Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Kak Juan


__ADS_3

Juan refleks melihat juga,, setelah mendengar ucapan Raka.


Juan langsung tersenyum mengerti mengapa Raka berbicara seperti itu.


"Maklum habis begituan,, jadi wajar saja nggak pakai baju kan gerah," bisik Juan kepada Raka yang terlihat semakin kasihan.


Hemm pantas saja dia tidak terkejut dengan aku yang pergi bulan madu, ternyata dia lagi di kantor aku,, pasti memang Juan yang sudah bilang semuanya,, batin Kenan.


"Aku berdosa? maksud kamu apa sih Raka?" tanya Kenan sambil menahan tawanya.


"Kenapa kamu nggak pakai baju begitu,, sengaja banget kamu pamer sama orang jomblo," ucap Raka.


Kenan langsung tertawa mendengar ucapan Raka.


Aku sengaja begini,,, biar kamu nggak berharap lagi sama istri aku,,, aku tahu kamu pasti masih punya perasaan pada istriku karena aku kenal kamu sangat lama,, sangat tidak mudah buat kamu melupakan istriku karena dia wanita pertama yang kamu cintai,, jadi harus dengan cara seperti ini agar kamu mengerti Friska milik aku,, benar-benar milik aku,, batin Kenan.


"Raka kalau lagi bulan madu itu,, nggak enak kalau pakai baju,, lama kalau lagi pengen,, terus kalau udah selesai kan gerah,, jadi yah gitu deh aku nggak pakai baju,," ucap Kenan.


"Aku lupa kamu jomblo jadi nggak akan mengerti," ucap Kenan lagi lalu tertawa.


Astaga jadi karena itu dia nggak pakai baju,, hanya untuk membuat kak Raka mikir macam-macam,, hem,, hem suamiku ini,, batin Friska.


"Ya ampun bahagia banget kamu hina orang jomblo," ucap Raka.


"Itu Friska yah di samping kamu?" tanya Raka karena dia tidak terlalu jelas melihat,, antara boneka dan manusia dia lihatnya.


"Iya, dia lagi capek banget,," ucap Kenan.


"Sayang kamu istirahat ajah yah," ucap Kenan pada Friska sambil mengelus lembut rambut Friska.


Ya ampun tuan Kenan benar-benar kuat banget,, sampai-sampai Nona Friska kelelahan begitu,, batin Juan.


Raka melihat Friska,, dia tersenyum sedikit karena sudah lama juga dia tidak melihat Friska,, dia memang benar-benar merindukan Friska.


Dek polosku yang cantik dan imut,, Kenan tega banget dahh buat kamu kecapean begitu,, batin Raka.


"Aku mau mendengar pembicaraan kalian juga," ucap Friska kepada Kenan.


"Hai kak Raka," sapa Friska.

__ADS_1


"Lama banget baru aku melihat kak Raka loh," ucap Friska lagi.


"Hai dek cantik," ucap Raka juga.


Kenan langsung batuk-batuk penuh kode pada Raka.


Astaga Kenan sungguh terlalu dirimu,, kode kamu menakutkan,, batin Raka yang mengerti maksud batuk-batuk Kenan.


"Aku juga udah lama loh nggak lihat kamu,, dan ternyata kamu istri dari Kenan yah,, bukan ponakan,, waktu itu aku sempat percaya banget kalau kamu itu keponakan Kenan loh," ucap Raka.


"Hemm maaf kak Raka waktu itu aku nggak mau banget di tahu,, kan waktu itu aku mau cerai dengan ini si Kenan-Kenan ini, tapi nggak jadi ternyata, aku nggak mau ajah di tau masih muda tapi udah janda, makanya aku bohong" ucap Friska sambil nyengir.


Raka menggelengkan kepalanya mendengar alasan Friska.


"Iya maaf yah Raka,, istriku ini memang terkadang bisa membuat orang salah paham," ucap Kenan lalu mencium pipi Friska.


"Hargai jomblo,, hargai," ucap Raka.


"Iya aku hargai kok,," ucap Kenan sambil menahan tawanya.


"Oh iya kamu kenapa sih mau video call?" tanya Kenan.


