Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Kamu yang simpan


__ADS_3

"Tetap ajah sayang kamu harus punya kekasih juga, walaupun kamu nggak datang nanti ke pernikahan tante yang penting kamu punya kekasih dulu, tante nggak mau menikah kalau kamu masih jomblo," ucap Syeila.


"Loh kok tante gitu sih, tante nggak boleh ngomong gitu dong, aku jomblo dan pernikahan tante nggak ada hubungannya, kasian loh tan sama pacar tante kalau tante nggak mau nikah sebelum aku punya pacar, dia bakalan mikir apa nanti kalau sampai dia tahu, udah tante nikah ajah nggak usah mikirin aku, dan nanti aku cari sendiri pacar terus aku bakalan kenalin ke tante," ucap Ela lagi.


"Nanti tante carikan kamu pacar yang baik, pokoknya tante pengennya kamu udah punya pacar baru tante bisa tenang untuk menikah dengan Juan," ucap Syeila.


"Tan aku belum mau pacaran atau apapun yang berhubungan dengan cowok, aku mau berteman ajah dulu dengan cowok nanti kalau aku udah nemu yang cocok baru aku bakalan kenalin ke tante, tenang ajah yah dan nggak usah nyariin aku cowok tan, benaran aku belum mau pacaran," ucap Ela.


"Tante urusin ajah pernikahan tante, kasitau sama pacar tante untuk segera halalin tante," ucap Ela sambil tersenyum.


Susah banget sih nyuruh anak ini buat pacaran, padahal tinggal nerima cowok yang aku carikan nanti, dan sudah pasti juga baik walaupun nggak seperti Juan batin Syeila.


"Tante kenapa diam?" tanya Ela.


"Nggak kok sayang," ucap Syeila.


############


Sementara di tempat lain.


Kenan sedang berjalan-jalan santai dengan istrinya di pinggir pantai pada sore hari.


"Sayang apa nggak ada baju yang layak pakai, aku benar-benar kesal pakai baju yang kekurangan bahan begini sayang, beneran deh aku nggak bohong," omel Friska.


Kenan tersenyum sambil menggandeng tangan istrinya.


"Bagus sayang kalau kamu pakai bikini gini, cantik dan sexy," ucap Kenan.


"Jadi aku balik pakai gini ajah berarti?" tanya Friska.


"Ehh nggak dong sayang, kamu baliknya pakai baju yang kamu pakai dong pada saat datang kesini, mana mungkin aku ikhlas sayang kamu pakaian sexy di depan anak buahku," ucap Kenan.


"Oh iya, ya ampun kok aku lupa sih sama baju itu, aku mau pakai itu ajah disini, nggak mau pakai yang kayak gini lagi" ucap Friska.


"Nggak boleh, bajunya udah aku sembunyi sayang, baju itu bisa kamu pakai kalau kita udah balik," ucap Kenan.


"Yank kamu tega banget sih sama aku," ucap Friska sambil memanyunkan bibirnya.

__ADS_1


"Mana mungkin sayang aku tega sama kamu, aku senang lihat kamu pakaian gini juga, membahagiakan suami itu bagus sayang," ucap Kenan.


"Auaahh, aku kesal," ucap Friska sambil berjalan cepat di depan Kenan melepaskan pegangan tangan Kenan.


Kenan langsung menarik Friska.


"Ngambek yah?" tanya Kenan sambil mencolek dagu istrinya.


"Menurutmu," ucap Friska sambil melihat kesal pada Kenan.


"Nggak," ucap Kenan lalu tertawa sambil membawa Friska ke pelukannya.


"Ya ampun aku iri," ucap pelayan.


"Aku juga iri,"


"Mereka romantis banget sih,"


Begitulah ucapan para pelayan yang sedang mengintip Kenan dan Friska.


"Kamu nyebelin banget sih, yank boleh yah pakai baju itu," rengek Friska sambil memeluk Kenan juga.


"Kamu mesum banget sih yank, nggak usah mikirin itu dulu ihhh," ucap Friska.


