Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Laki-laki lain


__ADS_3

"Apa!!! Juan istriku bersama laki-laki lain?" tanya Kenan sekali lagi dengan kepala yang seperti sudah mengeluarkan asap dan setiap kata yang di ucapkan di tekannya.


"Iya tuan, ini malam minggu loh tuan, jadi seumuran nona Friska pasti menghabiskan malam minggu ini dengan ngumpul bareng temannya dan sudah pasti ada cowok nona Friska cantik pasti banyak yang antri" ucap Juan yang sangat senang menggoda Kenan.


"Juan sekarang kamu sering sekali bilang istriku cantik yah, tarik nggak kata-katamu itu sekarang, hanya aku yang boleh bilang istriku cantik" ucap Kenan dengan kesalnya.


"Baik tuan sudah saya tarik" ucap Juan sambil mencoba menahan tawanya lagi ketika mendengar ucapan Kenan.


Kenan pun langsung mematikan panggilan teleponnya secara sepihak lalu dia langsung menuju ke alamat yang di sebutkan Juan.


Dasar cemburuan, posesif tapi dia nggak nyadar ucap Juan setelah mengetahui Kenan sudah mematikan panggilan teleponnya. Lebih baik aku menelepon mama Kenan memberitahu yang terjadi pada Kenan sambung Juan lagi kemudian dia mencari nama kontak mama Kenan lalu dia menghubunginya.


"Halo nak, ada gosip apa nih?" tanya mama Kenan dengan santainya dari balik telepon.


"Tante tahu nggak, Kenan sepertinya sudah sangat jatuh cinta kepada nona Friska, akhir-akhir ini Kenan terlihat uring-uringan di kantor, dia nggak semangat kerja, nggak nafsu makan, di bawah matanya ada lingkaran hitam, aku pikir itu semua karena Adelia lagi tapi sepertinya bukan tante itu semua aku yakin karena nona Friska, sepertinya mereka lagi marahan dan Kenan kepikiran itu akhir-akhir ini" ucap Juan yang sangat bahagia.


Manusia yang sangat bahagia mengetahui Kenan dan Friska marahan.


"Benarkah, anakku itu memikirkan istrinya" ucap mama Kenan yang seperti semua lelahnya langsung hilang setelah mendengar ucapan Juan.


"Iya tante, tante tahu nggak tadi siang Adelia ke kantor Kenan. Singa betina itu di kantor Kenan sampai sore tante dan Kenan meninggalkan singa betina itu di dalam ruangannya sedangkan Kenan rebahan santai di ruanganku, dia membohongi singa betina itu" ucap Juan yang semakin heboh.


"Akhirnya ada hari ini juga dimana otak anakku itu berfungsi sebagaimana mestinya" ucap mama Kenan sambil tertawa terbahak-bahak.


"Iya tante aku nggak nyangka bakalan ada hari ini, walaupun singa betina itu sepertinya bersama Kenan pulang tadi, tapi tadi Kenan menelepon menyuruhku mencari keberadaan nona Friska, sudah pasti singa betina itu nggak bersama Kenan" ucap Juan lagi.


"Apa!!! menantuku kesayanganku hilang maksud kamu Juan?" tanya mama Kenan dengan paniknya. Aku harus menyuruh orang mencari menantuku sambung mama Kenan lagi.


"Tante tenang dulu, nona Friska nggak hilang kok tante dia berada di rumah sahabatnya sekarang, tapi tante tahu nggak aku sengaja buat Kenan panas dan sengaja lama-lama memberitahu Kenan, aku sangat menikmati kepanikan Kenan" ucap Juan sambil tertawa.


"Syukurlah aku pikir menantu kesayanganku itu hilang, gimana kamu buat panas Kenan nak?" tanya mama Kenan penasaran.


"Aku bilang saja tante mungkin nona Friska sudah pergi dengan laki-laki lain yang seumuran dengannya atau di bawah kabur pacarnya, dan ekspresi Kenan sudah seperti ingin memakan aku hidup-hidup untung saja aku bicaranya lewat telepon" ucap Juan sambil mengingat cara bicara Kenan yang mengerikan.


"Rasain anak itu emang enak, aduh seharusnya aku melihatnya waktu dia kepanasan" ucap mama Kenan sambil tertawa terbahak-bahak.


"Dan tante tahu nggak, dia benar-benar marah waktu aku bilang kalau nona Friska itu cantik. Kenan langsung saja bilang hanya aku yang boleh bilang istriku cantik" ucap Juan sambil menirukan ucapan Kenan yang membuat mama Kenan tambah tertawa.

__ADS_1


"Anak itu sepertinya sudah sangat mencintai menantu kesanyanganku hanya dia masih belum menyadarinya" ucap mama Kenan setelah puas tertawa.


"Iya tante aku sih sudah yakin kalau Kenan itu sudah sangat mencintai nona Friska, hanya dia masih nggak mau mengakuinya, mungkin dia masih gengsi, aku melihat dia itu sudah tidak mencintai singa betina itu hanya dia paksa ajah perasaannya" ucap Juan sambil mengingat perlakuan Kenan terhadap singa betina itu yang sudah beda tidak seperti dulu.


