Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Terbayang-bayang,,


__ADS_3

"Hee nggak usah ganjen loe Haris," balas Farel.


"Dihh kok ngamuk,, terserah gue dong,," balas Haris lagi yang membuat Ela langsung tertawa.


Benar-benar yah sih Haris ini,, sepertinya dia sudah nggak nyaman dengan status jomblonya,, batin Ela.


"Gue nggak ngamuk,, gue hanya beritahu aja,, nggak usah ganjen karena cewek itu udah ada pawangnya," balas Farel lagi.


"Hmmm bohong banget loe Farel,, sementara Ela nggak bilang tuh tadi,, iyakan Ela?" balas Haris lagi.


"Iya Haris benar banget," balas Ela lalu tertawa lagi.


Friska gelang-gelang kepala membaca isi pesan sahabat-sahabatnya itu.


"Nah jelaskan,, berarti dia belum ada pawang," balas Haris lagi.


"Suka hati kau lah Haris," balas Farel.


"Hmm makasih yah angin hanya loe yang mengerti diriku ini,, tadi gue bertanya nggak ada yang gubris,, sadis banget cara kalian, terutama Ela,," balas Jojo yang langsung membuat sahabat-sahabatnya yang lain tertawa begitupun dengan Farel.


Ela pun baru menyadari kalau tadi dia tidak menggubris pertanyaan Jojo.


"Maaf Jo nggak maksud kok gue,, si Salsa masih belum jelas mau ikut atau nggak,, lihat sebentar aja,, jangan ngambek lu nanti tambah jelek,," balas Ela sambil nyengir.

__ADS_1


"Lah tumben,, biasanya dia paling depan tuh,, dia ada urusan?" tanya Jojo.


"Iya benar yang dikatakan Jojo,, tumben banget tuh anak," balas Haris.


Friska pun ikut berpikiran seperti itu begitu membaca pesan dari Ela.


"Iya dia lagi ada urusan tapi katanya dia bakalan usahakan untuk ikutan,, jadi loe tenang aja Jo," balas Ela lagi.


"Urusan apaan emangnya?" tanya Jojo.


"Yah si Jojo,, tanya Salsa langsung dong,, nggak usah tanya sama Ela kalau pengen tau,, gimana sih loe," balas Haris.


"Hmm Haris nyolot banget sih, terserah gue dong,, kan jangan sampai si Salsa lagi sibuk dengan urusan dia sekarang makanya gue tanya Ela saja siapa tau Ela tau,, iyakan?" balas Jojo lagi.


"Nggak usah tanya-tanya lagi,, tanyain langsung aja sebentar kalau si Salsa datang," balas Ela.


Ela pun langsung memberitahukan jam ngumpul mereka lalu segera membawakan minuman buat Farel dan Elsa.


Farel melihat kesal pada Ela,, sementara Ela hanya nyengir saja seperti tak salah apa-apa.


"Di minum yah," ucap Ela sambil tersenyum manis pada Farel dan Elsa.


"Makasih yah udah mau repot-repot," ucap Elsa lalu tertawa.

__ADS_1


"Idihhh lebay loe," ucap Ela.


"Farel diminum dong," ucap Ela lagi.


"Iya ini gue mau minum kok,, makasih yah," ucap Farel.


"Nggak usah bilang makasih,, santai aja kali," ucap Ela.


"Nggak bisa santai gue," ucap Farel.


Ela langsung tertawa begitu mendengar ucapan Farel.


############


Sorenya....


Friska sedang bersiap-siap di dalam kamarnya sambil melihat jam.


Friska akan ke rumah Ela, karena janjiannya ngumpul di rumah Ela.


Kenan yang masih berada di kantor terus terbayang-bayang istrinya yang akan asik jalan dengan sahabat-sahabatnya sebentar dan sudah pasti istrinya akan terlihat masih gadis,, dan Juan pun sama,, dia mengingat Ela yang akan keluar jalan bersama sahabat-sahabatnya yang seumuran,, dia sudah membayangkan Ela yang akan kecentilan tanpa pengawasan dari dirinya.


"Juan siapkan pakaian yang tidak terlalu mencolok,, kita harus pergi mengawasi wanita-wanita kita," ucap Kenan tiba-tiba.

__ADS_1


__ADS_2