Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Nggak ada yang perlu aku beritahu,,,


__ADS_3

Ekspresi wajah mereka semua terlihat begitu tegang dan juga sangat khawatir,, mereka tidak bisa duduk tenang menunggu kabar Salsa dan Jeki yang sedang dirawat di dalam ruangan itu.


Mereka juga tak luput untuk mendoakan Salsa dan Jeki,, Raka juga terlihat sangat khawatir,, entahlah Raka rasa meskipun dia dan Salsa tidak akur tapi begitu mendengar Salsa yang kecelakaan dia juga menjadi sangat khawatir sedangkan mengenai Jeki sudah tentu dia akan sangat khawatir karena Jeki juga menjadi teman akrab dia.


Raka segera berjalan mendekati Kenan dan Juan yang ekspresi wajah mereka tak kalah paniknya dan khawatirnya menunggu kabar dari dokter.


"Kenapa bisa terjadi begini Juan,, aku lihat Jeki memakai mobil kamu,, iyakan?" ucap Raka begitu berada di dekat Juan dan Kenan,, Raka mengatakan seperti itu karena dia sudah tentu melihat semuanya di berita,, sekarang kecelakaan mobil itu menjadi berita dimana-mana.


Kenan dan Juan pun langsung saling pandang begitu mendengar ucapan Raka. Mereka sejenak melupakan mengenai kejanggalan kecelakaan Jeki dan Salsa karena menunggu kabar dari dokter.


"Oh iya Juan,, ada yang aneh,, ayo kita ke tempat lain untuk membicarakan itu,, karena itu juga sangat penting,, aku ada dugaan mengenai itu," ucap Kenan yang melihat kecelakaan mobil Salsa dan Jeki meskipun dia datang kecelakaan itu sudah terjadi.


"Aku pun juga berpikiran seperti itu tuan," ucap Juan.


"Aku beritahu istriku dulu,, takutnya nanti dia mencari aku,," ucap Kenan.

__ADS_1


"Iya, aku juga mau beritahukan Ela dulu,," ucap Juan juga.


"Aku tunggu disini,, nggak ada yang perlu aku beritahu masalahnya," ucap Raka sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal.


"Tuh Elsa kamu beritahu,, dia kan datangnya bersama kamu," ucap Juan sambil melihat Elsa dan Raka secara bergantian.


"Nggak,, dia datangnya bareng Farel,,," ucap Raka lagi.


Yah Elsa juga datang karena dia juga benar-benar khawatir dengan Salsa,, Elsa sudah menganggap Salsa sebagai temannya juga,, dan Elsa sangat berharap nenek Raka tidak mengetahui kejadian ini dulu,, bahkan Raka juga berharap seperti itu.


"Oh gitu yah,, ya udah kamu tunggu disini saja,, kita mau kesitu dulu sebentar," ucap Juan.


Kenan dan Juan pun segera menemui Friska dan Ela yang sedang duduk berdekatan dengan ekspresi wajah sedih.


"Aku ada urusan sebentar mengenai kecelakaan Salsa dan Jeki,, kamu disini dulu yah jangan kemana-mana," ucap Kenan lembut pada Friska sambil mengelus lembut rambut Friska.

__ADS_1


Friska pun menganggukkan kepalanya.


Juan pun juga ikutan memberitahukan Ela.


Dan Ela pun juga hanya menganggukkan kepalanya.


"Hati-hati,, apa kalian akan bawa mobil?" ucap Friska yang seakan trauma.


Kenan pun menganggukkan kepalanya.


"Nggak usah,, kalian disini saja bicaranya nggak usah bawa mobil," ucap Friska takut.


"Nggak bisa disini,, kita akan hati-hati kok,, kamu tenang saja yah," ucap Kenan lagi yang sebenarnya sangat tak tega melihat istrinya yang seperti itu.


Mama Kenan yang juga ada disitu langsung berjalan mendekati Friska,, karena dia mengerti dengan kondisinya sekarang.

__ADS_1


"Kalian pergilah biar aku yang menenangkan dia,, anak buahku sudah aku perintahkan untuk menyelidiki semuanya dan juga polisi,, aku rasa sudah ada jawaban mengenai kecelakaan mereka," ucap Mama Kenan yang tak tinggal diam begitu mengetahui kecelakaan Jeki dan Salsa menggunakan mobil Juan,, mama Kenan tau betul betapa telitinya Juan.


"Sayang nggak apa-apa kok,, mereka mau menemukan pelaku yang membuat Salsa dan Jeki menjadi seperti itu,, jadi biarkan aja yah," ucap Mama Kenan lagi.


__ADS_2