Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Benar banget kata Friska,,,


__ADS_3

"Makanya kamu juga rajin-rajin lah perawatan seperti aku biar bisa kelihatan tidak terlalu tua,, sudah tau pacar kamu masih muda banget,,, masih labil matanya jangan sampai deh dia lihat cowok ganteng terus melupakan kamu,, atau kamu cepat deh nikahi dia,, setidaknya sudah hak milik,, kalau ada yang mau tikung bisa lemparkan buku nikah,," ucap Kenan sambil melihat Juan.


"Terus kenapa tuan masih memata-matai istri tuan juga?" tanya Juan.


"Yah karena aku juga takut dia berpaling dari aku, terus centil-centil sama cowok lain,, aku nggak ikhlas banget jadi harus ku pantau langsung,," ucap Kenan.


Juan langsung menggelengkan kepalanya begitu mendengar ucapan Kenan.


Sepertinya kita berdua sudah benar-benar bucin pada kedua wanita centil itu,, sampai-sampai kita berdua melakukan hal yang belum pernah kita lakukan sebelumnya,, batin Juan sambil melihat Kenan.


"Oh iya tuan,,, aku juga mau perawatan seperti tuan kalau gitu," ucap Juan.


"Iyalah harus,," ucap Kenan.


"Nah sekarang ayo kita turun untuk memantau wanita-wanita kita,," ucap Kenan.


"Ayo tuan," ucap Juan.


Mereka pun segera turun dari dalam mobilnya dan baru mau berjalan masuk mereka berdua sudah menjadi pusat perhatian oleh wanita-wanita yang berada disitu juga walaupun msh banyak pria.

__ADS_1


Juan dan Kenan menyadari itu semua.


"Hei,, dua cowok ganteng,, gue baru lihat mereka berdua loh selama gue suka nongkrong disini,, kalau seperti itu cowok-cowok yang kesini senang gue mahh,"


"Iya ganteng banget woi,, walaupun mereka berpakaian tertutup gitu tapi gue yakin mereka ganteng, lihat aja postur tubuh mereka berdua,, sempurna banget,, dari mata juga udah kelihatan kalau mereka berdua itu ganteng,,"


"Iya kamu benar banget,, tapi kalau dilihat-lihat mereka berdua kayak nggak asing gitu loh,,


"Seperti Kenan Mahardika dan asistennya kan?"


Mereka pun langsung tertawa begitu mendengar ucapan temannya.


"Lucu aja sih kamu,, Kenan Mahardika dan asistennya mana mungkin mau makan di tempat seperti ini sambil nongkrong lagi,,,, mereka itu sibuk tau nggak ada waktu,"


"Yah siapa tau aja kan, semuanya bisa saja terjadi"


Ucap wanita itu sambil terus memperhatikan Kenan dan Juan...


Kenan menyadari kalau mereka jadi pusat perhatian wanita-wanita yang ada di cafe itu.

__ADS_1


Haduh kalau seperti ini bisa-bisa ketahuan nih,, dasar yah ini bocil,, bocil,, masih aja lihatin padahal udah tertutup gini juga,,, aku nggak tertarik sama kalian,, batin Kenan sambil merasa kesal.


Sementara Juan ikut menyadari itu.


"Tuan kita kembali ke mobil saja dulu tuan,,, kita jadi pusat perhatian bisa-bisa gagal nih rencana kita tuan,, jangan sampai pacarku dan istri tuan tau kelakuan kita ini," ucap Juan pelan.


Kenan pun langsung menghentikan langkahnya begitu pun dengan Juan.


"Kamu benar banget,, ayo kita ke mobil ganti style," ucap Kenan.


Mereka memang sudah menyiapkan beberapa style untuk memata-matai pasangan mereka masing-masing.


Dan untuk style yang kedua mereka berhasil tidak menjadi pusat perhatian.


Mereka berdua kemudian duduk di dekat tempat duduk Friska dan sahabat-sahabatnya untuk mendengar jelas-jelas pembicaraan Friska dan sahabat-sahabatnya.


"Hei Fris dan Ela, loe berdua lagi tobat yah,, tumben nggak ribut kalau melihat cowok ganteng,, loe berdua kan biasanya heboh,, disini banyak cowok ganteng,,, nggak niat deketin gitu atau bicarakan atau minta nomor wa gitu?" ucap Haris sambil melihat Friska dan Ela.


"Nih kita lagi lihat-lihat yang cocok dimata kita,, bentar baru praktek,," ucap Friska sambil nyengir.

__ADS_1


"Iya benar banget kata Friska,, aku juga mikir seperti itu tadi,,," ucap Ela juga.


__ADS_2