Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Yang intinya loe berdua ikut,,


__ADS_3

"Seriusan nih mau keluar jalan?" tanya Salsa.


"Iya serius,, tapi pasti loe nggak bisa karena lagi jadi pembantu sekarang,," ejek Ela pada Salsa lalu dengan sengaja menertawakan Salsa.


"Bisa nggak loe jangan tertawain gue terus,, nyesek nih hati gue di tertawain terus sama loe," ucap Salsa.


"Iya maaf, abis kasihan banget sih nasib loe,, bawaannya gue pengen tertawa terus," ucap Ela lagi.


"Janganlah," ucap Salsa.


"Iya,, jadi gimana nih? loe pasti nggak bisa kan ikut bareng kita bentar?" ucap Ela lagi.


"Yah gue juga nggak tau nih,, bareng siapa sih?" tanya Salsa lagi.


"Bareng Friska dan yang lainnya," jawab Ela.


"Iya ada bandar nih,, massa gue nggak ikut rugi dong gue," ucap Salsa begitu mengetahui Friska akan ikut.


"Siapa bandar?" tanya Ela.


"Friska lah," jawab Salsa.


"Oh iya," ucap Ela sambil nyengir.


"Jam berapa sih emangnya?" tanya Salsa lagi.


"Jam 4 sore kira-kira,, loe tau sendiri kan banyak yang jam karet sahabat-sahabat kita,," jawab Ela.


"Oh iya juga sih,, gue bakalan usahakan supaya ikut lah,, kirimin aja lokasi kalian bentar, gue bakalan nyusul kalau udah selesai jadi pembantu," ucap Salsa lagi.


"Oke deh kalau gitu,, selamat bekerja yah,, tetap semangat,," ucap Ela lagi.


"Iya udah semangat kok gue," ucap Salsa.


"Oh iya udah izin loe sama kak Juan?" tanya Salsa.


"Udah dong," jawab Ela.


"Oh bagus deh,, kalau gitu gue tutup dulu yah,, sebelum tuh orang merasa terganggu lagi karena gue lama telfonan dengan loe," ucap Salsa.


"Iya deh," ucap Ela.


Salsa pun segera menutup panggilan telfonnya dengan Ela. Lalu kembali masuk ke dalam ruangan Raka.

__ADS_1


"Lama sekali kamu telfonan yah, untung saja tadi aku nggak pengen perintah kamu,," ucap Raka sambil melihat Salsa yang baru masuk.


"Astaga lama apaan sih itu,, cepat kok aku telfonan,, kamu saja tuh yang melebih-lebihkan," ucap Salsa kesal.


"Ehh ngelunjak yah kamu," ucap Raka lagi sambil menahan tawanya di depan Salsa.


Raka benar-benar merasa lucu melihat ekspresi wajah Salsa yang sedang kesal.


"Maaf bos," ucap Salsa.


"Apa lagi yang bisa aku bantu nih,, aku mau pulang cepat nih," ucap Salsa dengan kepedean nya.


"Siapa yang izinkan kamu pulang cepat,, enak aja,, jam pulang kamu aku yang tentukan,, jadi mau-mau aku,, kamu duduk saja disitu tunggu perintah selanjutnya dari aku," ucap Raka sambil melihat Salsa yang semakin kesal.


"Hari ini izinkan aku pulang cepat lah,, ada urusan penting aku," ucap Salsa.


"Hmmm nggak urus,, jam pulang kamu aku yang tentukan yah,, jadi mau-mau aku dong,," ucap Raka.


"Isshhh astaga ngeselin banget sih nih orang,, nggak ada balas budinya banget sama aku,, tadi kan aku udah bantuin kamu menghadapi Elsa,, yah sekali-kali kamu baik gitu sama aku,, kan nggak rugi," ucap Salsa.


"Hmmm itu sudah tugas kamu nggak usah hitung-hitungan deh,, lagian bocah seperti kamu ini ada urusan penting apaan juga sih memangnya?" ucap Raka.


"Ishh kepo,, privasi tau nggak," ucap Salsa.


