Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Ada gosip yah?


__ADS_3

Juan langsung mendapatkan tatapan horor dari Kenan.


Kok kayak ada aura-aura dingin yah batin Juan yang masih asik tertawa.


"Sudah puas Juan kamu tertawanya?" tanya Kenan dengan senyum yang di buat-buatnya.


Untung disini ada istriku Juan, kalau dia tidak ada kamu akan lihat kemurkaanku, kalau aku marah pasti dia di bela dengan istriku yang berhati malaikat ini batin Kenan.


"Sudah tuan" jawab Juan yang langsung berhenti tertawa.


"Om Juan kenapa tertawa?" tanya Friska.


"Aku hanya tidak menyangka kalau tuan Kenan sudah memiliki uban Nyonya, karena aku belum memiliki uban sama sekali" ucap Juan yang lagi mengambil kesempatan, berhubung ada Friska jadi Kenan tidak akan berkutik.


Kenan semakin melototkan matanya pada Juan, namun Juan berpura-pura tidak mengerti.


"Sama om Juan aku juga tidak menyangka, tapi dia tetap sangat tampan" ucap Friska sambil mencubit gemas pipi Kenan.


"Haa ya ampun sayang pipimu semakin halus aku baru menyadarinya, terus semakin glowing juga, iyakan om Juan?" tanya Friska kepada Juan.


"Iya Nyonya" jawab Juan.


Jadi sejak tadi Nona Friska tidak menyadarinya, Kenan, Kenan kok gitu banget sih nasib kamu batin Juan sambil tertawa ngakak di dalam hatinya.


"Tuhkan kamu semakin tampan" ucap Friska lalu tersenyum manis.


Kenan jangan tanyakan lagi, dia sedang kesenangan akibat perkataan istrinya itu sampai-sampai dia melupakan kemarahannya pada Juan.


"Sayang nggak kok biasa ajah" ucap Kenan.


Juan benar-benar ingin muntah begitu mendengar perkataan Kenan.


Heem biasa ajah katanya, coba saja kalau Nona Friska bilang jelek pasti dia akan ke luar Negeri sekarang juga hanya untuk perawatan wajah batin Juan.


"Nggak biasa sayang, kamu memang benar-benar semakin tampan" ucap Kenan.


Kenan langsung memberikan ciuman di bibir Friska membuat Juan langsung mengelus dada.


"Ihh ada om Juan" bisik Friska dengan wajah yang sudah merona.


"Ya ampun lupa ada jomblo disini, keluarlah kamu nggak akan kuat berada disini, jadi lebih baik kamu temani sahabat-sahabat istriku, sebentar lagi istriku keluar kamar, nanti istriku sudah bersama sahabat-sahabatnya baru Kamu boleh pulang" perintah Kenan yang bercampur ejekan.


Pasti Kenan membalasku, apalah dayaku yang tidak bisa membalasnya kalau sudah berhubungan dengan kejombloan batin Juan.


"Baiklah tuan saya keluar dulu" pamit Juan.


"Nyonya saya keluar dulu" pamit Juan juga kepada Friska.


"Tunggu om" ucap Friska.

__ADS_1


Juan langsung menoleh kembali kepada Friska begitupun Kenan.


"Iya ada apa Nyonya?" tanya Juan.


"Sayang aku nggak mau lagi di panggil Nyonya pokoknya aku mau di panggil lain, aku nggak suka panggilan itu, boleh yah di ganti" rayu Friska kepada Kenan.


"Apapun yang istriku mau, Juan panggil istriku Nona muda kalau gitu" perintah Kenan.


Dasar bucin batin Juan.


"Itu saja yah sayang, nggak boleh tawar-tawar lagi" ucap Kenan.


"Iya, makasih sayang" ucap Friska lalu tersenyum.


"Iya" ucap Kenan lalu mengecup kening Friska.


Kenan benar-benar bucin banget ya ampun, nggak mengerti banget sih sama aku yang posisinya sebagai obat nyamuk disini batin Juan.


"Juan ayo keluar sekarang, nanti kamu pingsan disini" ledek Kenan.


"Baiklah tuan, Nona muda, saya keluar dulu" pamit Juan lagi lalu segera keluar dari dalam kamar Kenan.


