
Sesudah Friska mematikan panggilan teleponnya, Salsa pun menghubungi Ela.
Ela pun mau ke rumah Salsa. Ela juga sudah menyiapkan baju untuk di pakainya di sekolah dan beberapa buku yang di butuhkan kemudian dia pun meminta izin kepada kedua orang tuanya. Tentu kedua orang tua Ela mengizinkan, Ela pun berangkat ke rumah Salsa.
Friska duluan sampai di rumah Salsa, Salsa pun sudah ada di depan rumah sambil duduk, sengaja menunggu Friska.
Friska dengan segera memarkirkan motornya kemudian menuju ke tempat duduk Salsa.
"Sayangku gue udah sengaja loh nungguin loe di sini, baik kan gue" ucap Salsa.
"Lebay" ucap Friska sambil nyengir.
"Haha baru tahu yah, duduk di sini dulu deh, kita nungguin Ela" ucap Salsa sambil menyuruh Friska duduk di kursi kosong yang berada di dekatnya.
"Oh Ela jadi kesini?" tanya Friska.
"Iya dong jadi" ucap Salsa.
"Asik dong, udah lama kan kita nggak tidur bareng" ucap Friska senang.
"Iya nih, pokoknya kita ngerumpi sampai puas, terus nonton drama korea dan BTS" ucap Salsa yang tak kalah bahagianya juga.
"Mantap tuh ide loe beb" ucap Friska sambil mengacungkan jempolnya.
"Iya lah, loe lama-lama ajah di sini senang gue" ucap Salsa.
"Okelah, asal banyak makanan" ucap Friska sambil nyengir kuda.
"Tenang ajah banyak di dalam, nanti kita masak bareng juga yah, loe kan jago masak" ucap Salsa sangat bersemangat.
"Oke sayang" ucap Friska.
Ela pun sampai juga ke rumah Salsa. Dia pun memarkirkan motornya di samping motor Friska, kemudian segera berjalan kepada kedua sahabatnya yang lagi duduk.
"Hay sayang-sayangku, kalian pasti nungguin gue kan, sweet banget sih kalian" ucap Ela.
"Dasar lebay, ayo kita masuk" ucap Salsa.
Mereka pun ke kamar Salsa terlebih dahulu.
"Fris loe nggak di larang sama pak Kenan tidur di sini?" tanya Ela.
"Nggak lah, bentar kita ngegosip, gue lapar nih, kita makan yuk" ajak Friska.
"Oke, gue juga belum makan malam nih" ucap Salsa.
__ADS_1
"Gue juga belum" ucap Ela.
"Gue sih udah tadi di rumah om Kenan, tapi sekarang lapar lagi" ucap Friska santai.
Rakus... Rakus ledek Ela dan Salsa sambil berlari ke luar kamar menuruni anak tangga menuju dapur. Friska pun mengikuti mereka.
"Kalian tuh yah, gue itu nggak rakus tahu nggak, gue cuma punya nafsu makan yang berlebihan" ucap Friska setelah sampai di dapur.
"Iya dehh loe nggak rakus, bibi udah masak nih. Tapi Fris loe masak dong ayam goreng balado pedas, ya ampun sumpah itu enak banget kalau loe yang buat Fris" ucap Salsa.
"Iya Fris, benar tuh yang di bilang Salsa" ucap Ela.
"Bumbu-bumbunya ada nggak?" tanya Friska.
"Ada dong" ucap Salsa.
"Baiklah, kalian masih sanggup nunggu nggak?" tanya Friska.
Sanggup jawab mereka serentak.
"Baiklah chef Friska akan mengabulkan keinginan kalian, duduk cantik saja di situ" ucap Friska dengan senyumnya.
"Gue bantuin deh Fris walaupun cuma bantu ambil-ambilin bumbu, tapi gue bakalan perhatikan baik-baik, gue pengen juga pintar masak kayak loe" ucap Salsa sambil nyengir.
"Iya gue juga Fris" sambung Ela.
Fighting ucap Salsa dan Ela juga bersamaan.
Mereka pun mengolah ayam itu, setelah selesai mereka pun makan bersama, kemudian mereka mencuci piring bersama lalu kembali ke kamar Salsa.
"Fris masakan loe emang enak banget, beruntung banget deh yang nikah sama loe nanti" ucap Salsa.
"Iya Fris, kapan yah gue juga pintar masak kayak loe, kalau gue jadi cowok udah lama tahu nggak gue suka sama loe, untung gue cewek. Loe itu paketan lengkap tahu nggak yang di butuhkan cowok-cowok" ucap Ela.
