Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Nular nih sama dia,,,


__ADS_3

Juan dan Kenan langsung saling pandang tanpa kata-kata tapi ekspresi wajah mereka sudah menjelaskan semuanya kalau mereka berdua sedang benar-benar kesal apalagi Kenan benar-benar sangat kesal begitu mendengar kecentilan istrinya.


Aku sudah perawatan istriku biar aku terlihat muda agar mata kamu tidak melihat pria lain,, tapi nyatanya, hmm awas kamu yah,, batin Kenan.


Sedangkan Juan sudah benar-benar panas dan tidak habis pikir dengan kenyataan yang baru dia dengar.


Ela yang mengejar-ngejar dia dulu dan bilang mencintai dirinya ternyata masih kecentilan juga.


Memanglah wanita tidak bisa banget dipercaya mata mereka,, lihat yang ganteng sedikit pastilah langsung centil seperti itu,, batin Juan.


"Kelamaan kalian berdua,, langsung aja nggak usah main pantau-pantau nanti di ambil orang apalagi loe Fris yang sudah terlalu lama sendiri,," ucap Farel juga yang ikut-ikutan.


Kenan sudah ingin menemani istrinya namun Juan menahannya,, Kenan pun membatalkan niatnya.


"Kenapa sih Juan,, kamu nggak dengar tadi kata teman istriku,, jangan sampai yah istriku mengikuti ucapan dia,, sekarang aja udah panas aku,," ucap Kenan.

__ADS_1


"Sabar tuan sabar,, nanti penyamaran kita ketahuan lagi,," ucap Juan yang masih sedikit tenang karena tadi Farel menyebut hanya Friska saja.


Sementara Farel berucap seperti itu karena Farel sudah tau hubungan Ela dan Juan.


"Iya Fris,, loe juga Ela kelamaan tau nggak,, gaskan sekarang aja,, gue mau lihat seberapa cepat loe dapatin cowok ganteng disini,, ehh tapi nggak usah dapatin hatinya dulu,, dapatin nomor WhatsApp nya aja,, kalau loe bisa gue baru akui loe cantik,," ucap Haris.


"Oke otw tuan,," ucap Juan yang langsung beranjak dari tempat duduknya membuat Kenan mengernyitkan dahinya bingung.


Tadi katanya sabar ehh kok dia malah gini,, hmmm nggak jelas banget nih Juan, tapi bagus juga sih,, aku harus membawa pulang istriku,, disini tidak baik untuk perkembangan dia,, batin Kenan sambil berjalan menuju ke tempat duduk Friska.


Mereka pun saling pandang seakan-akan bertanya apakah mereka mengenal kedua pria yang sedang berdiri di dekat mereka tanpa senyum dan sangat datar.


Friska dan Ela benar-benar seperti mengenal kedua pria itu,, apalagi Friska dia langsung berpikiran kalau itu adalah Kenan,, tapi dia berusaha untuk tidak berpikiran bahwa pria itu adalah Kenan karena dia tadi berucap sembarangan kalau Kenan sampai dengar bisa-bisa Kenan marah,, begitu yang ada di dalam pikiran Friska.


"Siapa yah om? apa om mengenal kita?" tanya Friska yang penasaran karena sejak tadi kedua pria itu hanya berdiri saja dan memasang wajah datar dan kesal mereka.

__ADS_1


Kenan dan Juan pun langsung membuka penyamaran mereka yang langsung membuat mereka shock seketika,, apalagi Friska dan Ela langsung berdoa masing-masing di dalam hati mereka berharap agar Kenan dan Juan tidak mendengar ucapan mereka barusan.


Walaupun bagi Ela dan Friska bercanda tapi Ela dan Friska tau kalau kedua pria itu dengar pasti mereka akan salah paham.


"Ehh om ternyata kok nyamar om?" ucap Friska sambil nyengir namun Kenan memasang wajah datarnya saja.


"Ehh iya nih,, asisten pak Kenan menyamar juga,, kok menyamar sih?" ucap Ela sambil nyengir padahal di dalam hati sudah panik.


Hahaha Ela terciduk nih,, wajah pak Juan gitu amat,, ini sih sudah pasti dia mendengar ucapan Ela,, batin Farel sambil tertawa di dalam hatinya


"Ayo pulang,," ucap Kenan dan Juan bersamaan.


"Tapi Friska bersama aku tadi pak Kenan,," ucap Dafa.


"Iya Ela juga bersama aku tadi," ucap Jojo juga yang dia yakini pasti yang Juan maksud adalah Ela,, karena kalau Elsa dan yang lainnya tidak mungkin menurut Jojo.

__ADS_1


Yassalam Jojo bibirmu itu kenapa seperti itu sih,, duhh cerewetnya Haris nular nih sama dia,, buat aku dalam masalah aja,, batin Ela meronta-ronta.


__ADS_2