Entahlah butuh berapa jam lagi Nona Friska berada di dalam kamar batin Juan sambil berjalan menapaki anak tangga satu persatu menuju ke tempat sahabat-sahabat Friska berkumpul.


######


"Maaf saya boleh bergabung dengan kalian kan?" tanya Juan.


"Jangan kak di samping Ela banyak setan, jadi di samping aku ajah kak duduknya nggak ada setannya" ucap Salsa lalu menarik tangan Juan juga.


"Nggak boleh kak Juan di samping aku pokoknya" ucap Ela.


"Di samping aku" ucap Salsa juga sambil menarik tangan Juan.


Juan benar-benar bingung dengan kelakuan kedua sahabat Friska itu.


"Pak Juan disini saja" ucap Jojo menengahi.


"Iya saya di sampingnya saja" ucap Juan dan segera ke samping Jojo.


"Kak Juan aku buatin minum yah" ucap Ela lalu segera ke dapur meninggalkan Salsa tanpa mendengarkan ucapan Juan juga, apakah dia mau atau tidak.


"Aku juga kak" ucap Salsa lalu segera menyusul Ela.


Juan benar-benar bingung lagi melihat kelakuan kedua sahabat Friska.


"Pak Juan maafkan kelakuan kedua sahabatku itu, mereka memang rada-rada" ucap Farel kepada Juan.


"Iya tidak apa-apa kok" ucap Juan.

__ADS_1


"Oh iya Friska dimana, pak Juan ketemu Friska nggak di atas?" tanya Jojo kepada Juan.


Bukan ketemu lagi tapi aku sudah menjadi obat nyamuk batin Juan.


"Iya saya ketemu" jawab Juan.


"Friska masih di suruh sama pak Kenan yah?" tanya Ardi.


"Iya masih tapi nggak lama lagi selesai kok" jawab Juan.


Semoga saja batin Juan.


"Ela ngegas yah loe deketin kak Juan" ucap Salsa ke Ela begitu berada dekat dengan Ela.


"Iya dong namanya juga usaha" ucap Ela sambil membuatkan minum buat Juan.


"Ya udah loe yang buat minumnya, gue yang bawah yah" ucap Salsa.


"Yee enak ajah loe, gue yang buat loe yang bawah, nanti kak Juan ngira loe yang buat lagi, nggak terima gue, kan gue duluan yang berniat buatin kak Juan minum" ucap Ela.


"Yee loe, kan gue usaha juga" ucap Salsa lalu nyengir.


"Usaha lain deh loe" ucap Ela lalu segera membawa minuman yang telah di buatnya untuk Juan.


"Kak Juan silahkan diminum, ini tuh buatan aku, kalau enak bilang ajah yah kak, aku bisa kok buatin kakak setiap hari" ucap Ela lalu tersenyum manis.


"Bangga banget loe Ela, gue juga bisa buat sih kalau minuman seperti itu," ucap Haris lalu tertawa.


"Yee loe yah nggak usah ngomong sembarangan deh, ini itu susah tahu di buatnya hanya orang profesional yang bisa buat kayak gue ini contohnya" ucap Ela kepada Haris.


"Bohong tuh Ela, gue ajah bisa buat" ucap Salsa.


Juan benar-benar ingin tertawa namun dia menahan tawanya.


"Sembarangan yah kalian ngomong, kak Juan ayo minum tidak usah dengarkan suara-suara sumbang itu" ucap Ela.


Juan pun mengikuti ucapan Ela.


"Gimana kak enakkan?" tanya Ela antusias.


Juan pun menganggukan kepalanya.


"Udah bisakan jadi istri yang baik" ucap Ela dengan entengnya membuat Juan tersedak.


"Ela loe ngomong sembarangan banget sih" ucap Jojo.


"Pak Juan jangan masukan ke hati, biasa dia lagi kumat" ucap Jojo cepat.


"Iya" ucap Juan begitu selesai dengan batuknya.

__ADS_1


"Ada apa ini ribut-ribut, ada gosip yah?" tanya Kenan yang sedang berdiri di dekat mereka bersama Friska juga.


__ADS_2