"Berisik loe berdua, lebay lagi. Kalian juga bisa tuh kalau mau belajar" ucap Friska.
"Gue nanti ajah deh" ucap Salsa dengan cengirannya. Siapa nih yang mau bersih-bersih duluan? tanya Salsa.
"Gue" ucap Friska cepat yang memang sudah merasa badannya lengket. Loe punya baju kan Sal yang bisa gue pakai? tanya Friska.
"Sok bertanya lagi loe, iyalah gue punya dan loe Ela pasti juga mau pakai baju gue kan?" tanya Salsa.
"Iya gue sengaja nggak bawah baju, kan ada baju loe" ucap Ela sambil nyengir kuda.
"Ya udah mandi deh buruan loe Fris, kita kan mau ngegosip" suruh Salsa.
__ADS_1
Friska pun mandi, setelah itu Ela, kemudian Salsa. Mereka pun sudah cantik dengan pakaian tidur masing-masing dan sudah berbaring di tempat tidur Salsa dengan Friska yang tidur di tengah.
"Ayo Fris mulai deh loe cerita, udah kepo gue" ucap Ela.
"Miss kepo jatuh kepada Ela" ucap Friska sambil tertawa.
Ela dan Salsa pun ikut tertawa. Friska pun mulai cerita.
"Kalian tahu nggak kenapa gue bisa nggak di larang sama om Kenan keluyuran malam ini?" tanya Friska.
Nggak jawab mereka bersamaan.
"Karena gue udah di usir sama om Kenan" jawab Friska santai.
Apa!!!! kok bisa ucap Salsa dan Ela bersamaan yang tampak kaget.
"Yah nggak tahu juga tuh om, pokoknya dia bilang kalau dia malas lihat muka gue berarti sama ajah dong kalau dia ngusir gue, kan kalau gue di rumahnya terus pasti dia lihat muka gue" ucap Friska.
"Emang loe belum minta maaf Fris, masih marah mungkin pak Kenan sama loe" ucap Ela.
"Ya ampun tahu nggak, gue itu udah mau minta maaf, gue masakin terus gue bela-belain lewat balkon kamar karena dia nggak buka-buka pintu kamarnya, awalnya sih gue pikir dia tidur makanya gue lewat balkon mau bangunin dia, ehh tahu-tahunya dia nggak tidur dan cuma dengar-dengar ajah gue ketuk tuh pintu kamarnya, nyebelin banget tahu nggak" ucap Friska sambil kesal.
"Astaga Fris kok lewat balkon sih kayak nggak ada cara lain ajah loe Fris, kalau loe kenapa-kenapa gimana coba" ucap Salsa yang tidak habis pikir dengan yang di lakukan Friska.
"Iya Fris bar-bar banget loe" sambung Ela.
"Yah emang harus kayak gitu, tapi percuma ajah tahu nggak usaha gue, malahan gue di bentak-bentak pokoknya kesal banget gue" ucap Friska.
"Pak Kenan tahu nggak loe keluar rumah, kan dia cuma bilang malas liat muka loe ajah, mungkin dia nggak bermaksud ngusir loe" ucap Salsa.
"Om Kenan nggak tahu. Nggak bermaksud apaan itu mah udah bermaksud dari kata-katanya" ucap Friska lagi.
"Nanti loe di cariin Fris kalau dia nggak tahu" ucap Salsa.
"Nggak bakal dia cariin gue" ucap Friska. Lebih baik kita nonton BTS dan drama Korea yuk sebelum tidur. Kita perlu melihat wajah-wajah tampan sebelum tidur sambung Friska lagi.
Oke setuju ucap Salsa dan Ela bersamaan.
"Pakai minum dan cemilan kan" ucap Ela.
"Oh tentu, gue turun ke bawah dulu siapin semuanya" ucap Salsa kemudian berlalu dari kedua sahabatnya.
Setelah minum dan cemilannya sudah siap, mereka pun mulai menonton sambil halu-halu nggak jelas, teriak-teriak dan lain-lain. Setelah selesai mereka pun tidur tetapi menggosok gigi terlebih dahulu karena habis makan cemilan.
#####
__ADS_1
Tengah malam di kamar Kenan, Kenan juga belum bisa tidur, dan perutnya sudah keroncongan, dia pun memutuskan untuk ke dapur melihat apakah ada makanan.
Keluar dari pintu kamar, dia melihat pintu kamar Friska yang tertutup rapat.