
Anak kecil itu pasti sangat menyukai boneka ini kata Kenan.
#####
Friska sedang menyiapkan makan malam dan tidak sadar dengan kedatangan Kenan.
Kenan pun berlalu membawa boneka itu ke kamar Friska kemudian turun kembali menuju dapur.
Friska masih asik dengan masakannya yang sebentar lagi selesai.
Apa om akan pulang yah kata Friska.
"Iya aku pulang istriku" ucap Kenan sambil memeluk Friska dari belakang.
Friska pun mematikan kompor kemudian berbalik menghadap Kenan.
"Om kapan pulangnya? kok aku nggak tahu" tanya Friska.
"Aku pulangnya belum lama, gimana mau tahu kamu sibuk dengan masakanmu" ucap Kenan kemudian mencium pipi Friska, Kenan sangat gemas melihat tingkah Friska.
Friska pun tidak melarang dengan kelakuan Kenan yang satu itu.
"Om boneka aku mana?" tanya Friska antusias sambil memeluk manja Kenan.
"Ya ampun aku lupa" ucap Kenan dengan sengaja berbohong sambil membalas pelukan Friska.
"Ihhh om nyebelin banget sih, udah lepas jangan peluk-peluk" ucap Friska melepaskan pelukannya juga sambil cemberut.
"Kan kamu yang peluk duluan, istriku aku lapar nih, nggak usah cemberut gitu " ucap Kenan lagi.
Iihh ngeselin banget sih nih om, bukannya minta maaf juga batin Friska.
"Ya udah om duduk ajah, aku siapin makanannya, udah aku campur racun tuh" ngomel Friska masih dengan cemberutnya.
Kenan benar-benar gemas melihat tingkah Friska.
Mana ada orang jujur campurin racun ke makanan orang lain batin Kenan sambil tertawa.
Kenan pun mengikuti perintah Friska. Kenan benar-benar sudah sangat lapar.
Friska menyiapkan semuanya di atas meja kemudian mengambilkan makanan di piring Kenan dan di piringnya juga.
"Istriku kalau makan jangan sambil ngambek, kasian loh makanan itu nggak salah apa-apa" ucap Kenan menahan tawanya.
Friska tidak memperdulikan ucapan Kenan karena dia masih sangat marah di php.
Kenan pun hanya tertawa diam-diam melihat tingkah Friska.
Masakannya benar-benar enak nggak berubah dari pertama aku rasa masakannya masih saja tetap enak batin Kenan yang sedang memakan masakan Friska.
Mereka pun selesai dengan makan malamnya dengan Friska yang masih diam-diam ngambek. Tetapi walaupun dia ngambek tetap saja dia membersihkan semuanya setelah makan, mencuci piring karena dia sudah terbiasa.
Kenan pun masih setia menunggu Friska, sambil memperhatikan Friska yang lagi ngambek, yang begitu imut di matanya.
__ADS_1
"Om ngapain masih disini, balik tuh di kamar om" perintah Friska.
"Nggak mau tuh, aku masih mau lihat wajah cemberut istriku" ucap Kenan santai.
"Ya udah terserah om" ucap Friska sambil melanjutkan pekerjaannya.
Selesai dengan pekerjaannya, Friska pun berjalan menuju kamarnya di ikuti dengan Kenan. Namun Friska tidak menggubrisnya karena dia pikir Kenan akan ke kamarnya sendiri. Ternyata Kenan juga ikut ke kamarnya.
"Om ngapain sih ke kamar aku?" tanya Friska dengan kesalnya.
"Mau ke kamar istri sendiri emang ada salahnya, lagian di kamarku AC nya masih rusak, aku lupa memanggil tukang service tadi istriku" ucap Kenan sambil memeluk Friska dari belakang.
"Itu sih derita om, ngapain curhat" ucap Friska cuek.
"Hahah istriku kalau lagi ngambek makin berani yah" ucap Kenan kemudian menciumi lekukan leher Friska.
"Siapa yang suruh om peluk-peluk dan cium-cium aku" ucap Friska kesal.
"kamu mau jadi istri durhaka istriku heem" ucap Kenan masih Memeluk Friska dari belakang.
"Yahh nggak mau, tapi aku kan lagi ngambek" ucap Friska.
"Tapi suamimu ini lagi nggak ngambek istriku, jadi mau-mau aku dong" ucap Kenan santai. Ayo kita masuk ke kamar ajak Kenan kemudian merangkul pinggang Friska.
Friska pun mengikut saja di pikirnya Percuma berdebat dengan Kenan.
#####
Sedangkan dalam waktu yang sama di tempat lain, Adelia benar-benar marah. Dia masih tidak menyangka Kenan akan memperlakukan dirinya seperti itu tidak seperti biasanya.
