Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Kemarahan Kenan...


__ADS_3

Friska langsung tersenyum sinis begitu melihat Kenan yang tampak sangat terkejut.


"Kenapa? kaget? aku lihat kamu bertemu dengan wanita lain?" ucap Friska sambil melihat Kenan.


"Jadi sayang melihatku dimana? apa ketika aku tidak sengaja bertemu dengan Cika tadi?" ucap Kenan sambil mendekati Friska dan tersenyum lembut.


Friska benar-benar kesal melihat Kenan yang tampak santai saja,, sedangkan dirinya sudah kesal setengah mati pada Kenan.


Apa-apaan dia ini,, bisa-bisanya dia terlihat santai seperti ini setelah cukup terkejut tadi, padahal jelas-jelas tadi aku melihatnya,, dan dia juga langsung menjadi aneh,, batin Friska.


"Hmm sepertinya sayang melihat ku ketika akan membelikanmu kue ulang tahun,, karena tadi Cika melihat ku disitu ketika akan masuk ke dalam mobil," ucap Kenan yang sangat yakin jika Friska melihatnya bertemu Cika ditempat itu dan langsung salah paham padanya,, apalagi didukung dengan Kenan yang tak menggubris Friska padahal itu semata-mata Kenan lakukan hanya untuk surprise ulang tahun Friska,, tidak ada hubungan sama sekali dengan Cika.


Kenan memang langsung pergi memilih sendiri kue untuk istrinya.


"Tidak sengaja katamu? aku yakin kamu sudah janjian dengannya," ucap Friska yang tidak langsung percaya dengan ucapan Kenan.


"Kamu juga tadi berada dimana ketika aku ke kantor mu? kamu nggak meeting kan?" ucap Friska lagi sambil melihat Kenan kesal.


Kenan pun menganggukkan kepalanya.


"Iya sayang aku nggak meeting,, dan aku berada di dalam ruangan ku bersama Cika,, tapi jangan salah paham dulu,, aku sudah merekam semua yang terjadi di dalam ruangan ku ketika bersama dengan Cika,, jadi ayo sini nontonlah,, suamimu ini tidak pernah macam-macam,, duduklah dan akan aku beritahu mengenai Cika," ucap Kenan yang membuat Friska langsung mengerucutkan bibirnya.

__ADS_1


Kenan benar-benar gemas melihat Friska yang seperti itu.


"Kalau cemburu tambah cantik," ucap Kenan.


"Kemari lah sayang,, kamu nonton sekaligus aku jelaskan," ucap Kenan lagi.


Friska pun menuruti ucapan Kenan.


"Aku nggak cemburu biasa aja," ucap Friska yang benar-benar gengsi mengakui dirinya sedang cemburu.


Kenan pun hanya tersenyum sambil merangkul pinggang Friska agar duduk didekatnya. Dengan segera Kenan memperlihatkan apa yang terjadi di dalam ruangannya.


"Sayang,, dia itu Cika,, wanita yang pernah hampir menjadi kekasih ku sebelum Adelia,, tapi aku nggak sempat pacaran dengan dia,, karena dia ikut orang tuanya ke luar Negeri,, aku nggak sengaja bertemu dia tadi,, dan dia memaksa ingin bicara lebih lama padaku,, awalnya aku nggak mau,, tapi dia bilang dia bisa membuat aku semakin tampan dan terlihat lebih muda karena dia sekarang memang sudah menjadi dokter kecantikan,, aku teringat dengan istriku yang masih muda dan cantik,, jadi aku mau agar aku nggak terlalu tua, jika nanti pernikahan kita diumumkan,, aku ingin orang-orang katakan kalau kita pasangan yang sangat serasi bukan pasangan seperti om dan ponakan,, karena kamu itu terlalu muda buat aku sayang," ucap Kenan menjelaskan yang terjadi dengan Friska yang masih asik nonton.


