Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Nggak usah batalkan...


__ADS_3

"Acara pertunangan malam ini?" tanya Kenan ulang untuk memastikan pendengarannya.


"Iya tuan,," jawab Juan.


"Emm oke,, aku akan membawa istriku sebagai partner,,, bosan dengan kamu terus Juan,,, tapi kamu ikut juga sebentar kan kamu yang jadi supir kita,," ucap Kenan sambil nyengir.


Hemmm sudah aku duga,,, aku juga kali tuan bosan bersama tuan terus pengennya sama-sama dengan Ela,,, batin Juan.


"Beneran kamu mau bawa aku? terus kalau di tanya aku siapa kamu mau jawab apa dong?" tanya Friska serius.


"Yah tinggal aku jawab kamu istriku dong,, kan itu kenyataannya,," ucap Kenan santai.


"Isshh aku serius sayang," rengek Friska.


Nona Friska semakin manja pada tuan Kenan,, kira-kira Ela kalau sudah menikah begini juga nggak yah,, kan bagus kalau dia begini juga,,, batin Juan sambil berpikir.


Sedangkan Jeki melihat ngenes sama pasangan suami istri itu yang sedang bermesraan di depan mereka.


Enak banget sih punya pasangan,, lah aku ini jomblo ngenes,,, kan pengen juga ada yang manja begitu sama aku,, batin Jeki meronta-ronta.


Kenan mengusap lembut rambut istrinya itu.


"Aku akan bilang kamu keponakan aku,,, gitu kan sayang?" ucap Kenan sambil mencubit gemas pipi Friska.


"Iya gitu,, tapi nggak bakalan kan ada yang curiga sama kita?" tanya Friska lagi.


"Iya nggak bakalan ada yang curiga,, kalau ada yang curiga aku akan mencari tuh orang,, siapa yang berani curiga pada kita,," ucap Kenan sedikit bercanda.


"Asal sayang cap di leher kamu itu harus kamu tutupi baik-baik yah,," ucap Kenan sambil nyengir.


"Hemm iya,," ucap Friska.


"Ya udah aku mau pulang dulu,, aku mau mempersiapkan semuanya kan aku mau menemani kamu seorang Kenan Mahardika jadi nggak boleh malu-maluin,," ucap Friska lalu nyengir.


"Udah santai aja sayang,, aku yang akan mempersiapkan semuanya dan aku yakin kok kamu nggak akan malu-maluin aku,, jadi kamu disini saja yah,, nggak usah pulang duluan karena aku bawaannya kangen melulu sama kamu," ucap Kenan lalu mencium pipi Friska membuat Jeki dan Juan hanya bisa saling pandang melihat keromantisan di depan mata mereka.


"Ada mereka,, kamu jangan seperti itu ihhh,," ucap Friska.


"Oh iya,, aku nggak melihat mereka,, kalian jangan praktek dulu yah nanti kalau udah nikah baru praktek,, oke," ucap Kenan dengan santainya.

__ADS_1


"Iya tuan,," ucap Juan dan Jeki bersamaan.


"Bagus,, aku ke ruangan ku dulu dan jangan menggosip lagi,, awas yah kalau kalian menggosip lagi,, nggak aku gaji,," ucap Kenan sambil menahan tawanya.


"Iya tuan kita akan fokus kerja," ucap Juan cepat.


Masa nggak di gaji sih,, sekarang aku udah punya pacar jadi gaji itu sangat penting,, batin Juan.


Setelah mendengar itu,, Kenan dengan santainya berjalan ke luar dari ruangan Jeki menuju ke ruangannya bersama Friska.


Jeki yang tau bahwa Juan akan ke acara pertunangan merasa sangat senang karena itu berarti dia bisa makan malam dengan Ela tanpa ada Juan sesuai janjiannya bersama dengan Ela.


Juan merasa curiga begitu melihat Jeki yang sedang senyum-senyum tidak jelas lalu dia tiba-tiba teringat dengan janjian Jeki dan Ela.


Hemmm pasti dia lagi mikirin janjiannya dengan Ela nih pacar aku,, enak aja kamu mau jalan dengan pacar,,, tidak akan semudah itu Jeki,, batin Juan.


"Nggak usah mikir akan makan malam dengan kekasih orang,, dia nggak akan pergi kalau aku nggak mengizinkan dia,," ucap Juan.


Astaga darimana Juan tau coba kalau aku lagi memikirkan makan malam dengan Ela,, batin Jeki.


"Juan nggak apa-apalah kamu izinkan untuk kali ini saja,, lagian aku udah janjian dengan dia Juan,, jadi kamu mau saja lah,, tega banget kamu Juan sama aku hanya untuk kali ini saja kok,, biarkan aku makan malam dengan dia yah,," ucap Jeki.


"Hemm tapi kan kamu mau pergi ke acara pertunangan sebentar Juan,, jadi kamu nggak bisa ikut berarti,," ucap Jeki sambil tersenyum.


"Yah ganti jadwal lah,, jangan malam ini malam lain aja,, lebih tepatnya malam aku bisa ikut,," ucap Juan.


