kalau orang bicara itu dipercaya,, dan kamu benar-benar wanita pengganggu, bye," ucap Friska lalu dengan segera menutup panggilan telfonnya dengan Cika karena Friska sangat tau Kenan sudah benar-benar sangat menginginkan dirinya saat ini.
"Sayang,, tadi Cika mendengar suara kamu,, gimana dong kita kan belum mengumumkan pernikahan kita," ucap Friska sambil melihat Kenan yang sedang melakukan aktivitas yang diinginkannya.
"Biarin aja istriku,, toh nggak lama lagi semua orang tau,, yang terpenting saat ini,, layani suamimu dulu yah,," ucap Kenan lalu kembali melanjutkan kegiatannya.
Sementara Cika masih tampak tidak percaya dengan apa yang barusan didengarnya.
"Apa-apaan sih nih,, tadi benar-benar suara Kenan yang sangat manja pada wanita itu,, apa Kenan lagi dalam pengaruh obat? kok bisa sih dia seperti itu,,, tapi ini masih pagi,, apa Kenan diam-diam menyewa wanita nggak benar dan tadi itu salah satu wanita penghiburnya?" batin Cika yang penuh tanda tanya. Cika benar-benar tak percaya jika Kenan telah menikah.
"Aku harus bertemu dengan Kenan,, aku harus menanyakan semua ini pada dia,, sebentar aja deh aku pergi menemui dia,, dia pasti masih sibuk dengan wanita itu? akhh tapi mana mungkin sih Kenan menyewa wanita penghibur," ucap Cika lagi..
__ADS_1
"Kenan harus menikah dengan aku,, harus,, aku yakin tadi itu bukan istri Kenan,," ucap Cika lagi.
################
Sementara Juan sedang pusing karena Kenan tidak masuk kerja.
Apa-apaan tuan Kenan ini,, nggak masuk kerja karena lagi mau fokus enak-enak dengan istri,, hah alasan macam apa itu? batin Juan sambil mengingat isi chat Kenan pada dirinya.
"Sungguh,, aku tak mungkin nanti seperti tuan Kenan,, aku nggak mungkin sebucin itu,, sampai-sampai nggak masuk kerja karena mau enak-enak," ucap Juan lagi sambil pusing memikirkan dirinya yang akan menikah dengan Ela tapi waktunya belum tepat,, karena Jeki masih sakit dan juga Salsa masih patah hati.
Juan dibuat terkejut lagi dengan kedatangan Cika dengan ekspresi wajah kesal.
"Mana Kenan?" ucap Cika sambil melihat kesal pada Juan.
__ADS_1