Jangan-jangan Kenan selingkuh lagi, tapi mana mungkin sih, Kenan itu cinta mati sama aku. Tapi aku harus cari tahu dulu penyebab Kenan berubah seperti itu, awas saja kalau gara-gara wanita aku bakalan buat perhitungan sama wanita itu, Kenan itu cuma milik aku ajah ucap Adelia dengan kesalnya.
#####
Friska pun masuk ke kamarnya bersama Kenan dengan tangan Kenan yang masih merangkul pinggang Friska.
Friska benar-benar terkejut dan merasa senang melihat boneka hello kitty yang besar dan sangat bagus berada di atas tempat tidurnya.
Friska pun berlari mendekat ke boneka itu memastikan boneka itu apakah nyata atau hanya halusinasi saja.
Di periksanya ternyata boneka itu asli betapa bahagianya dia.
Kenan pun mengunci pintu kamar dan ikut duduk di samping Friska sambil tersenyum.
"Gimana apa istriku ini masih ngambek?" tanya Kenan.
"Om kok bohongin aku sih, aku udah nggak ngambek lagi, maafin aku tadi ngambek sama om" ucap Friska sambil memeluk Kenan.
"Kamu senang nggak?" tanya Kenan sambil membalas pelukan Friska.
"Senang banget dong om, ada yang aku peluk-peluk tidur" ucap Friska.
"Ehhh nggak boleh, kalau ada aku di kamar bonekanya simpan di sofa massa aku mau berbagi tempat tidur dengan boneka" ucap Kenan tidak terima.
__ADS_1
"Biarin lah om, biar om nggak meluk-meluk lagi, ada boneka penghalangnya" ucap Friska sambil nyengir kuda.
"Jangan harap" protes Kenan.
"Iya deh om yang menang, berhubung aku lagi senang jadi malas berdebat, aku mau mandi dulu" ucap Friska kemudian mencium kedua pipi Kenan dan berjalan menuju kamar mandi namun dia berbalik lagi.
"Terima kasih om" ucap Friska kemudian mencium lembut bibir Kenan dan sangat lama kemudian berlari untuk mandi.
Sedangkan Kenan benar-benar kaget dengan kelakuan Friska yang menciumnya begitu lama.
Dasar anak nakal ucap Kenan sambil tersenyum. Kemudian membawa boneka itu ke sofa lalu Kenan kembali ke kamarnya untuk mandi juga.
Saat Kenan kembali ke kamar Friska, di lihatnya Friska yang sedang asik rebahan sambil memeluk bonekanya.
Kenan hanya menggelengkan kepalanya.
Apa mungkin aku jatuh cinta sama anak kecil ini batin Kenan.
"Istriku sini bonekamu simpan dulu, suamimu mau tidur" ucap Kenan mendekati Friska.
"Om beneran mau tidur di kamar aku?" tanya Friska.
"Iya istriku yang bawel, sini bonekanya" ucap Kenan.
Friska pun memberikan boneka itu kepada Kenan lalu Kenan menyimpan boneka itu di sofa. Kemudian Kenan naik ke tempat tidur langsung memeluk Friska.
Friska pun balas memeluk Kenan, karena Friska memang lagi ingin manja-manja Kenan sangat senang kalau Friska mau manja-manja sama dia.
"Om udah nyari orang belum buat bersih-bersih rumah?" tanya Friska.
"Oh iya yah, belum nih aku lupa istriku tapi besok pasti sudah ada kok, kamu pulang sekolah pasti rumah sudah selesai dibersihkan" ucap Kenan yang benar-benar lupa.
"Oke deh om, aku mau tidur dulu, om juga tidur" ucap Friska.
Kenan pun bukannya tidur malah asik dengan aktivitas yang sangat di sukainya kalau bersama Friska.
"Om geli aku nggak bisa tidur kalau kayak gini, mendingan om tidur besok kan mau ke kantor" ucap Friska.
Kenan pun tidak memperdulikan omongan Friska.
"Aku lagi pengen kayak gini" ucap Kenan.
Friska pun membiarkan Kenan melakukan yang dia inginkan sambil merasa kegelian.
Di saat Kenan sedang asik-asiknya memeluk dan mencium Friska yang sudah jadi aktivitas yang sangat disukainya ketika tidur berdua dengan Friska, tiba-tiba handphonenya berdering namun Kenan tidak menghiraukan tapi ponselnya terus berdering.
"Om angkat dulu deh teleponnya" ucap Friska.
"Siapa sih ganggu ajah, nggak tahu apa ini jam istirahat" ucap Kenan kesal sambil mengambil handphonenya.
Friska hanya tersenyum melihat wajah kesal Kenan.
Kenan melihat siapa yang meneleponnya.
__ADS_1
Adelia batin Kenan.