"Astaga begitu amat,, Ela juga nggak mungkin tuh suka sama aku,, dia pasti hanya menganggap aku kakak saja,, jadi nggak perlu kali kamu jagain,," ucap Jeki.


"Perlu kali,, sekarang itu nggak ada yang nggak mungkin,, aku nggak mau yah jangan sampai nanti pacarku suka sama kamu,, aku benar-benar nggak bisa menerima itu semua,, Ela pacarku dan nggak boleh kalian jalan berdua demi keamanan,," ucap Juan.


"APA!!!! ucap Friska dan Kenan yang tidak sengaja mendengarkan ucapan Juan.


Juan dan Jeki langsung menoleh ke asal sumber suara.


"Ini beneran yang aku dengar,,, om Juan pacaran dengan Ela? kapan om?" tanya Friska heboh sendiri.


"Kapan om menembak Ela? atau jangan-jangan Ela yang menembak om yah?" ucap Friska lagi.


"Iya kapan Juan kalian pacaran? bukannya kamu bersama Syeila?" ucap Kenan juga yang ikut terkejut.

__ADS_1


"Emmm itu belum lama ini kita pacaran,, aku nggak suka sama Syeila aku sukanya sama Ela,, hanya saja Syeila tega sama aku,, dia mengadu domba antara aku dan Ela akhirnya aku susah untuk bersama Ela,, tapi untung saja semua kesalahpahaman sudah ketahuan semua,, sekarang tinggal membalas Syeila saja,," ucap Juan.


"Syeila itu adalah tantenya Ela dan dia tau kalau aku suka sama Ela,, jadi dia sengaja membuat aku dan Ela menjauh karena dia suka padaku,," ucap Juan lagi yang membuat Friska langsung melongo tak percaya.


"Hah,, Ela kok nggak bilang sama aku sih," ucap Friska.


"Mungkin dia hanya belum siap saja untuk bilang sama Nona,,, yang terpenting sekarang aku sudah tidak ada lagi kesalahpahaman sama dia,, sekarang aku sudah pacaran dengan dia dan tinggal membalas Syeila saja,, setelah itu aku tidak akan menyembunyikan hubungan aku lagi dengan dia,, mohon kerjasamanya tuan dan Nona,," ucap Juan.


"Oh kalau itu sih tenang aja om Juan aku akan mendukung om,, iyakan sayang?" ucap Friska sambil melihat Kenan.


"Iya sudah pasti itu,," ucap Kenan juga.


"Hanya aku benar-benar nggak menyangka aja loh ternyata Syeila wanita yang seperti itu,, sangat membuat aku terkejut,," ucap Kenan.


"Sama tuan,, saya juga benar-benar terkejut dengan kelakuan Syeila,, saya benar-benar tidak menyangka kalau dia wanita yang seperti itu,," ucap Juan.


"Oh iya tadi aku dengar tentang jalan berdua,, siapa yang mau jalan berdua?" tanya Kenan.


"Hemm ini tuan,, si Jeki mau gangguin pacar aku,, bisa-bisanya dia mau ajak pacar aku jalan berdua ketika sebentar aku akan ke acara pertunangan bersama tuan dan Nona,,," lapor Juan.


"Hahaha aku dukung kok,," ucap Kenan dengan santainya.


"Ihhh kamu tega banget sih,, nggak boleh begitu dong,, om Jeki nggak boleh mengajak Ela untuk jalan berdua,, Ela kan centil,, jangan sampai dia nanti suka juga sama om Jeki,," ucap Friska sengaja sambil menahan tawanya karena melihat ekspresi Juan yang langsung berubah.


Juan langsung teringat dengan Ela yang memang sangatlah centil,, padahal sebenarnya Friska hanya bercanda saja ketika mengatakan itu karena dia tau bahwa Ela sangat mencintai Juan.


"Om Juan santai aja dong ekspresinya nggak usah tegang gitu,, Ela itu sangat mencintai om kok,, aku yakin banget,, atau om ajak dia aja ke acara pertunangan bentar pasti senang banget dia tuh,," ucap Friska yang memberikan ide pada Juan.


"Saya sih sangat ingin Nona,, tapi nanti Syeila tau dan gagal semuanya,," ucap Juan.


"Dan kamu Jeki batalkan saja makan malam berdua kamu dengan Ela sebentar karena aku tidak akan mengizinkan kalian jalan berdua," ucap Juan lagi pada Jeki.


"Yah kamu gitu amat sih Juan,, makan malam doang masa nggak boleh sih," ucap Jeki.


"Yah emang nggak boleh,," ucap Juan lagi.


"Tapi aku udah janjian dengan Ela," ucap Jeki.


"Batalkan dong,, susah banget sih kamu,," ucap Juan santai.

__ADS_1


"Udah nggak usah batalkan biar aku bicarakan dengan Ela,, om Jeki makan malam dengan cewek yang jomblo aja,, jangan dengan Ela,, pokoknya dia cantik kok siapa tau aja om Jeki suka sama dia,, om Jeki juga udah pernah lihat dia kok,," ucap Friska yang tiba-tiba teringat dengan temannya satu yang jomblo yaitu Salsa.


__ADS_2