
Kenan pun tidak mendengar ketukan pintu lagi.
Friska sudah masuk ke kamarnya kemudian tidur. Tapi sebelum itu dia memeriksa dulu apakah ada pr atau tidak. Beruntung tidak ada pr dari sekolah jadi dia bisa langsung tidur.
Sedangkan Kenan di dalam kamar gelisah sendiri karena dia sudah biasa memeluk Friska ketika mau tidur.
Gini nih kalau sudah kebiasaan memeluk orang sebelum tidur, sabar Kenan sabar nanti juga kalau udah nikah sama Adelia, kamu bisa meluk lagi, dan aku juga nggak mau perduli lagi kalau mama melarang aku, aku ingin bahagia juga, bersama anak kecil itu aku bawaannya marah meluluh ucap Kenan.
Kenan pun berusaha untuk tidur memeluk guling.
#####
Pagi harinya Friska bangun dengan sangat segar, kemudian dia turun ke dapur menyiapkan sarapan pagi seperti biasanya, di lihatnya pintu kamar Kenan belum terbuka jadi bisa dia pastikan kalau Kenan belum bangun.
Kenan pun bangun dengan mata masih mengantuk karena dia sangat susah untuk tidur. Kenan pun ke kamar mandi dan bersiap-siap untuk ke kantor.
Sedangkan Friska setelah menyiapkan sarapan, dia segera menuju kamarnya buat bersiap-siap juga untuk ke sekolah.
Mereka berdua bersamaan keluar kamar. Friska pun duluan menegur Kenan.
"Om, ayo sara...ucapan Friska terhenti karena Kenan sudah berjalan menuju ke anak tangga untuk turun ke bawah.
Friska pun mengejar Kenan. Melihat Kenan yang tidak ke dapur membuat Friska menahan tangan Kenan.
"Om nggak sarapan?" tanya Friska.
Kenan pun melepaskan pegangan tangan Friska, kemudian berjalan keluar rumah tanpa menjawab pertanyaan Friska.
Eehh buset tuh om masih marah, padahal rencana aku mau minta maaf, heem pasti pacarnya marah besar tuh ucap Friska.
Sudahlah, lebih baik aku sarapan terus ke sekolah nanti gue telat lagi ucap Friska.
#####
Tiba di sekolah Friska sudah di tungguin sama sahabat-sahabatnya dan juga Dafa di parkiran. Mereka memang sengaja datang lebih cepat untuk menanyakan perihal apa yang terjadi dengan Friska setelah pulang dari mall.
"Kalian baru nyampe semua?" tanya Friska setelah memarkirkan motornya dan menaruh helmnya.
"Nggak Fris, kita sengaja nungguin loe di sini, pengen tahu nasib loe setelah pulang dari mall" ucap Ardi.
"Oh itu nanti jam istirahat deh gue cerita sambil makan, sekarang kita masuk kelas dulu fokus belajar" ucap Friska sambil berjalan menuju kelas.
__ADS_1
Yang lain pun mengikuti Friska.
"Fris sekarang ajah loe cerita" ucap Farel yang berjalan di samping Friska.
"Bentar ajah deh, aku nggak mau nanti aku lapar kalau cerita karena itu mengeluarkan energiku" ucap Friska sambil tertawa.
"Lebay loe Fris" ucap Farel.
"Biarin" ucap Friska.
"Ya udah Fris, bentar loe harus cerita yah" ucap Dafa yang juga berjalan di samping Friska.
"Iya" ucap Friska dengan senyum manisnya.
Membuat Dafa begitu terpesona melihat Friska tersenyum.
Mereka pun masuk ke dalam kelas menunggu guru yang akan masuk pada jam pertama. Friska menunggu gurunya sambil membaca buku.
#####
Di kantor Kenan sangat serius dalam bekerja, walaupun dia masih mengantuk karena kurang tidur tadi malam.
Hingga dekat waktu makan siang, Adelia ke kantor Kenan lagi. Juan yang melihat Adelia lagi merasa sangat jengkel. Juan pun menghubungi mama Kenan sembunyi-sembunyi.
"Tante Adelia memang sudah kembali dan Adelia datang lagi ke kantor Kenan. Apa tante tidak ingin melakukan sesuatu?" tanya Juan.