Cika sengaja dekat-dekat dengan Kenan sambil berbisik. Friska jelas-jelas melihat itu.


"Jelas-jelas dia sedang menggoda mu,, aku juga perawatan tapi nggak gini amat tuh,," ucap Friska.


"Terniat sekali yah dia ingin menggoda kamu,, sampai-sampai membawa peralatan dia juga," ucap Friska lagi.


"Hah ini lagi,, apa kamu nggak sadar kalau dia ingin menggoda mu dengan sengaja menumpahkan air itu?" ucap Friska yang sudah benar-benar kesal.

__ADS_1


Kenan memang terlihat hanya sekedar perawatan saja,, tak menggubris sama sekali kegatalan Cika,, bahkan Friska juga melihat dan mendengar Kenan yang sedang berbohong pada Cika.


"Tadi ada yang datang?" ucap Friska.


"Iya sayang si Raka,,, perawatan ku belum selesai tadi tuh,, tapi aku cepat-cepat keluar menemui dia,, dia sedang salah paham padaku dan ingin melapor pada mama,, kan gawat aku nggak mau dipisahkan dengan mu sebelum mama mendengarkan penjelasan dari ku,, makanya aku mengurung dia untuk sementara,, Juan juga sepertinya salah paham padaku,, tapi aku menutupi pernikahan kita karena kamu yang nggak mau di tau,, jadi aku nggak mungkin katakan pada Cika,, dan aku yang tidak ingin menemui kamu tadi bukan karena Cika tapi karena aku ingin memberikan surprise padamu,, makanya aku sengaja menyiapkan rekaman itu untuk jaga-jaga ketika Cika sedang sibuk mengurus alat-alat yang akan dia gunakan,, karena aku nggak mau kamu salah paham,, aku memang merasa Cika ada maksud lain,," ucap Kenan.


"Dan juga sayang aku mohon jangan beritahu Raka dan Juan mengenai apa yang ku lakukan di dalam ruangan,, karena itu pasti akan menjadi bahan ejekan,,, terutama si Raka itu,, makanya aku sangat panik ketika melihat dia tadi,, aku nggak mau dia tau kalau aku sedang perawatan demi menjadi pasangan serasi untuk mu,, karena bisa-bisa aku digangguin terus,," ucap Kenan lagi yang sudah sangat tau kelakuan Raka.


"Dan ini yang sangat penting,, aku mohon kamu mau yah pernikahan kita di umumkan,, karena Cika sepertinya akan kegatalan lagi padaku,, tapi kalau istriku ingin bermain-main dengannya aku nggak masalah,,," ucap Kenan.


Friska pun tampak kasihan pada Kenan,, karena pernikahan mereka terus disembunyikan, Kenan pun kadang dianggap tidak menyukai wanita melainkan menyukai pria, karena Kenan tak pernah terlihat bersama wanita kecuali Friska tapi orang-orang tau Friska keponakan Kenan,, mereka tak tau bahwa Friska istri Kenan.


"Baiklah,, minggu depan pengumuman kelulusan,, umumkan saja pada saat itu," ucap Friska yang langsung membuat Kenan benar-benar bahagia.


Kenan langsung memeluk Friska begitu mendengar ucapan Friska.


"Terima kasih istriku,, aku akan mengurus semuanya," ucap Kenan yang benar-benar sangat bahagia,, karena hal yang sangat dia inginkan akhirnya Friska mau mengabulkannya.


Akhirnya bisa pamer istri,, bisa melarang istri terang-terangan kalau aku nggak suka,, tak perlu terhalang dengan aku yang hanya sebatas om di mata teman-temannya,, batin Kenan.


"Oh iya ayo kita ke bawah,, disana ada Raka,, Juan dan juga Rio," ucap Kenan.

__ADS_1


###########


Friska sangat terkejut begitu melihat Rio yang babak belur,, tentu itu semua hasil dari kemarahan Kenan.


__ADS_2