Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Tertawa bahagia


__ADS_3

Kenan pun langsung tertawa dengan kerasnya dan sangat bahagia setelah mendengar ucapan Adelia padahal Adelia sekarang benar-benar sangat marah.


"Kenan cepat beritahu aku, maksud kamu apa menurunkan jabatan aku?" Tanya Adelia lagi yang sudah benar-benar marah karena melihat respon Kenan yang malah tertawa bahagia.


Kenan pun berusaha menghentikan tawanya.


"Aku nggak maksud apa-apa Adelia, tadi itu aku bertanya kepada Juan kenapa kamu belum datang juga padahal aku saja sudah datang dan Juan bilang kalau kamu memang selalu seperti itu dan juga kamu tidak cocok dengan pekerjaan kamu kata Juan, jadi aku menyuruh dia untuk mempekerjakan kamu sesuai dengan yang cocok untuk kamu, daripada kamu kesusahan dan aku tidak menyangka kalau Juan memilihkan pekerjaan itu untuk kamu" Ucap Kenan lalu tertawa lagi.


"Jadi menurut kamu, aku cocok gitu jadi cleaning service, iya Kenan?" Tanya Adelia lagi.


"Iya kalau sudah itu yang di pilihkan Juan aku harus bagaimana lagi, kamu tahu sendirikan Juan itu adalah orang kepercayaan aku banget dan pasti pilihan dia itu tidak di ragukan lagi" Ucap Kenan yang membuat Adelia semakin kesal.


"Kenan sayang kamu kan bos di sini jadi semua itu masih bisa tidak terjadi kan, kamu bisa membatalkan semuanya" Ucap Adelia berusaha merayu Kenan dan memasang wajah kasiannya dan sok imutnya yang benar-benar sudah tidak berpengaruh sama sekali buat Kenan.


Mana mungkin aku membatalkan semuanya, sementara aku yang menginginkan supaya kamu menderita dan ini belum ada apa-apanya Adelia batin Kenan.


"Nggak bisa Adelia walaupun aku bos disini tapi aku juga harus mendengarkan unek-unek bawahan aku apalagi Juan, lagian yang Juan bilang memang kenyataan semuanya dia nggak berbohong sama aku jadi aku harus melakukan semua ini" Ucap Kenan dengan santainya.


"Emm kalau begitu aku berhenti kerja ajah sayang, kamu masih memberikan aku uang juga jadi untuk apa aku bekerja" Ucap Adelia lagi.


Lebih baik aku kembali ke kehidupan sebelum aku yang hanya santai-santai tapi dapat uang daripada aku harus menjadi cleaning service malu-maluin masa sekertaris langsung jadi cleaning service dan pasti capek banget batin Adelia.


"Nggak Adelia mulai sekarang kamu harus belajar bekerja sendiri lalu mendapatkan uang, lagian kita belum menikah juga jadi aku nggak ada kewajiban untuk memberikan kamu uang" Ucap Kenan.

__ADS_1


Adelia benar-benar terkejut mendengar ucapan Kenan.


"Kenan kamu udah nggak sayang lagi yah sama aku, kamu kok tega banget lakuin ini sama aku" Ucap Adelia sambil memulai dramanya dengan berpura-pura menangis.


Kenan tak sedikitpun merasa kasihan pada Adelia justru dia merasa ingin segera Adelia pergi dari hadapannya karena dia sangat kesal melihat wajah Adelia.


"Aku bukannya mau tega sama kamu Adelia, tapi orang tua aku mulai curiga dengan aku yang selalu memberikan kamu uang, kamu tahu sendirikan aku sangat menyayangi mereka, tidak mau membantah mereka dan aku juga nggak mau mereka salah paham sama kamu dan juga semakin tidak menyukai hubungan kita ini, jadi kamu coba mengerti yah, atau kalau tidak kamu keluar saja dari perusahaan ini dan mencari pekerjaan lain yang kamu suka kalau kamu tidak mau menjadi cleaning service disini" Ucap Kenan.