"Nggak bisa sayang, kamu tahukan lamanya suami kamu ini bersabar, jadi kamu mengerti ajah yah istriku," ucap Kenan sambil mengelus lembut rambut Friska.


"Ishh ngeselin," ucap Friska lalu berjalan lagi.


"Mau kemana sayang? bukannya tadi rengek-rengek mau jalan-jalan," ucap Kenan lagi.


"Mau masuk ambil ponsel yank, aku mau foto pakai bikini, terus aku upload di sosial mediaku," ucap Friska sambil menahan tawanya lalu melanjutkan jalannya lagi.


"Ehh nggak semudah itu sayang," ucap Kenan lalu menggendong tubuh Friska membuat Friska refleks mengalungkan kedua tangannya di leher Kenan.


"Ehh kembali ke tempat tuan Kenan kesini,"


"Iya nih, duh mesra banget lagi, mau juga dong di gendong dengan tuan Kenan,"

__ADS_1


"Nggak usah mimpi,"


Pelayan-pelayan itu langsung tertawa dan kembali ke tempat masing-masing, ada yang berpura-pura sibuk.


"Yank turunin aku dong, malu tahu ihh, pasti mereka bakalan lihat," ucap Friska.


"Nggak mau sayang, aku tuh nggak mau kamu capek, jadi kamu biar di gendongan aku ajah," ucap Kenan dengan senyumnya.


"Idiihh lebay banget sih ni suamiku," ucap Friska sambil satu tangannya mencubit gemas pipi Kenan.


"Semua karena kamu," ucap Kenan.


"Kok jadi karena aku sih," ucap Friska.


"Emang iya semua karena kamu sayang," ucap Kenan lagi.


"Oh iya foto di ponselku ajah, nggak boleh di ponsel kamu apalagi kalau sampai di upload, itu sangat tidak boleh," ucap Kenan.


"Kok nggak boleh sih, di ponsel aku ajah maunya, kan aku mau lihat dan aku nggak bakalan upload kok sayang tadi itu aku cuma bercanda saja," ucap Friska.


"Nggak usah di ponsel kamu yah sayang aku malu kalau kamu lihatin nanti," ucap Friska.


"Baguslah kalau kamu nggak upload sayang," ucap Kenan.


"Dan kamu fotonya harus di ponsel aku, nggak boleh di ponselmu nanti teman kamu nggak sengaja lihat, kalau cewek sih nggak apa-apa sayang tapi kalau cowok aku nggak bakalan terima semua itu," ucap Kenan lagi.


"Mana mungkin sih sayang mereka lihat kan ponsel aku ada sandinya dan mereka nggak tahu sandinya, jadi nggak bakalan mereka lihat," ucap Friska lagi.


Kenan segera menurunkan istrinya ke tempat tidur karena mereka sudah berada di dalam kamar.


"Tetap ajah sayang siapa tahu kamu nggak sengaja memperlihatkan fotomu, bayangin deh kalau kamu lagi buka galeri terus teman-teman kamu ikutan lihat dan fotomu yang pakai bikini mereka lihat, aku nggak mau sayang, nggak mau banget kalau kamu di lihat pakai bikini ajah sama teman cowokmu walaupun cuma foto," ucap Kenan sambil mengambil ponselnya dan juga ponsel Friska.


Friska tampak berpikir dan membenarkan juga di dalam hatinya akan ucapan Kenan, dia juga tidak mau kalau sampai sahabat-sahabatnya melihat fotonya yang hanya pakai bikini bisa-bisa dia akan mendapat pertanyaan macam-macam karena sahabat-sahabatnya tahu Friska tidak pernah pakai bikini.


"Ini ponselmu sayang, fotomu aku yang simpan dan fotoku kamu yang simpan, foto kita berdua...,"


"Kamu yang simpan sayang," ucap Friska cepat sambil menarik tangan Kenan untuk segera kembali ke pinggir pantai.

__ADS_1


Lebih berbahaya lagi kalau sampai foto dia dan Kenan di lihat, jadi Friska memutuskan Kenan saja yang menyimpan kalau mereka foto bersama.


__ADS_2