"Iya tante memang sudah tahu kedatangan Adelia, biarkan saja nak tidak usah melakukan apa-apa. Tante matikan dulu yah teleponnya karena tante masih sibuk di kantor sayang" ucap mama Kenan.
"Oh baiklah tante" jawab Juan yang masih heran dengan mama Kenan.
Mama Kenan pun mematikan panggilan teleponnya.
#####
"Sayang kita keluar makan siang di luar yah" ucap Adelia dengan manjanya yang sedang duduk santai di sofa.
"Baiklah sayang, apapun yang kamu mau" ucap Kenan dengan senyumnya.
"Sayang kok kamu kayak nggak semangat gitu dan kayak kurang fresh hari ini?" tanya Adelia sambil memperhatikan wajah Kenan.
"Emm semalam aku kurang tidur sayang" jawab Kenan.
__ADS_1
"Haa kok bisa sayang?" tanya Adelia.
"Biasalah karena kerjaan sayang" bohong Kenan padahal semua itu karena dia tidak memeluk Friska saat mau tidur yang sudah menjadi kebiasaannya setelah menikah.
"Sayang kamu jangan terlalu memaksakan diri, kamu juga harus jaga kesehatanmu, kesehatan itu lebih penting" ucap Adelia sok perhatian.
"Iya sayang terima kasih kamu sudah perhatian sama aku" ucap Kenan sambil tersenyum lalu melanjutkan pekerjaannya yang sebentar lagi sudah waktu jam makan siang.
Aku perhatian sama uangmu sayang batin Adelia.
#####
Jam istirahat di sekolah Friska, mereka sudah ngumpul di kantin seperti biasanya, sudah memesan makanan seperti biasanya.
Friska baru ingat kalau dia tidak di kasih uang jajan dengan Kenan sejak kemarin dan dia tidak memiliki uang sekarang yang dia miliki hanya kartu yang di berikan Kenan.
Friska pun memanggil Jojo untuk berbicara di tempat lain.
"Friska kok loe cuma manggil Jojo doang sih, kita nggak di anggap nih" ucap Farel.
"Haduhh nggak usah baperan dehh say, gue emang ada yang perlu di bicarakan dengan Jojo dan ini nggak menyebabkan keuntungan maupun kerugian buat kalian. Nggak lama juga gue bicaranya. Ayo sini loe Jo" ucap Friska sambil menarik tangan Jojo menuju ke tempat lain, Jojo pun hanya mengikut saja dengan perasaan bingung.
Ketika sudah agak jauh dari sahabat-sahabatnya dan juga Dafa, Friska pun berhenti.
"Ada apa sih Fris mau bicara dengan gue berdua, jangan-jangan suka loe yah sama gue, terus loe mau nembak gue sekarang, aduh jangan dulu deh Fris gue belum pakai baju anti peluru" nyerocos Jojo seenaknya.
Friska pun menjitak kepala Jojo yang membuat Jojo meringis kesakitan.
"Rasain loe, makanya jangan sembarangan bicara" ucap Friska.
"Tega banget sih sahabatku ini" ucap Jojo.
"Udah nggak usah baperan, langsung saja pada intinya. Jojo sayang gue pinjam uang loe dong yah yah" ucap Friska dengan wajah kasihannya.
"Haa nggak salah dengar nih gue?" tanya Jojo memastikan.
"Iya nggak salah, gue dari kemarin nggak di kasih uang jajan sama om Kenan dan hari ini juga nggak kalau tahu hari ini nggak di kasih uang jajan, gue nggak bakal belanjain duit gue kemarin, yang ada cuma kartu yang di kasih sama om Kenan, iya kali gue mau pakai kartu di kantin sekolah" ucap Friska.
"Bukannya loe punya banyak duit Fris" ucap Jojo lagi.
"Haduhh semua itu di rumah papa gue, lebih tepatnya di kamarku beserta kartu semuanya ada di sana" ucap Friska gemas.
__ADS_1
"Baiklah sahabatku sayang, gue akan meminjamkan loe uang, tapi ada syaratnya ucap Jojo dengan senyumnya.