Dan bisa ku pastikan Adelia tidak akan ada perusahaan yang mau menerima kamu bekerja bahkan sekalipun menjadi cleaning service batin Kenan.


Adelia pun tampak berpikir.


Kalau aku keluar dari sini, aku belum yakin bakalan mendapatkan pekerjaan dengan cepat lagian Rio juga sekarang nggak jelas, sialan banget orang tua Kenan dan terutama Juan, awas ajah loe Juan. Tunggu saja kalau aku sudah menikah dengan Kenan akan ku balas kau Juan batin Adelia.


"Baiklah Adelia kamu semangat kerjanya dan juga hari ini kamu sudah bisa mulai bekerja jadi cleaning service, nggak usah berada di lantai ini lagi atau di ruangan kamu sebelumnya" Ucap Kenan yang membuat Adelia berekspresi tak percaya dengan respon Kenan.


"Kenan kapan kamu akan menikahi aku?" Tanya Adelia langsung yang membuat Kenan mengernyitkan keningnya dengan pertanyaan Adelia.


"Yah nanti kalau orang tua aku udah setuju" Jawab Kenan pada akhirnya.


Tunggulah sampai aku mengakui semuanya tentang pernikahan aku Adelia, biar kamu rasakan juga bagaimana rasanya di bohongi, enak pasti seperti nano-nano batin Kenan sambil tertawa.


"Tapi sampai kapan Kenan" Ucap Adelia.

__ADS_1


"Nggak tahu makanya cobalah menemui orang tua aku" Ucap Kenan yang Kenan dapat pastikan bahwa Adelia tidak akan berani buat menemui orang tua Kenan kalau seorang diri, karena pasti Adelia akan merasa sakit hati dan kesal kalau bertemu dengan orang tua Kenan apalagi kalau menghadapi mama Kenan.


"Nanti saja deh sama-sama kamu sayang" Ucap Adelia karena memang dia sangat malas bertemu dengan kedua orang tua Kenan padahal dia ingin menikah dengan Kenan.


"Oh begitu yah, oke kalau begitu kamu mulai deh kerjanya" Usir Kenan secara halus.


"Sebentar deh, aku mau santai-santai disini dulu" Ucap Adelia sambil duduk di sofa.


Kenan pun benar-benar kesal melihat kelakuan Adelia yang tidak tahu diri itu.


"Adelia kamu jangan bersikap seperti itu, kalau kamu masih seenaknya seperti itu kamu akan di turunkan lagi pekerjaan kamu, jadi lebih baik kamu cepat keluar dari sini" Perintah Kenan.


Adelia pun langsung berdiri dengan kesalnya, lalu berjalan ke dekat tempat Kenan duduk.


"Kamu kan pacar aku Kenan, apa salah kalau aku bersikap seperti itu di perusahaan pacar aku sendiri" Ucap Adelia.


"Salah Adelia, jangan pernah membawa status pribadi di perusahaan ini" Ucap Kenan dengan tegas.


Juan yang dari tadi mendengar pembicaraan antara Kenan dan Adelia benar-benar sangat senang mengetahui Adelia di perlakukan seperti itu oleh Kenan yang sudah lama Juan menunggunya. Tadinya Juan pikir Kenan akan berubah pikiran tapi untungnya Kenan tidak berubah pikiran, Juan pun segera kembali ke ruangannya dengan perasaan bahagia.


Tak lama Adelia juga keluar dengan wajah di tekuk dan juga perasaan yang benar-benar kesal.


Adelia memulai kerjanya sebagai cleaning service dengan mendapatkan tertawaan dari karyawan yang lainnya membuat Adelia benar-benar merasa malu, karyawan-karyawan itu benar-benar sangat senang melihat Adelia yang akhirnya menderita dan menjadi cleaning service karena itu semua akan membuat Adelia tidak bisa bersikap sombong lagi.

__ADS_1


Tak lama Adelia mendengar suara orang yang tertawa bahagia dan ternyata orang itu adalah Raka.


__ADS_2