"Terserah sama anak itu dia udah besar gitu, nanti dia sadar sendiri juga, kita nikmati saja masa-masa dia cemburu apalagi menantu kesayanganku itu sangat cantik dan baik, aku tahu banyak laki-laki yang menyukainya" ucap mama Kenan.


"Iya tante pasti seru banget tuh" ucap Juan.


"Ya sudah nak istirahat lah, biarin Kenan yang mengurus istrinya" ucap mama Kenan.


"Baik tante, oh iya om kemana tante?" tanya Juan.


"Dia masih di ruang kerjanya nak" ucap mama Kenan.


"Oh ya udah salam yah tante sama om, kasitau jangan terlalu capek, sudah ada Kenan yang akan mengurus pekerjaan" ucap Juan.


"Kamu kayak nggak tahu ajah om kamu nak" ucap mama Kenan.


"Heheh iya sih tante. Ya udah tante istirahat juga jangan terlalu capek" ucap Juan.


"Aku matiin yah tante" ucap Juan lagi.


"Iya sayang" ucap mama Kenan.


Juan pun mematikan panggilan teleponnya.


#####


Di tempat lain, Adelia yang pulang di antar dengan Rio secara tidak sengaja melihat Kenan. Kenan pun melihat Adelia namun tidak terlalu jelas karena cepat-cepat Adelia menyembunyikan mukanya.


Sepertinya aku melihat Adelia ucap Kenan yang tidak terlalu jelas memastikan apakah itu Adelia atau bukan. Sudahlah sekarang istriku yang penting aku sudah sangat merindukannya, aku harus membawanya pulang sebelum dia kepikiran buat ninggalin aku atau kabur bersama laki-laki lain ucap Kenan lagi.


Kenan pun kembali fokus menyetir mobilnya menuju rumah Salsa.


"Ada apa sayang?" tanya Rio yang melihat Adelia tampak gelisah.


"Tadi itu Kenan, dia lihat aku atau nggak yah" pikir Adelia panik sendiri. Dan dia mau kemana juga jam segini ucap Adelia lagi.

__ADS_1


"Lihat saja ke belakang sayang, kalau dia melihat kamu pasti sekarang dia ngikutin kita" ucap Rio santai.


Adelia pun mengikuti ucapan Rio, dan dia tidak melihat mobil Kenan di belakang berarti Kenan tidak melihatnya pikir Adelia membuat perasaan Adelia lega, dia pun kembali bergelayut manja di lengan Rio.


Sampai di apartemen Adelia, Adelia pun mau langsung turun dari mobil namun di tahan oleh Rio.


"Sayang apa kamu tidak merindukan aku" ucap Rio.


"Aku merindukan kamu dong sayang, tapi kita kan sudah ketemu" ucap Adelia.


"Tidakkah kamu menyuruhku masuk di apartemenmu, aku merindukan yang lain" ucap Rio dengan senyum mesumnya.


Adelia pun mengerti maksud Rio.


"Baiklah sayang, ayo kamu masuk di apartemenku" ajak Adelia.


Mereka pun masuk ke apartemen dan melakukan hubungan layaknya suami istri, bahkan Rio pun berniat tidur di apartemen Adelia.


#####


Sedangkan di rumah Salsa, Friska yang sudah selesai memasak, dan makanan itu pun sudah di tata rapi di tempat mereka ngumpul. Mereka pun sudah mulai memakan dan mereka sangat memuji masakan Friska yang sangat lezat.


Dafa pun sangat memuji masakan Friska yang memang benar-benar enak membuat Friska yang duduk di sebelah Dafa tersipu malu.


Setelah makan dan beres-beres, Friska, Salsa dan Ela pun ikut gabung bersama anak laki-laki. Mereka memaksa untuk menonton drama Korea bersama membuat anak laki-laki terpaksa mengikuti kemauan mereka.


Mereka pun sudah duduk dengan Friska yang duduk dekat Dafa karena Dafa memanggilnya membuat sahabat-sahabatnya merasa jadi obat nyamuk.


Kenan yang sudah tiba dan sudah di bukakan pintu gerbang oleh satpam yang merasa kaget ada urusan apa seorang Kenan datang ke rumah majikannya dan juga merasa bahagia bisa bertemu langsung dengan Kenan Mahardika.


Kenan pun melihat benar ada motor Friska di rumah Salsa dia semakin tidak sabar ingin bertemu istrinya, Kenan melihat banyak motor dan salah satunya motor yang pernah di lihatnya membonceng Friska dia pun semakin cepat keluar mobil menuju depan pintu rumah Salsa.


Di pencetnya bel rumah Salsa berulang-ulang dengan tidak sabaran.


Pintu rumah pun terbuka. Seketika orang yang membuka pintu benar-benar terkejut melihat kedatangan Kenan.


"Pak Kenan" ucap Salsa yang masih dengan mode wajah terkejutnya.

__ADS_1


__ADS_2