Salsa hanya mengikuti ucapan Raka dengan gerakan bibirnya tanpa mengeluarkan suara sedangkan Raka hanya menahan tawanya melihat kelakuan Salsa.


############


Ela di buat terkejut dengan kedatangan Farel bersama sepupunya.


Wah gerak cepat juga sih Farel,, nggak nyangka banget aku dia bisa datang bersama Elsa,, batin Ela yang masih terkejut dengan kedatangan Farel bersama Ela.


"Ela loe nggak suruh kita masuk gitu ke dalam rumah loe,, tega banget loe," ucap Farel sambil melihat Ela.


"Ehh iya lupa gue,, masuk aja langsung,, lebay banget loe Rel,, kayak baru datang aja kesini loe," ucap Ela.


"Yah kan nggak enak kalau main nyelonong masuk aja," ucap Farel.


Hmmm sok banget sih Farel,, padahal juga biasanya main nyelonong masuk aja,, pasti karena ada si Elsa nih,, batin Ela.


Mereka pun masuk ke dalam rumah Ela.


"Sepupuku yang cantik kok loe bisa datang bersama Farel sih? terus naik motor lagi,, dia menemukan loe dimana?" tanya Ela pada Elsa.

__ADS_1


"Gue liat dia tadi lagi sedih di taman,, jadi gue ajak jalan-jalan deh,, ehh kita kepikiran ke rumah loe deh akhirnya setelah jalan-jalan," ucap Farel.


"Hah loe lagi sedih sepupu,, loe sedih karena apa?" tanya Ela.


"Emm itu karena cowok," jawab Elsa sambil mengingat Raka dan Salsa yang pacaran.


"Tapi sekarang udah nggak lagi kok,, Farel tadi menghibur gue jadi gue sekarang udah nggak sedih lagi,, makasih yah Rel," ucap Elsa sambil tersenyum melihat Farel.


"Kamu jangan bicara seperti itu dong,, aku kan jadi malu lagian yang aku lakukan tadi itu biasa aja kok," ucap Farel.


"Idihhh bicara kalian aku kamu,, kalian pacaran?" tanya Ela to the point.


"Nggak Ela,, loe nggak dengar tadi Elsa lagi sedih karena cowok massa iya gue pacaran dengan dia,," jawab Farel.


"Yah abis kalian bicara pakai aku kamu segala,," ucap Ela lagi.


"Yah terserah kita dong,, kita nyamannya bicara seperti itu," ucap Elsa sambil nyengir.


"Hmm,, oh iya cowok yang mana tuh yang buat loe sedih sepupuku?" ucap Ela lagi.


"Emmm udahlah nggak usah bahas itu,, entar gue jadi sedih lagi,, intinya cintaku bertepuk sebelah tangan,, dia sekarang sudah memiliki pacar,, pacarnya juga cantik dan baik,, jadi gitu deh," ucap Elsa.


"Oh pasti cowok yang itu yah,, yang sering loe ceritakan?" ucap Ela.


"Iya dia mau siapa lagi memangnya," jawab Elsa.


"Ya ampun jadi dia udah punya pacar sekarang,, loe yang sabar yah,, masih banyak kok cowok yang mau sama loe,, contohnya Farel pasti mau sama loe," ucap Ela yang langsung membuat Elsa tersenyum malu-malu.


Astaga Ela,, kok dia santai banget sih bicara seperti itu,, batin Farel.


"Iyakan Rel?" ucap Ela sambil melihat Farel.


Farel langsung melotot kan kedua matanya kepada Ela,, membuat Ela dengan susah payah menahan tawanya.


Si Farel ini gue bantuin tapi dia malah melotot kan matanya sama gue tapi lucu juga sih,, batin Ela.


"Hmm kalian berdua malu-malu kucing tau nggak," ucap Ela.


"Kalian berdua ikut aja aku,, kita mau keluar jalan dengan Friska dan yang lainnya bentar," ucap Ela lagi.


"Kemana?" tanya Farel.


"Yah bentar lah baru di tentukan,, yang intinya loe berdua ikut,, loe Elsa paling harus ikut biar nggak mikirin patah hati loe terus," ucap Ela.

__ADS_1


__ADS_2