"Yah karena kamu datangnya pas aku lagi sibuk, makanya kabari dulu lah" ucap Kenan.


"Kan mau kasih surprise,, ehh tau-taunya aku yang dapat surprise," ucap Raka.


Kenan langsung mengerti dengan maksud Raka.


"Bagus dong," ucap Kenan.


"Nggak ada bagus-bagusnya,, udah dulu lah, yang penting aku sudah melihat apa yang ingin aku lihat,," ucap Raka.


"Selamat berbulan madu yah,," ucap Raka lagi.


"Dek cantik jangan lupa istirahat yah,,, jangan terlalu mengikuti Kenan,, nanti kamu sakit," ucap Raka lagi pada Friska.


"Apaan sih mana mungkin aku akan membuat istriku sakit,,, cukup bilang dek ajah jangan di tambahkan cantik," ucap Kenan.


"Iya,, iya,, bawel banget sih,, aku tutup dulu yah,, bye dek cantik," ucap Raka lalu segera menutup panggilan video call dengan Kenan.

__ADS_1


"Lah cepat banget kamu video call," ucap Juan heran.


"Iya,, aku sengaja,, aku nggak sanggup melihat kemesraan mereka," ucap Raka sambil menangis di buat-buat.


"Lebay banget kamu,," ucap Juan lalu tertawa.


"Udah ahh aku mau balik dulu," ucap Raka.


"Jangan lupa sama saran aku,, dekati gebetan kamu yah, semoga dia bisa mencintai kamu lagi dan jangan mengikuti saran Syeila lagi,, kalau itu membuat kamu jauh dari gebetan kamu," ucap Raka lagi lalu segera berjalan keluar dari dalam ruangan Kenan.


###########


Syeila masuk ke dalam kamar Ela begitu terkejut ketika melihat kamar Ela yang sangat berantakan,, di lihatnya Ela sedang membereskan kembali barang-barang yang sudah di hamburkannya,, Syeila juga melihat mata Ela yang sembab efek habis menangis. Syeila tersenyum penuh kemenangan karena dia tahu penyebab Ela seperti itu pasti karena dirinya bilang kalau dia sudah tidur dengan Juan.


"Ela ini semua kok bisa jadi begini sayang?" tanya Syeila sambil membantu Ela membereskan semuanya dengan berpura-pura khawatir.


Ela sedikit terkejut, namun dia kembali berusaha terlihat biasa sambil memikirkan alasan.


"Ela kamu kenapa? kok seperti habis menangis sayang,, siapa yang menyakiti kamu?" tanya Syeila.


"Ayo katakan sama tante," ucap Syeila lagi..


"Emm nggak ada kok tan,, tadi aku hanya lagi pengen menghamburkan saja, dan aku tadi lagi nonton film sedih makanya kayak gini,, aku emang habis nangis karena film," ucap Ela.


Duhh nggak masuk akal banget sih alasan aku,, mana ada lagi pengen menghamburkan,, semoga saja tante Syeila percaya deh, dan nggak nanya lagi tentang semua yang dia lihat ini,,, batin Ela.


"Ela beneran kamu nggak kenapa-kenapa?" tanya Syeila pura-pura khawatir.


"Atau jangan-jangan kamu lagi sedih karena cowok yah?" tanya Syeila sengaja.


"Emm bukan kok tan,, aku nggak sedih karena cowok,, ini nggak ada hubungannya sama sekali dengan cowok," jawab Ela berbohong.


"Masa sih,, terus kenapa sampai begini banget,, biasanya ini itu di lakukan oleh orang yang sedang patah hati Ela,, atau orang yang sedang di khianati,, mereka pasti seperti ini,," ucap Syeila lagi.


"Aku nggak lagi begitu kok tan,, aku kan jomblo tan,, jadi nggak mungkin," ucap Ela.


Ketika Syeila ingin berbicara lagi,, tiba-tiba ponsel Ela berdering,, Syeila membatalkan niatnya untuk berbicara,, Ela segera mengambil ponselnya dan melihat siapa yang meneleponnya,, Ela sedikit terkejut begitu melihat nama kontak yang menelepon dirinya.


Kak Juan,, batin Ela.

__ADS_1


__ADS_2